Apa Resolusi Finansial kamu di tahun 2022? Rencanakan Sekarang Yuk!

Sumber: unsplash.com

Halo Youngvestors! Tak terasa kita sudah memasuki tahun 2022. Jika kita membahas tentang tahun baru tentunya hal tersebut tak jauh dengan pembicaraan mengenai resolusi atau tujuan yang ingin dicapai. Resolusi terkadang sulit untuk dijalankan namun tetap diperlukan agar hidup menjadi lebih teratur dan terarah.

Resolusi bisa berbentuk dalam banyak hal, salah satunya resolusi keuangan yang bertujuan untuk menghemat atau menambah pemasukan youngvestors di tahun yang baru ini.

Bagi youngvestors yang belum memiliki resolusi, berikut beberapa tips yang bisa menjadi pertimbangan dalam menyusun resolusi keuangan di tahun 2022.

  • Meninjau kembali pengeluaran pada tahun 2021

Sebelum menyusun resolusi, ada baiknya kita meluangkan waktu sejenak untuk meninjau kembali pengeluaran pada tahun 2021. Susunlah pengeluaran tersebut dalam bentuk tabel dengan membaginya berdasarkan kategori masing-masing agar lebih mudah dalam menghitungnya.

Setelah tercatat dengan lengkap, kita dapat menentukan apakah pengeluaran kita sudah cukup efektif dalam mencapai tujuan finansial di tahun 2021. Jika dirasa belum, kita dapat mencatat hal-hal apa saja yang dapat diubah agar menjadi lebih baik di tahun berikutnya.

  • Membuat rencana anggaran per bulannya

Setelah meninjau pengeluaran pada tahun lalu, kita dapat mulai meyusun rencana anggaran pada tahun 2022. Dengan adanya rencana bulanan tersebut, kita dapat lebih teratur dalam mengatur pengeluaran.

Usahakan untuk menyamakan standar maksimal pengeluaran per bulannya agar kita tidak terlalu boros dalam menghabiskan pemasukan kita. Hal ini dapat menghindari pengeluaran uang berlebih dalam satu periode waktu dan menjadikan rencana keuangan kita lebih berkelanjutan dalam jangka waktu setahun ke depan.

Masukkan juga biaya pengeluaran kebutuhan dimulai dari yang paling penting seperti tagihan telepon, listrik, air, belanja bulanan, dan lainnya. Ingatlah akan tenggat waktu maksimal pembayaran tagihan sehingga kita dapat menghindari biaya denda yang hanya akan memperbesar jumlah tagihan.

  • Mengurangi pengeluaran belanja konsumtif dan tagihan

Resolusi selanjutnya yang bisa dilakukan adalah menghemat pengeluaran salah satunya dengan menekan biaya tagihan dan belanja. Kita dapat menekan biaya listrik pada penggunaan televisi dan telepon rumah dengan hanya mengandalkan internet.

Selain biaya tagihan, kita juga dapat mengurangi kebiasaan konsumtif dengan memotong pembelanjaan yang dirasa tidak begitu penting. Untuk lebih memudahkannya, youngvestors dapat mengkategorikan apakah barang yang dibelanjakan termasuk ke dalam ‘kebutuhan’ atau ‘keinginan’. Tentunya kita perlu memprioritaskan kebutuhan kita terlebih dahulu.

  • Mulai menabung dan berinvestasi

Selain memperhatikan pengeluaran, kita juga dapat memperbanyak pemasukan kita melalui beberapa cara seperti menabung dan berinvestasi. Meskipun terbilang klasik, menabung tetap memiliki manfaat yang cukup membantu kita dalam menambah pemasukan. Seiring perkembangan jaman, media untuk menyimpan tabungan juga ikut berkembang, tidak hanya melalui celengan biasa namun juga melalui bank-bank konvensional.

Bentuk tabungan yang dapat menambah pemasukan kita antara lain deposito berjangka yang menawarkan tingkat bunga lebih tinggi dari tabungan biasa. Selain menabung, kita juga memiliki opsi untuk berinvestasi dalam bentuk emas atau logam mulia, saham, hingga properti.

  • Menyiapkan dana darurat

Situasi darurat memang tidak kita inginkan, namun tetap dapat terjadi di luar rencana dan kendali kita. Oleh karena itu, kita juga perlu menyisihkan sebagian pemasukan kita ke dalam dana darurat agar rencana keuangan kita ke depannya tetap stabil dan tidak terganggu.

Usahakan sebisa mungkin agar dana darurat tersebut tidak terpakai jika keadaan tidak begitu menuntutnya. Mempersiapkan dana darurat juga dapat menghindarkan kita dari hal-hal tidak diinginkan seperti jeratan utang yang hanya akan menambahkan tingkat stress dan pengeluaran kita apalagi jika pinjaman tersebut berbunga.

Nah, itulah beberapa tips untuk mencapai resolusi finansial di tahun 2022. Semoga informasi tersebut bisa membantu youngvestors untuk menyusun resolusi finansial yang lebih teratur, terarah, serta meningkatkan keuangan youngvestors di tahun baru ini.

Yuk, jangan lupa untuk follow Instagram @i_amcommunity dan ikuti terus berbagai informasi menarik lainnya!

Salam I AM Community,

I AM Smart.

I AM Capable!

Sumber:

https://hot.liputan6.com/read/4407858/resolusi-adalah-bagian-dari-rencana-hidup-ketahui-cara-menyusunnya
https://money.kompas.com/read/2017/01/11/050000026/ini.tips.menjalankan.resolusi.finansial.pada.tahun.baru?page=all

Tips Tetap Produktif Di Kala Masa PPKM Berlangsung

Penulis : Elisabeth Yuli Kristanti

Halo, Youngvestors!

Seperti yang sudah kalian ketahui bahwa pemerintah sedang mengadakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dimulai pada 03 Juli – 20 Juli 2021. Youngvestors pasti sering kali merasa malas ketika harus melakukan pekerjaan dari rumah karena biasanya akan lebih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Nah, Mintor punya solusinya untuk kalian agar tetap produktif walaupun harus melakukan pekerjaan dari rumah. Pekerjaan dari rumah akan terasa menyenangkan jika kalian tahu cara menanganinya.

Berikut tips yang bisa dilakukan Youngvestors agar tetap produktif :

  1. Lakukan Perencanaan Kerja

Perencaaan yang baik akan memudahkan Youngvestors untuk menentukan langkah strategis untuk mencapai suatu tujuan. Dalam perencanaan juga memiliki perkiraan waktu pengerjaan dengan menggunakan metode terbaik, modal yang dibutuhkan, serta target yang akan didapatkan.

Dengan menggunakan perencanaan yang telah disusun secara matang tersebut, Youngvestors bisa mendapatkan hasil yang sesuai dan tidak akan meleset jauh dari tujuan yang sudah ditentukan. Adanya perencanaan tersebut juga bisa melihat kinerja kalian yang masih belum optimal, sehingga bisa lebih diminimalisir lagi.

  • Fokus Pada Prioritas

Dalam perencanaan kerja, ada yang disebut sebagai Skala Prioritas. Tiap orang memiliki skala prioritas yang berbeda-beda tergantung dengan kebutuhannya masing-masing. Namun, skala prioritas biasanya ditentukan berdasarkan pada target yang paling penting dan tingkat urgensinya. Jadikan target tersebut masuk dalam kategori sebagai pekerjaan pertama yang harus dilakukan dan diselesaikan.

Sebenarnya ada banyak pekerjaan atau target yang bisa dilakukan pada waktu lain atau bukan dalam keadaan mendesak. Kalian dapat menempatkan jenis pekerjaan tersebut pada skala prioritas selanjutnya setelah target utama diselesaikan. Pada saat menentukan target, Youngvestors harus sangat cermat untuk memilih pekerjaan mana yang harus menjadi prioritas dan mana yang bukan prioritas.

  • Menghindari Potensi Gangguan

Pada saat mengerjakan suatu pekerjaan, pasti ada saja gangguan yang mungkin terjadi. Gangguan tersebut bisa disebabkan oleh faktor eksternal, dan juga faktor internal. Gangguan pada faktor eksternal biasanya disebabkan oleh situasi yang tidak mendukung untuk bekerja secara optimal. Sedangkan faktor internal biasanya terjadi pada keinginan untuk melakukan sesuatu di luar dari tanggung jawab Youngvestors.

Hal tersebut harus lebih dicermati kembali untuk mengidentifikasi jenis gangguan tersebut agar dapat menemukan solusi yang tepat dalam mengatasi gangguan tersebut. Jika berasal dari luar, Youngvestors bisa menghindarinya dengan berbagai cara seperti mendengarkan musik, menonton film, dsb. Jika berasal dari dalam, Youngvestors harus lebih sering mengendalikan diri untuk tidak mengikutinya. Lakukan tindakan-tindakan preventif agar gangguan tersebut tidak menurunkan produktivitas kerja.

  • Mulai dengan Target Kecil

Sering kali, penyebab produktivitas kerja menurun adalah keinginan untuk mencapai target yang besar dalam waktu yang singkat. Kebanyakan orang, terutama yang belum ahli, akan mengalami kesulitan saat melakukan hal tersebut. Kesulitan tersebut yang ahkhirnya memberikan dampak negatif pada proses pengerjaan yang kemudian berhenti karena terjebak pada harapan untuk memperoleh pencapaian besar.

Untuk menghindari hal tersebut, langkah yang perlu dilakukan Youngvestors adalah dengan menetapkan target-target kecil pada skala prioritas. Ketika setiap target tersebut berhasil diselesaikan, Youngvestors bisa memberikan reward sederhana kepada diri sendiri seperti beristirahat atau menonton film sejenak. Selanjutnya, selesaikan setiap target pada waktu yang telah ditentukan sebelumnya untuk meningkatkan produktivitas kerja dengan lebih mudah dan efektif.

  • Lakukan Evaluasi

Jangan lupa untuk melakukan evaluasi setelah Youngvestors menyelesaikan suatu pekerjaan. Evaluasi berfungsi untuk mengetahui efektivitas dari strategi yang telah dilakukan, mengetahui masalah-masalah yang terjadi, serta membuat perencanaan yang lebih baik pada periode berikutnya.

Menjadi produktif di masa PPKM saat ini bisa dilakukan oleh Youngvestors untuk melatih tanggung jawab terhadap hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari. Semakin sering pekerjaan diselesaikan, maka akan semakin memudahkan Youngvestors untuk melatih soft skill maupun hard skill yang dimiliki.

Semoga artikel ini bisa memberikan pengaruh yang besar kepada Youngvestors. Jangan lupa juga untuk membagikan tips dan pengalaman Youngvestors pada kolom komentar, serta kunjungi Instagram @i_amtalentindo untuk mendapatkan tips lainnya. Sampai bertemu di artikel selanjutnya !

Salam I AM Community,

I AM Smart.

I AM Capable!

Cek Dulu 4 Dampak Quarter-Life Crisis Dalam Pegembangan Diri Kamu

Penulis : Jonaris & Lauren

Freepik.com

Halo Youngvestor!

Apa kabar? Semoga kalian baik-baik saja ya! Kali ini Mintor akan membahas mengenai apa saja dampak dari Quarter-Life Crisis.

Kalian pernah gak sih? Saat lagi santai sambil liat-liat akun media sosial teman kalian, terus kepikiran kok dia udah bisa beli rumah. Padahal kita seumuran tapi kok dia udah bisa bangun bisnis di umur segini.

Nah, hayo ngaku! Kalau kamu pernah dan sering berpikir hal tersebut berarti kamu sedang mengalami dampak dari QLC atau quarter life crisis, loh! Wah gimana tuh? Quarter-Life Crisis merupakan suatu fase dimana kamu sedang meluapkan rasa kecemasan dan kekhawatiran akan masa depan kamu dengan membanding-bandingkan pilihan kamu dengan orang lain. Pada umumnya situasi seperti ini sangat sering terjadi di kalangan anak muda dengan kisaran umur 20-30 tahun.

Nah, setelah penjelasan singkat di atas, apa Youngvestor sedang mengalami situasi tersebut? Jika iya, yuk kita lihat dampak apa saja yang bakalan muncul ketika kamu dalam situasi quarter life crisis.

  1. Tingkat Kepercayaan Diri Menurun

Membandingkan pencapaianmu dengan pencapaian orang lain dan menjadikan itu sebuah acuan, ternyata dapat membuat kepribadian seseorang menjadi tidak percaya diri dan kerap merasa minder atas kemampuan yang dimiliki. Biasanya orang yang mengalami  Quarter-Life Crisis tidak yakin dengan kemampuan dirinya sendiri sehingga takut mencoba hal-hal yang baru.

  1. Cemas yang Berlebihan

Membandingkan diri dengan orang lain, akan menimbulkan rasa tidak puas terhadap apa yang kamu miliki dan raih. Hal ini bisa membuat seseorang menjadi cemas bahkan stress jika tidak dapat dikontrol.

  1. Motivasi Diri Berkurang

Kurangnya motivasi dalam diri juga merupakan dampak dari quarter life crisis, dimana membuat kamu merasa tidak dapat meraih atau mengejar tujuan-tujuan hidup yang sudah rencanakan. Hal ini disebabkan motivasi yang lemah dan sering memikirkan bahwa apa yang kamu ingin coba tidak akan berhasil sehingga kamu tidak memberikan usaha yang maksimal karena takut gagal.

  1. Merasa Kesepian

Membandingkan diri dengan orang lain ternyata dapat juga membuat diri kamu menjadi kesepian. Dalam situasi ini kamu akan merasa bahwa lingkaran sosialmu sudah mengecil dan seakan kamu merasa terasingkan dari lingkaran sosial yang sudah kamu bentuk selama ini.

Gimana Youngvestors? Sudah paham kan dampak dari quarter life crisis. Untuk Youngvestors yang mengalami situasi tersebut jangan khawatir ya! Semua orang memiliki waktu dan porsinya yang berbeda-beda.

Jadi, selalu berpikir positif dan lakukan apa yang kamu bisa ya Youngvestors!

Apabila kamu ingin mendapat lebih banyak mengenai pengembangan diri dan karier, kamu bisa mendapatkannya dengan bergabung bersama I AM Talent & Career.

Salam I AM Community,

I AM Smart.

I AM Capable!

Sumber :

satupersen.net

5 Rekomendasi Buku untuk Bantu Kamu Meningkatkan Self-Development

Penulis : Lauren & Jonaris

Bonjour, Youngvestors!

Menjelang akhir pekan seperti ini, paling enak kalau kita refreshing kan? Nah, kalau kalian, biasa refreshing-nya bagaimana nih? Kalau baca buku saat weekend, pas banget nih, di artikel kali ini, Mintor akan rekomendasikan buku-buku yang bisa meningkatkan self-development kalian! Penasaran kan? Let’s go, check it out!

https://pin.it/7awsBZb

1. The Salmon Who Dares to Leap Higher
Buku karya Ahn Do Hyun ini bercerita mengenai “perubahan”. Perubahan seperti kesehatan, pekerjaan, pernikahan, dan bisnis merupakan hal-hal biasa yang pasti akan terjadi dalam hidup setiap manusia. Ikan salmon yang diceritakan oleh Ahn Do Hyun ini, akan membuat para pembaca ikut mencari arti kehidupan yang sesungguhnya. Ikan salmon yang digambarkan juga memiliki keunikan yaitu memiliki sisik perak yang “berbeda” dengan ikan salmon lainnya. Rintangan yang dihadapi oleh si ikan salmon, bisa jadi membuat pembaca sadar bahwa untuk mencapai impian dan tujuan hidup diperlukan keberanian untuk mengambil risiko.

https://images.app.goo.gl/pLNuwkhpTUBczGUe6


2. Menyakitkan, Tapi Tak Seburuk yang Kupikirkan
Buku yang membawa topik utama “self-improvement” ini merupakan karangan Lee You-Jeong. Buku ini tidak hanya difokuskan untuk memberikan semangat terutama kepada pembaca yang sedang mengalami pahitnya hidup saja, tetapi juga akan mengungkapkan bahwa kebahagiaan bukan hanya tentang hal yang luar biasa dan keren. Menurut Lee You-Jeong, kebahagiaan bisa datang darimana saja, bahkan dari hal-hal yang sering dianggap remeh dan sepele.


3. The Achievement Habit – Berhenti Berharap, Mulai Lakukan, dan Ambil Kendali Hidupmu
Buku karangan Bernard Roth ini ditujukan kepada pembaca yang sedang ingin mencapai kesuksesan. Menurut Bernard, untuk mencapai kesuksesan, diperlukan pengendalian dan pertimbangan atas niat dan ide sehingga dapat tercipta kebiasaan untuk bisa fokus dalam mencapai kesuksesan tersebut. Dalam buku ini, “fokus” akan menjadi kunci utama dalam cara pandang yang dominan. Buku yang sangat menarik, bukan?

https://images.app.goo.gl/9GjHP7QrU6ePFSrr8


4. Lead Like A Tour Leader
Eddy Efendy dan Paulus Winarto adalah pengarang dari buku yang berfokus pada topik utama “leadership“. Buku ini akan mengajak para pembaca untuk mempelajari skill leadership dari seorang tour leader. Buku yang cukup unik ini cocok untuk kamu yang sedang mencari referensi bagaimana menjadi seorang pemimpin (leader) yang baik dan bertanggung jawab. Buku ini juga berisi tips dan trick seorang tour leader yang cocok menjadi “kunci” untuk seorang pemimpin pemula.

https://images.app.goo.gl/pRMKFE1ebu3CA5CT7

5. Goodbye, Things: Hidup Minimalis ala Orang Jepang
Buku karya Fumio Sasaki ini mengisahkan bagaimana seseeorang bisa stres akibat sering membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Penulis menuangkan kisah hidupnya sendiri yang kerapkali tertekan dalam lingkungan pekerjaannya. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk melakukan perubahan dan buku tersebutlah yang menjadi saksi perubahannya. Fokus utama dari buku ini adalah bagaimana hidup minimalis dapat memperkaya diri dan menjadikannya definisi kebahagiaan. Tertarik untuk membacanya?

Asli, rekomendasi buku-bukunya bermanfaat banget kan buat self-development. Kira-kira dari rekomendasi buku tersebut, mana nih yang sudah pernah kalian baca? Ceritakan di kolom komentar ya! Jangan lupa share artikel ke teman-teman yang lain agar teman-teman Youngvestors bisa mendapatkan manfaat yang sama.

Salam I AM Community:

I AM Smart,

I AM Capable!

Sumber :

https://www.popbela.com/career/inspiration/emillia-nurdivahafsari-kusumawardani/10-rekomendasi-buku-terbaik-untuk-self-improvement/10
https://www.sehatq.com/review/jadi-pribadi-yang-lebih-baik-dengan-rekomendasi-buku-self-improvement-ini

Uang Tidak Akan Membuatmu Menjadi Kaya Raya

Sumber: Freepik – Rich Images

Halo, Youngvestors!

Siapa yang mau menjadi miskin di dunia ini? Jawabannya pasti tidak ada satupun yang ingin hidup miskin. Masalah orang miskin adalah tidak memiliki uang, namun tahukah kamu masalah orang kaya? Masalah orang kaya adalah terlalu banyak uang. Sekarang pertanyaannya, masalah manakah yang Youngvestors inginkan? Jika menginginkan masalah orang kaya yang terlalu banyak uang, simak dan lakukan hal di bawah ini.

Pernah mendengar kata ‘kecerdasan keuangan’? Kecerdasan keuangan adalah situasi dimana kita mampu untuk mengelola sedikit atau sebanyak apapun uang yang kita miliki. Uang tidak akan membuat kita kaya. Karena yang membuat kita kaya adalah kecerdasan keuangan yang kita miliki. Ketika kita mengalami kendala finansial seperti gaji yang dipotong, kita akan tetap mampu mengelolanya agar dapat bertahan hidup seperti biasanya, bukan mengutang kepada bank atau teman hingga menggadaikan beberapa harta benda. Sering kali ketika seseorang tidak mendapatkan gaji yang besar, mereka cenderung akan melakukan hal-hal yang sebaiknya tidak dilakukan yaitu menambah beban pembayaran akan hutang tersebut. Misalnya, kita terpaksa harus menggadaikan rumah dengan bunga bank yang tinggi, alhasil bukan membantu membiayai kebutuhan hidup melainkan menambah pembayaran di akhir bulan dan akhirnya akan berlangsung seperti siklus tersebut secara terus menerus.

Banyak orang juga menganggap bahwa dengan dirinya memiliki banyak uang, seluruh masalah akan dapat teratasi. Pernyataan itulah yang akhirnya menjadikan seseorang menjadi ‘hamba uang’ dimana merasa uang adalah segalanya. Dari pernyataan tersebut, Mintor akan bagikan cerita nyata dari Inggris. Mintor pernah membaca sebuah berita yang sempat viral dan kemungkinan Youngvestors juga pernah mendengar berita ini yaitu seorang lelaki yang bernama Michael Carroll asal Inggris. Dirinya diketahui bekerja sebagai tukang sampah dan hidup dengan kemiskinan. Suatu hari Michael mengikuti undian dan berhasil memenangkan undian tersebut. Dalam sekejap, Michael mampu menjadi miliarder namun tidak diikuti dengan kecerdasan keuangan. Michael mampu membeli semuanya, ia membeli mobil, helikopter, narkoba, hingga perempuan malam. Hanya dalam kurun waktu 8 tahun, Michael berhasil hidup layaknya orang terkaya di dunia. Setelah itu, ia kembali menjadi tukang sampah karena ia tidak berhasil untuk menyimpan uangnya di masa yang akan datang.

Dari kisah Michael Carroll, kita belajar bahwa uang tidak akan membuat kita kaya melainkan kecerdasan keuangan yang dapat menjadikan kita kaya. Jika kita ingin mendapatkan kesuksesan dan kekayaan, kita perlu proses dimana kita belajar mengelola uang agar tidak habis bahkan dapat bertumbuh nilainya. Tentu Michael mengetahui bahwa menjadi miskin itu tidak enak, namun tidak diikuti dengan pengetahuan akan uang. Akhirnya ia hanya dapat merasakan menjadi miliarder selama beberapa tahun. Bayangkan saja jika saat itu Michael mampu untuk mengelola uang hasil undiannya, mungkin Michael termasuk menjadi 10 orang kaya di dunia ini. Ia hanya mengetahui bahwa dirinya kaya dan tidak akan kembali menjadi tukang sampah karena uang undiannya yang sangat banyak.

Salam I AM Community,

I AM Smart.

I AM Capable!

Pilihan Karier Berdasarkan Tipe MBTI, Akurat? (Part 1)

Youngvestors tentu sudah tidak asing dengan berbagai tes dan tipe personality, salah satunya adalah tes MBTI. Tes MBTI (Meyers-Briggs Type Indicator Test) merupakan salah satu tes populer yang sering digunakan untuk melihat tipe kepribadian individu. Tes ini kerap kali digunakan institusi untuk menganalisa karakteristik pekerja yang sesuai dengan posisi yang dibutuhkan.

Sumber: www.owlcation.com

Tes MBTI didasarkan pada delapan kategori berbeda, yakni sensing, intuition, thinking, feeling, judging, perceiving, introversion, dan extraversion. Kategori inilah yang kemudian dikombinasikan untuk menentukan tipe kepribadian individu. Tipe kepribadian ini sejatinya dapat berubah, sehingga Youngvestors mungkin harus melakukan tes secara berulang, baik dalam waktu yang sama atau dalam jangka waktu berbeda.

  1. ESFP (Extroversion-Sensing-Feeling-Perceiving)

ESFP dikenal sebagai tipe performer, dimana individu dideskripsikan sebagai sosok yang senang menjadi pusat perhatian dan tampil di depan banyak orang. Tipe ini dikenal sebagai sosok yang hangat dan menyenangkan, berempati tinggi, juga ramah. Dengan deskripsi tersebut, tipe kepribadian yang satu ini biasanya ditempatkan pada pekerjaan yang membutuhkan performa fisik, seperti artis, tour guide, sales representative, hingga event planner.

  1. ENFP (Extroversion-Intuitive-Feeling-Perceiving)

Tipe ENFP dikenal sebagai sosok pecinta kebebasan (free spirit) yang sulit untuk dipaksa atau diatur. Sifat terkuatnya muncul dari intuitif yang menjadikan sosok ini ebagai pribadi yang cepat tanggap dan sensitif. ENFP cenderung mengarah pada sense oriented, dimana individu kerap kali mementingkan aktivitas yang menyenangkan hati dibandingkan pendapatan. Tipe ini dikenal sebagai sosok komunikator dengan tingkat fleksibilitas tinggi. Karier yang tepat untuk tipe ENFP adalah reporter, jurnalis, pemusik, dan pekerja sosial.

  1. ESTP (Extroversion-Sensing-Thinking-Perception)

ESTP dikenal sebagai pemikir yang mengutamakan data dan logika dalam mengambil keputusan. Sosok ini terkenal dengan empatinya yang cukup tinggi, sehingga mudah bagi mereka untuk menciptakan interaksi sosial yang baik dan  bersikap persuasif. Individu bertipe ESTP ini senang melakukan improvisasi, memiliki antusiasme dan semangat yang tinggi. Karier yang cocok bagi tipe ini adalah sales agent, marketer, pengusaha, juga project coordinator.

  1. ESTJ (Extroversion-Sensing-Thinking-Judging)

ESTJ akrab disapa sebagai sosok supervisor, yakni individu yang teorganisir, jujur dan berdedikasi. Individu bertipe ESTJ merupakan orang-orang yang sering ditemui sebagai sosok pemimpin karena dianggap dapat diandalkan. Sikapnya yang pekerja keras, berdedikasi tinggi, disiplin serta kemampuannya dalam menyelesaikan permasalahan menjadi poin plus. Karakter ini menjadikan tipe ESTJ sebagai sosok yang tepat untuk beberapa pilihan karier, seperti polisi, hakim, pengacara, manajer, auditor, dan berbagai pekerjaan lain yang berhubungan langsung dengan manajemen dan pengawasan.

  1. ENTJ (Extroversion-Intuition-Thinking-Judging)

Tipe ENTJ dikenal sebagai salah satu tipe kepribadian yang langka dan mayoritas bergender laki-laki. Sosok ini dikenal sebagai individu dengan tekad yang kuat, berkarisma, dan memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Tipe ENTJ digadang sebagai pemimpin alami yang unggul dalam menciptakan komunikasi dan relasi yang baik, cermat dalam membuat keputusan, logis, dan problem solver cerdas. Sifatnya inilah yang kemudian menjadikan tipe ENTJ mudah dalam meniti karier. Karier yang cocok untuk tipe ini adalah pengusaha, hakim, ataupun business administrator.

  1. ENTP (Extroversion-Intuitive-Thinking-Perceiving)

ENTP merupakan sosok visioner yang terkenal cerdas dan memiliki wawasan luas. Sosok ini dikenal sebagai individu yang logis, objektif, senang melakukan ide baru. Tipe ENTP merupakan salah satu tipe dengan kemampuan sosialisasi yang baik, kreatif, dan penyanyang. Meski begitu, tipe ini juga dikenal dengan sikapnya yang suka berdebat. Hal ini terjadi karena wawasannya yang luas dan nada bicara yang cenderung tinggi hingga berpeluang memicu konflik. Tipe yang satu ini cocok berkarier sebagai pengacara, ilmuwan, psikolog, juga system analyst.

Tes MBTI sejatinya dapat berubah mengikuti perkembangan dalam diri individu, sehingga setiap tes yang Youngvestors lakukan mungkin dapat mengalami perubahan. Meski begitu, tes tersebut dapat Youngvestors gunakan sebagai gambaran besar akan karakteristik Youngvestors sendiri. Melalui penjelasan di atas, apakah karier tersebut sesuai dengan keinginan Yooungvestors atau justru sebaliknya? Yuk, sampaikan pendapat Youngvestors dalam kolom komentar!

Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa bagikan kepada Youngvestors lainnya. Kunjungi akun @i_amtalentindo untuk berbagai tips lainnya dan sampai bertemu di artikel selanjutnya!

Salam I AM Community,

I AM Smart.

I AM Capable!

Cara Jitu Percaya Diri Saat Public Speaking, Ini Kuncinya!

Youngvestors tentu pernah mendengar banyak tokoh inspiratif di luar sana yang memukau saat pidato bukan? Barrack Obama, Emma Watson, Soekarno, dan berbagi tokoh lainnya tampil memukau ketika berdiri di podium berhadapan dengan masyarakat luas. Apa yang membuat orang-orang dapat tampil amat memukau di depan khalayak ramai? Percaya diri.

Sumber: www.pinterest.com

Kepercayaan diri dalam konsep apapun selalu menjadi kunci penting dalam menciptakan impresi yang baik, begitupun dalam public speaking. Public speaking secara singkat dapat dikatakan sebagai kemampuan berbicara di depan umum. Untuk menciptakan public speaking yang baik, Youngvestors tentu harus dibaluti dengan kepercayaan diri yang besar. Namun hal ini kerap kali terhambat akibat munculnya rasa takut, malu, minder, dan berbagai masalah lainnya. Permasalahan tersebut pada akhirnya menghambat kemampuan dan keinginan kita untuk bergerak memperbaiki diri.

  1. Sugesti Positif

Bayangan buruk akan dipermalukan ataupun melakukan kesalahan adalah hal yang wajar ketika public speaking. Namun jangan sampai hal ini membebani Youngvestors dan menghambat kesuksesan saat public speaking. Buatlah sugesti positif yang membuat Youngvestors tenang dan siap untuk menghadapi audiens. Pikiran-pikiran negatif yang terus diulangi akan memberikan sugesti negatif dan meningkatkan rasa takut. Maka dari itu, percayalah pada diri sendiri dan tunjukkan yang terbaik!

  • Interaksi Dua Arah

Dalam public speaking, Youngvestors bukanlah satu-satunya yang menjadi aktor. Audiens juga turut memberikan peran penting bagi keberlangsungan acara. Untuk menciptakan suasana yang santai dan atraktif, Youngvestors dapat memberikan interaksi-interaksi kecil kepada audiens, seperti basa-basi, mengajukan pertanyaan, hingga melemparkan candaan ringan untuk mencairkan suasana. Hal ini akan membantu Youngvestors untuk lebih rileks dan membantu audiens untuk tetap berfokus pada penyampaian materi.

  • Latihan Tanpa Henti

Berbicara mengenai skills tidak akan pernah terlepas dari kata latihan. Hal ini merupakan satu-satunya cara bagi Youngvestors untuk terus melakukan improvisasi dalam kemampuan tersebut. Youngvestors dapat berlatih dari kegiatan kecil, seperti presentasi di kelas dan berlatih di depan kaca, hingga pada acara besar seperti menjadi moderator, MC, atau pemberi materi.

Kemampuan public speaking pada dasarnya merupakan kemampuan yang dapat diasah dengan latihan dan kerja keras. Youngvestors tidak perlu merasa takut ataupun minder. Semakin banyak kesempatan dan latihan yang dijalani, maka Youngvestors akan semakin siap untuk menampilan public speaking yang baik.

Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa bagikan kepada Youngvestors lainnya. Bagikan tips dan pengalaman Youngvestors dalam kolom komentar dan kunjungi Instagram @i_amtalentindo untuk berbagai tips lain. Sampai bertemu di artikel berikutnya!

Salam I AM Community,

I AM Smart.

I AM Capable!

1001 Cara Meningkatkan Skill Berkomunikasi!

Manusia pada dasarnya merupakan makhluk sosial yang membutuhkan interaksi dengan manusia lainnya. Dalam menciptakan interaksi tersebut, kita tentu membutuhkan kemampuan berkomunikasi yang baik. Berkomunikasi tidak hanya sekedar berbicara mengucapkan sepatah atau dua patah kata. Lebih luas dari itu, seni dalam berkomunikasi berfokus pada penyampaian pesan dan menciptakan interaksi yang menarik dan mendapatkan feedback sesuai harapan.

Sumber: www.freepik.com

Kemampuan berkomunikasi merupakan soft skill yang didapatkan sebagai hasil dari latihan panjang. Kemampuan ini bahkan dapat semerta-merta menghilang jika tidak diasah dengan benar. Maka dari itu, Youngvestors harus terus berlatih dan membiasakan diri untuk membangun skill berkomunikasi.

  1. Artikulasi

Dalam berkomunikasi, penting bagi Youngvestors untuk memerhatikan artikulasi setiap katanya. Ucapkanlah abjad dengan artikulasi yang jelas dan tegas agar tidak menghasilkan ambiguitas. Jika Youngvestors merasa kesulitan, mulai berlatih untuk mengucapkan abjad satu per satu secara perlahan.

  1. Bahasa Tubuh

Bahasa tubuh akan selalui menjadi poin plus dalam berkomunikasi. Hal ini akan berguna untuk membantu Youngvestors menyampaikan maksud dan kesungguhan saat berbicara. Tidak hanya ekspresi, gunakanlah gestur ringan seperti menggerakkan tangan saat berbicara. Namun pastikan bahasa tubuh tersebut tidak muncul berlebihan karena grogi ya!

  1. Waktu yang Tepat

Banyak dari kita kerap kali berbicara tanpa memberi kesempatan kepada orang lain. Perlu digarisbawahi bahwa berkomunikasi merupakan interaksi dua arah, maka dari itu penting bagi Youngvestors untuk menyesuaikan diri dan waktu saat berbicara. Berikan orang lain kesempatan dan hargai pendapatnya!

Kiat singkat tersebut akan membantu Youngvestors untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi. Tidak hanya dalam lingkungan kerja, kemampuan berkomunikasi yang baik akan membantu Youngvestors menjalin hubungan baik dengan lingkungan sekitar.

Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa bagikan ke Youngvestors lainnya. Bagikan tips dan pengalaman Youngvestors, serta kunjungi akun Instagram @i_amtalentindo untuk berbagai tips berkarier! Sampai bertemu di artikel berikutnya!

Salam I AM Community,

I AM Smart.

I AM Capable!

Attitude yang Baik dalam Dunia Kerja, Ini Tipsnya!

Attitude merupakan sikap atau perilaku individu yang terlihat dalam kehidupan sehari-hari. Sikap atau perilaku ini berasal dari pola pikir individu yang kemudian dimanifestasikan dalam bentuk ucapan maupun tindakan. Maka dari itu, attitude memegang peranan penting untuk menunjukkan siapa Youngvestors sebenarnya.

Sumber: www.attitudes-quotes.com

Attitude dalam dunia kerja merupakan salah satu poin penting yang menunjang keberhasilan kerja. Skills yang mumpuni dan penampilan yang menarik nyatanya tidak akan cukup jika tidak dibarengi dengan attitude yang baik. Dengan pemintaan dan persaingan dunia kerja yang terus meningkat, penting bagi Youngvestors untuk memahami dan mulai mempersiapkan diri. Attitude memang didasarkan pada tindakan dan pola pikir dalam keseharian, namun bukan berarti attitude tidak bisa berubah dan dipelajari loh Youngvestors!

  1. Menerima Kritik dan Saran

Kesalahan ataupun kegagalan dalam dunia kerja merupakan hal yang lumrah. Tidak jarang dari kita yang kemudian menerima kritik dan saran dalam berbagai bentuk. Belajarlah untuk menerima kritik dan saran mengenai kinerja pribadi Youngvestors dan mulailah melakukan improvisasi yang lebih baik lagi. Namun jangan jadikan kritik dan saran tersebut sebagai alasan untuk tidak percaya diri, ya, Youngvestors!

  • Disiplin

Tidak hanya dalam dunia kerja, sikap disiplin merupakan hal penting yang harus dimiliki oleh semua orang. Menjadi pribadi yang disiplin akan membantu Youngvestors dalam menghargai waktu. Youngvestors akan lebih mudah menyelesaikan tugas sesuai dengan tenggat waktu dan menepati janji. Memiliki sikap disiplin akan membantu Youngvestors untuk menunjukkan komitmen dalam bekerja.

  • Menghargai Rekan Kerja

Sebagai pekerja profesional, Youngvestors tentu tidak akan bekerja sendirian dalam perusahaan. Youngvestors akan menemui berbagai jenis individu dengan pola pikir dan kebiasaan yang berbeda. Hal ini lumrah! Youngvestors harus berusaha untuk menghargai dan mulai mendekatkan diri kepada seluruh rekan kerja, baik senior maupun junior. Hal ini akan membantu dalam peningkatan sikap profesionalitas dan hubungan intrasosial Youngvestors.

  • Bersikap Profesional

Profesionalitas dalam dunia kerja merupakan hal umum yang sering kali digaungkan. Namun nyatanya, banyak dari kita yang masih kesulitan untuk menyampingkan segala urusan pribadi saat bekerja. Youngvestors perlu menyadari pentingnya profesionalitas untuk menjaga hubungan yang baik saat bekerja. Pastikan untuk mengesampingkan masalah individu atau masalah dengan rekan kerja saat berada di kantor. Belajarlah untuk mengotak-ngotakan masalah agar kehidupan kerja Youngvestors tidak terkendala dengan dengan hal-hal yang akan menyulitkan nantinya.

Seperti skill dan grooming, attitude juga berperan penting dalam peningkatan produktivitas dan kesempatan kerja. Tidak hanya dalam dunia karier, Youngvestors juga harus menunjukkan attitude yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dikarenakan attitude merupakan manifestasi dari pola pikir yang perlu dipelajari dan dibiasakan.

Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa bagikan kepada Youngvestors lainnya. Bagikan pengalaman Youngvestors dalam kolom komentar dan kunjungi akun Instagram @i_amtalentindo untuk berbagai tips karier. Sampai bertemu di artikel berikutnya!

Salam I AM Community,

I AM Smart.

I AM Capable!

Memanfaatkan Konsep Ikigai dalam Bisnis, Bisa?

Saat pertama kali mendengar kata Jepang, pola hidup seperti apa yang muncul dalam pikiran Youngvestors? Pekerja keras, disiplin, passionate, dan masih banyak lagi. Pola hidup tersebut ternyata muncul sebagai output dari salah satu konsep terkenal di Jepang, yakni ikigai.

Ikigai secara harfiah berasal dari kata ‘iki’ yang berarti kehidupan dan ‘gai’ yang berarti nilai. Secara singkat, ikigai dapat dikatakan sebagai nilai dasar dalam kehidupan yang dipegang seumur hidup. Ikigai inilah yang dipercaya sebagai metode keseimbangan dalam mencapai kebahagiaan hidup.

Tapi hari ini, Mintor akan mengajak Youngvestors untuk melihat ikigai dari sudut pandang yang berbeda, yakni melalui sudut pandang bisnis. Lantas, bagaimana cara memanfaatkan ikigai dalam pengembangan bisnis? Yuk, simak infonya!

  1. Passions
Sumber: www.artwoonz.com

Passions muncul melalui dua pertanyaan sederhana, yaitu ‘apa yang kamu sukai?’ dan ‘hal apa yang kamu kuasai?’. Ketika dua pertanyaan tersebut terpenuhi dengan satu hal yang sama, maka Youngvestors telah berhasil menemukan passion yang tepat. Sebagai contoh, jika Youngvestors menyukai seni lukis dan memutuskan untuk membuat karya atas ketertarikan tersebut, pada saat itulah hal tersebut dapat disebut dengan passion.

  • Profession
Sumber: www.minlife.ru

Profession menunjukkan langkah yang lebih jauh lagi dari sekedar passion. Hal ini dikarenakan tidak semua passion dapat dikuasai dengan baik dan tidak semua passion dapat menghasilkan keuntungan. Youngvestors harus mampu memilah passion yang benar-benar dikuasai dan memiliki peluang untuk menjadi karier.

Jika sebelumnya Youngvestors berhasil menguasai seni lukis dengan baik, Youngvestors harus mulai menganalisa apakah passion tersebut mampu mendatangkan penghasilan, baik melalui pemberian jasa lukis, pembelian hasil lukisan, dan sebagainya.

  • Vocation

Vocation merujuk pada pertanyaan ‘apa yang dibutuhkan oleh dunia?’. Dalam dunia bisnis, Youngvestors juga harus mempertimbangkan apa yang sedang dibutuhkan dan tingkat urgensinya. Hal ini dikarenakan masyarakat luas yang akan menjadi sasaran penjualan enggan membeli atau menerima jasa jika tidak sesuai dengan kebutuhannya.

  • Mission
Sumber: www.artofmarkbryan.com

Mission memberikan penekanan pada misi atau tujuan yang ingin dicapai melalui passion tersebut. Dalam mencapai tujuan bisnis, Youngvestors harus tetap berjalan pada jalur yang tepat sesuai keinginan awal. Hindarilah terlibat dalam hal-hal yang tidak sesuai dengan idealisme yang kamu pegang.

Jika Youngvestors mampu memenuhi keseimbangan dalam semua aspek tersebut, maka Youngvestors telah memegang nilai kehidupan dengan baik. Konsep ikigai yang didasari dengan ketertarikan dan passion individu memberikan peluang bagi Youngvestors untuk merasakan kebebasan dalam memilih karier yang disukai. Setelah dianalisa kembali, Youngvestors sudah sampai di poin berapa? Yuk, komen di bawah dan berbagi pengalaman dengan Youngvestors lainnya!

Semoga artikel ini bermanfaat. Jangan lupa komen dan bagikan artikel ini kepada Youngvestors lainnya. Sampai ketemu di artikel berikutnya!

Salam I AM Community,

I AM Smart.

I AM Capable!