Impact Circle AIESEC in UNJ “Escaping the Storm in Middle Life Crisis”

Penulis: Syifaa Khoirunnisaa

I AM Community kembali mengadakan webinar kolaborasi bersama AIESEC Universitas Negeri Jakarta dengan membawakan tema “Escaping the Storm in Middle Life Crisis”. Webinar yang dilaksanakan melalui Zoom pada tanggal 14 Agustus 2021, dimeriahkan oleh beberapa pembicara, salah satunya adalah Miss Monica Tanata selaku CEO & Founder dari I AM Community. Ditemani pembicara lain yang tak kalah hebat seperti Miss Anggi Mayangsari, Miss Shafinaz Nachiar, dan Miss Putu Rarasati membuat webinar menjadi sangat inspiratif.

            Webinar Impact Circle AIESEC kali ini dipandu oleh Miss Putri Muthya, duta Universitas Negeri Jakarta 2020 sebagai moderator. Miss Putri membawa jalannya acara dengan lancar dan interaktif. Diskusi dilakukan dengan tanya jawab antara moderator dan tiga pembicara yaitu Miss Monica Tanata dengan fokus pada permasalahan finansial, Miss Shafinaz Nachiar yang berfokus pada permasalahan self-development, dan Miss Anggi yang berfokus pada permasalahan psikologi. Pembawaan setiap pembicara sangat memberikan wawasan baru terhadap para peserta, karena tema kali ini dinilai sangat berkaitan dengan permasalahan anak-anak muda saat ini.

            Quarter life crisis merupakan periode seseorang dalam mencari jati diri yang biasanya ditandai dengan kebingungan, kekhawatiran, dan kebimbangan akan kehidupan. Hal ini sangat wajar terjadi pada diusia pertengahan 20-an, karena saat itu adalah saat dimana orang-orang mulai mengenal tantangan dalam menentukan suatu pilihan dan mengetahui value dari diri mereka. Quarter life crisis tentu bukan sebuah hal yang menakutkan, namun adalah peluang bagi kita untuk menemukan titik balik menjadi seseorang yang luar biasa nantinya. Saat mengalami quarter life crisis, yang harus dilakukan adalah menanamkan mindset positive dipikiran kita, lihat sesuatu dari sisi positifnya. Kita dapat mempelajari sesuatu dari orang lain, namun jangan melihat dari suksesnya, lihatlah bagaimana mereka berproses dan jangan pernah bandingkan dirimu dengan yang lain.

Kesalahan utama anak muda saat ini adalah berpikir bahwa jika ingin sukses ia tidak boleh gagal, yang membuat kita menjadi lelah sendiri dengan produktivitas masing-masing. Miss Anggi juga menegaskan “segagal apapun, tanamkan growth mindset dipikiran kita”. Lantas, Miss Shafinaz juga menambahkan bahwa saat mengalami kegagalan ada baiknya kita menceritakan hal tersebut kepada orang terdekat kita atau yang biasa disebut support system. Ia menegaskan bahwa relasi dan koneksi adalah dua hal yang berbeda. Saat kita gagal, relasi hanya dapat membantu kita untuk sementara, sedangkan memiliki deep connection dapat membantu kita dalam menyelesaikan masalah. Itulah mengapa perlu bagi kita untuk

terus memiliki hubungan baik dengan orang sekitar.

Pada umur sekitar 20 tahun, juga tak jarang dari kita sering memikirkan beban finansial. Miss Monica sangat mendukung anak muda yang ingin belajar finansial sejak muda, ia juga menegaskan “uang bukan segalanya, tapi segala yg ada dihidup butuh uang”. Dana juga tidak masuk dan keluar sesuka kita, dana perlu diatur mulai dari dana darurat, dana tabungan, dana hiburan, dan dana pensiun. Menyiapkan finansial dari sekarang adalah hal yang sangat penting. Oleh karena itu, lebih baik menyiapkan finansial planning dengan segera dari pada menunggu saat kita benar-benar membutuhkannya.

Melanjutkan agenda webinar Impact Circle, setelah selesai sesi diskusi pembicara dengan moderator, peserta dialihkan ke breakout room Zoom sesuai dengan minatnya. Miss Monica melanjutkan kembali sharing bersama peserta webinar di room finansial yang dipandu oleh Mr. Nur Faizi sebagai moderator dari AIESEC.

Miss Monica membawakan penjelasan terkait dengan financial freedom, para peserta terlihat aktif mengikuti diskusi melalui kolom chat membuat sesi kali ini terasa sangat interaktif. Ada 6 tahapan dalam mencapai financial freedom yang dijelaskan oleh Miss Monica yaitu dependent, solvency, stability, debt freedom, security, dan independence. Miss Monica juga memberikan tips untuk menuju financial freedom yaitu dengan menabung dan melunaskan hutang terlebih dahulu, setelah itu kita baru bisa melakukan financial planning, dilanjutkan dengan financial management, dan terakhir adalah berinvestasi. Kebanyakan anak muda saat ini salah mengartikan investasi dengan cara untuk cepat kaya, kali ini Miss Monica menegaskan bahwa “investasi merupakan kendaraan untuk melawan inflasi, bukan cara untuk cepat kaya”. Beliau juga memberikan arahan bahwa setiap instrumen investasi memiliki risikonya masing-masing, sehingga penting diperhatikan untuk mengenali profile risiko kita. Pada akhir sesi, Miss Monica juga memberikan mini games berbentuk diskusi yang diikuti oleh peserta webinar secara antusias.

Setelah melewati rangkaian sharing di breakout room, semua partisipan kembali ke main room dan mengikuti rangkaian acara terakhir yaitu refleksi bersama Miss Putu Rarasati. Miss Putu membawa acara terakhir dengan hikmat, terlihat semua peserta mengevaluasi diri mereka masing-masing dan mencoba mengeluarkan semua perasaan yang selama ini terpendam melalui chatbox di aplikasi Zoom. Acara terakhir berlangsung dengan lancar, dilengkapi dengan kalimat motivasi dan nasihat dari Miss Putu agar tidak terlalu keras dengan diri kita.

Sampai pada penghujung acara, webinar yang dihadiri oleh 126 partisipan ditutup dengan sesi foto bersama oleh Miss Putri selaku moderator dan dilanjutkan dengan Mr. Lukman Hakim selaku MC pada webinar impact circle kali ini. Kegiatan webinar resmi selesai pada pukul 17.00 WIB dilengkapi dengan ucapan terimakasih dari para peserta karena telah mengadakan acara yang hebat, inspiratif, dan interaktif. Semoga dengan adanya kegiatan ini, I AM Community dapat membantu anak-anak muda untuk terus berkarya, berkembang, dan mewujudkan generasi penerus bangsa yang lebih baik. Diharapkan pula kedepannya akan terus ada kolaborasi menarik bersama dengan komunitas yang ada di Indonesia untuk mencetak pemimpin masa depan Indonesia yang hebat.

Salam I AM Community,

I AM Smart.

I AM Capable!

Cara Sukses Meniti Karier Bagi Milenial

Perbedaan usia dan generasi nyatanya memberikan perbedaan yang signifikan terhadap ketertarikan dan pola pikir anak. Hal ini mengakibatkan munculnya berbagai variabel baru yang mendasari kesuksesan anak dalam dunia pekerjaan. Untuk menyikapi hal ini, Mintor akan membantu Youngvestors untuk mengenal lebih jauh kiat-kiat sukses dalam meniti karier melalui sudut pandang yang lebih modern. Yuk, simak infonya!

  1. Sadar Kemampuan
Sumber: www.nbcnews.com

Sebagai anak milenial yang baru merasakan kebebasan dalam memilih, Youngvestors tentu sering kali dihadapkan pada pilihan-pilihan. Banyak dari kita yang tidak menyadari adanya batas dalam kemampuan dan waktu yang dapat kita berikan untuk mendapat hasil yang maksimal. Salah satu kunci untuk mendapatkan kesuksesan dalam dunia kerja adalah memahami kemampuan diri, baik dari pikiran, waktu, perasaan, dan sebagainya. Youngvestors harus belajar untuk menilai diri sendiri untuk dapat menjadikan kelemahan sebagai dorongan yang tepat.

  1. Rasa Ingin Belajar
Sumber: www.pinterest.com

Banyak orang mulai berhenti belajar sejak memasuki dunia kerja. Nyatanya, rasa ingin belajar harus terus dipupuk untuk mendapatkan pengetahuan dan perspektif yang lebih luas. Keinginan kuat untuk belajar akan memberikan peluang yang lebih besar untuk menjalankan pekerjaan dengan lebih efektif dan efisien. Terlebih lagi, peradaban manusia yang terus berkembang akan menuntut berbagai macam perubahan. Rasa ingin belajar yang besar akan memberikan peluang yang besar pula bagi Youngvestors.

  1. Menerima Kritik
Sumber: www.sortra.com

Setiap orang selama hidupnya tentu pernah melakukan kesalahan, terutama dalam dunia kerja. Mayoritas dari kita tentu pernah mendapatkan kritik atas suatu pekerjaan. Hal yang membedakan adalah bagaimana cara kita untuk menyikapi kritik tersebut. Cara yang tepat untuk menerima kritik adalah dengan mendengar dan menerimanya dengan baik. Jika kritik tersebut bersifat positif, Youngvestors harus menyadari kesalahan yang diperbuat dan berusahalah untuk memperbaikinya. Kritik negatif juga sering kali muncul tanpa alasan. Namun, Youngvestor tidak perlu khawatir dan menghiraukan ungkapan-ungkapan negatif tersebut.

  1. Konsisten dalam Pekerjaan
Sumber: www.freepik.com

Dalam dunia kerja, sering kali terdapat orang-orang yang tidak mampu konsisten dalam melaksanakan pekerjaanya. Ketika Youngvestors berkomitmen pada suatu pekerjaan, jadilah pribadi yang konsisten dalam melakukan semua tugas di dalamnya. Kemampuan yang mumpuni namun tidak dibarengi dengan konsistensi dan disiplin tetap akan meninggalkan kesan yang buruk bagi teman satu tim. Pastikan semangat kerja Youngvestors tetap stabil dari awal hingga akhir.

Ternyata banyak hal kecil yang memengaruhi kesuksesan individu dalam dunia kerja. Setelah membaca informasi di atas, apakah Youngvestor termasuk sudah siap untuk menapaki kesuksesan dalam dunia kerja? Yuk, kasih pandangan dan tips dengan komen!

Semoga artikel ini bermanfaat. Jangan lupa bagikan artikel ini kepada Youngvestors lainnya dan sampai ketemu di artikel berikutnya!

Salam I AM Community,

I AM Smart.

I AM Capable!

Malam Penyambutan Intern Team Internal PT. Anak Muda Berkarya : Batch 1

Intern PT. Anak Muda Berkarya

Acara “Malam Penyambutan Intern Team Internal PT. Anak Muda Berkarya : Batch 1” dilaksanakan oleh PT. Anak Muda Berkarya sebagai sambutan dan pembukaan dari rangkaian masa kerja para internship masa periode Januari hingga Juni 2021, yang dimana acara tersebut dilakukan secara daring melalui Zoom pada Senin, 18 Januari 2021 lalu. Terbagi menjadi tujuh divisi, seperti Human Resources, Business Development & Marketing, Accounting & Tax, Social Media & Creative, Podcast, IT & Website, dan Event & Media Relations, terpilihlah 24 anggota internship yang berhasil lolos dari ratusan pendaftar dari berbagai kota di Indonesia untuk menjadi bagian dari keluarga besar dari PT. Anak Muda Berkarya.

Membawahi I AM Community, para internship pada acara tersebut dikenalkan lebih dalam mengenai latar belakang hingga program kerja yang sudah dilaksanakan oleh team dari I AM Community sebelumnya. Tidak hanya itu, para internship juga diberi sambutan yang hangat oleh para team internal lainnya hingga jajaran petinggi dari PT. Anak Muda Berkarya.

Acara malam tersebut dibuka dengan sambutan dari Theresia Rustandi, selaku salah satu Board of Patron dari PT. Anak Muda Berkarya.

Sambutan dari Theresia Rustandi selaku salah satu Board of Patron dari PT. Anak Muda Berkarya pada acara malam penyambutan (18/01/21) (Foto : Hedwige Gevelyne)

Saya mengucapkan terimakasih dan luar biasa kepada teman-teman yang hadir dan berkenan memperkuat team dari I AM Community. Menjadi sebuah keluarga besar yang selalu saling bekerja sama, saling sharing, meningkatkan ilmu, pengalaman dan sebagainya di wadah I AM Community ini. Saya berharap I AM Community bisa menjadi wadah kalian untuk berprestasi dan meraih impian bersama-sama.” ujar Theresia sebagai sambutan awal dalam acara tersebut.

Theresia turut berpesan kepada para internship dari PT. Anak muda Berkarya untuk dapat memanfaatkan dan memaksimalkan I AM Community dengan sebaik-baiknya. Salurkan seluruh kemampuan dan bakat dari masing-masing individu untuk dapat menciptakan masa depan yang gemilang dan cemerlang karena diri sendirilah yang dapat menentukan masa depan setiap individu. 

Selain itu, sambutan pada acara malam tersebut juga dilanjutkan oleh Monica Tanata selaku Founder dan CEO dari PT. Anak Muda Berkarya. Monica turut menyambut dan bercerita secara singkat mengenai awal terbentuknya PT. Anak Muda Berkarya kepada internship yang hadir pada acara malam tersebut. Di kelilingi dan tidak sengaja terjun ke dunia bisnis menjadi awal mula Monica jatuh hati kepada dunia tersebut. Membuka wadah dan tempat bagi anak muda dalam berkembang dan berkarya, membuat Monica pada akhirnya membuka dua produk dari PT. Anak Muda Berkarya yaitu I AM Community dan Estator.

Sambutan oleh Monica Tanata selaku Founder dan CEO dari PT. Anak Muda Berkarya pada acara malam penyambutan (18/01/21) (Foto : Hedwige Gevelyne)

“Aku harap teman-teman bisa mengembangkan diri dan mendapat ilmu sebaik-baiknya dengan berada di I AM Community dan Estator. Disini kita bukan hanya sebagai team saja tetapi kita merupakan sebuah keluarga besar yang dapat terus berkembang.” ujar Monica menambahkan.

Acara “Malam Penyambutan Intern Team Internal PT. Anak Muda Berkarya : Batch 1” tentunya juga memperkenalkan secara dalam mengenai PT. Anak Muda Berkarya dan dua produk utamanya, yaitu I AM Community dan Estator kepada para internship. Kegiatan tersebut juga dilanjutkan dengan pembagian masing-masing divisi ke dalam Break Out Room Zoom untuk berkenalan secara personal kepada setiap anggota dari masing-masing divisi.

Foto masing-masing team dari seluruh divisi yang terdapat dalam PT. Anak Muda Berkarya

Acara yang dilaksanakan kurang lebih selama dua jam ini, ditutup dengan berbagai pertanyaan dari para internship dan tidak lupa pengenalan dari salam I AM Community oleh Ilham Adhada, salah satu perwakilan dari Brand Ambassador of I AM Community, dan tentunya diikuti serta di lantangkan oleh seluruh team dari PT. Anak Muda Berkarya.

Salam I AM Community,

I AM Smart.

I AM Capable