Cara Jitu Percaya Diri Saat Public Speaking, Ini Kuncinya!

Youngvestors tentu pernah mendengar banyak tokoh inspiratif di luar sana yang memukau saat pidato bukan? Barrack Obama, Emma Watson, Soekarno, dan berbagi tokoh lainnya tampil memukau ketika berdiri di podium berhadapan dengan masyarakat luas. Apa yang membuat orang-orang dapat tampil amat memukau di depan khalayak ramai? Percaya diri.

Sumber: www.pinterest.com

Kepercayaan diri dalam konsep apapun selalu menjadi kunci penting dalam menciptakan impresi yang baik, begitupun dalam public speaking. Public speaking secara singkat dapat dikatakan sebagai kemampuan berbicara di depan umum. Untuk menciptakan public speaking yang baik, Youngvestors tentu harus dibaluti dengan kepercayaan diri yang besar. Namun hal ini kerap kali terhambat akibat munculnya rasa takut, malu, minder, dan berbagai masalah lainnya. Permasalahan tersebut pada akhirnya menghambat kemampuan dan keinginan kita untuk bergerak memperbaiki diri.

  1. Sugesti Positif

Bayangan buruk akan dipermalukan ataupun melakukan kesalahan adalah hal yang wajar ketika public speaking. Namun jangan sampai hal ini membebani Youngvestors dan menghambat kesuksesan saat public speaking. Buatlah sugesti positif yang membuat Youngvestors tenang dan siap untuk menghadapi audiens. Pikiran-pikiran negatif yang terus diulangi akan memberikan sugesti negatif dan meningkatkan rasa takut. Maka dari itu, percayalah pada diri sendiri dan tunjukkan yang terbaik!

  • Interaksi Dua Arah

Dalam public speaking, Youngvestors bukanlah satu-satunya yang menjadi aktor. Audiens juga turut memberikan peran penting bagi keberlangsungan acara. Untuk menciptakan suasana yang santai dan atraktif, Youngvestors dapat memberikan interaksi-interaksi kecil kepada audiens, seperti basa-basi, mengajukan pertanyaan, hingga melemparkan candaan ringan untuk mencairkan suasana. Hal ini akan membantu Youngvestors untuk lebih rileks dan membantu audiens untuk tetap berfokus pada penyampaian materi.

  • Latihan Tanpa Henti

Berbicara mengenai skills tidak akan pernah terlepas dari kata latihan. Hal ini merupakan satu-satunya cara bagi Youngvestors untuk terus melakukan improvisasi dalam kemampuan tersebut. Youngvestors dapat berlatih dari kegiatan kecil, seperti presentasi di kelas dan berlatih di depan kaca, hingga pada acara besar seperti menjadi moderator, MC, atau pemberi materi.

Kemampuan public speaking pada dasarnya merupakan kemampuan yang dapat diasah dengan latihan dan kerja keras. Youngvestors tidak perlu merasa takut ataupun minder. Semakin banyak kesempatan dan latihan yang dijalani, maka Youngvestors akan semakin siap untuk menampilan public speaking yang baik.

Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa bagikan kepada Youngvestors lainnya. Bagikan tips dan pengalaman Youngvestors dalam kolom komentar dan kunjungi Instagram @i_amtalentindo untuk berbagai tips lain. Sampai bertemu di artikel berikutnya!

Salam I AM Community,

I AM Smart.

I AM Capable!

Contek Rahasia Public Speaking Steve Jobs

Sumber: Pinterest – Never the Right Word

Halo, Youngvestors!

Siapa sih yang gak kenal Steve Jobs, Founder Apple yang terkenal itu? Bahkan mungkin sebagaian dari kita adalah pengguna Apple dan pasti tau tentang beliau yang sukses berkarya selama masa hidupnya. Beliau adalah sosok yang hebat dalam berbagai bidang, khususnya dalam public speaking. Selama beliau hidup, Steve Jobs terkenal mahir dalam public speaking dan terbukti dengan melalui presentasinya yang selalu membuat audiens tertarik akan materi yang disampaikan olehnya.

Tak hanya karena Steve Jobs sangat mengetahui mengenai materi presentasi, namun beliau juga membuat melakukan presentasi yang mampu menyihir audiens agar tetap dapat fokus. Maka dari itu, kita dapat belajar dari sosok Steve Jobs mengenai public speaking yang baik dan menarik.

Sumber: Pinterest – How to Speak in Public

1. Tatapan Mata yang Intens

Steve Jobs selalu melakukan tatapan mata yang intens kepada audiens saat melakukan presentasi. Hal itulah yang membuat Steve Jobs dapat membuat koneksi dengan audiens. Koneksi sangat diperlukan agar audiens tidak hanya menjadi pendengar, namun juga  merasa bahwa dirinya terlibat saat presentasi. Tak hanya itu, Steve Jobs selalu memiliki gesture tubuh yang membuat dirinya tetap menjadi pusat dari perhatian audiens. Audiens akan tertarik jika kita memiliki gesture tubuh yang baik dan secara tidak langsung akan mengikuti alur presentasi yang kita sajikan.

Sumber: 123RF – Giving Speech Cliparts

2. Jangan Lupa Tersenyum

Tidak ada yang sulit dengan tersenyum, bukan? Meski gesture tubuh kita sudah baik dan nyaman untuk dilihat, ekspresi wajah kita juga penting selama presentasi. Steve Jobs tidak pernah lupa untuk tersenyum sehingga suasana menjadi terasa hangat dan akrab. Walaupun dengan materi yang sangat sulit, kita dapat melaluinya untuk menghidupkan suasana, salah satunya adalah dengan tersenyum. Tersenyum saat melakukan presentasi, akan membuat situasi lebih rileks, positif, dan hangat.

Sumber: Freepik – Speech Man on Podium

3. Postur Tubuh yang Tegak

Kita juga bisa meniru postur tubuh Steve Jobs selama presentasi. Beliau selalu melakukan presentasi dengan postur tubuh yang tegak, tubuh yang tegak menunjukkan bahwa kita melakukan presentasi dengan percaya diri dan fresh untuk dipandang. Baik berdiri, berjalan, maupun duduk, Steve Jobs selalu menggunakan postur tubuh yang tegak dan nyaman untuk dilihat oleh audiens. Jiika kita presentasi dengan postur yang bungkuk, hal ini akan membuat kita terkesan malas dan tidak niat untuk melakukan presentasi.

Sumber: Freepik – Character Illustration of People

4. Perhatikan Gestur Tangan

KalauYoungvestors pernah melihat Steve Jobs saat presentasi atau pidato, kalian pasti akan melihat kalau beliau selalu membuka tangannya. Steve Jobs juga sering menggunakan gesture tangan dengan kedua telapak tangan yang saling berhadapan di depan dada seperti memegang suatu bola. Gesture ini menunjukkan bahwa Steve Jobs percaya diri dan menguasai materi saat melakukan public speaking. Tak hanya itu, kegunaan dari menggunakan gesture tangan adalah membantu audiens dalam membayangkan dan mengilustrasikan akan sesuatu yang menjadi bahan materi presentasi.

Sumber: Freepik – Woman and Man Illustration

5. Gunakan Pakaian yang Nyaman

Saat presentasi, kita perlu untuk fokus pada audiens. Jangan sampai kita tidak fokus hanya karena perihal yang sederhana seperti pakaian yang kita gunakan saat itu. Menggunakan pakaian yang nyaman, akan membuat kita lebih percaya diri. Meski begitu, kita perlu untuk menyesuaikan pakaian saat kita presentasi dengan situasi yang ada. Misalnya harus terlihat lebih formal karena harus berhadapan dengan orang dengan jabatan penting dalam situasi formal atau dapat menggunakan pakaian kasual yang nyaman karena berhadapan dengan rekan kerja sendiri.

Sumber: 123RF – Public Speaking Stock Illustration

6. Menggunakan Properti Sebagai Pendukung

Cara ke 6 ini dapat kalian lakukan dan tidak tergantung dengan situasi & kondisi ketika melakukan public speaking. Properti dapat berupa barang pendukung agaraudiens lebih memiliki gambaran mengenai materi yang kita sampaikan. Tentunya dengan properti, akan membuat presentasi kita lebih menarik dan tidak monoton. Dikutip melalui Business Insider, Steve Jobs selalu membawa properti untuk mendukung presentasinya. Steve Jobs menggunakan properti yang ada secara maksimal demi menunjang materi yang disampaikan.

Youngvestors, latihan untuk menjadi public speaker yang hebat, perlu dilakukan secara rutin agar kita terbiasa dalam melakukannya. Untuk kalian yang ingin belajar lebih dalam mengenai public speaking, I AM Community memiliki jawaban yang tepat melalui program I AM Talent & Career. Public speaking merupakan salah satu elemen penting dalam self development yang sangat berguna untuk karier kita di masa yang akan datang. Dalam program I AM Talent & Career, kita juga sekaligus akan belajar untuk berkarier dalam bidang properti, loh! Kita akan bertemu dengan teman yang ingin belajar dan tentunya akan memiliki hubungan relasi yang positif. Jadi, daftar sekarang untuk mengikuti program I AM Talent & Career yang dapat kalian lakukan melalui website I AM Community. Jika kalian ingin informasi lebih lanjut mengenai program ini, kalian dapat bertanya melalui akun Instagram I AM Community di @i_amcommunity atau bisa di @i_amtalentindo ya! Semoga artikel ini bermanfaat.

Salam I AM Community,
I AM Smart.
I AM Capable!