Tips Menulis Email Lamaran Kerja

Penulis : Reza Azhari

Hi, Youngvestors !

Pasti beberapa dari kalian masih banyak yang belum paham soal tata cara menulis email resmi yang baik dan benar kan?

Walau terkesan sepele, banyak orang yang tidak memperhatikan etika dan tata krama penulisan email resmi. Padahal, ini sangat penting untuk menentukan kesuksesan karier kamu di masa depan khsususnya saat mengirim email lamaran kerja atau kerjasama bisnis.

Menulis email resmi yang baik dan benar sebenarnya tidak sulit loh. Youngvestors hanya perlu tahu rambu-rambu dasar yang harus diperhatikan. Apa saja itu? berikut Mintor akan memberikan beberapa tips penulisan email lamaran kerja, antara lain :

  1. Gunakan alamat email profesional

Kesan pertama sangat penting pada dunia profesional. Saat hendak mengirim email lamaran pekerjaan atau bisnis, ada baiknya menggunakan alamat email yang formal dan terkesan profesional. Hindari alamat email alay seperti “lalacantiq@email.com” karena email tersebut tidak pantas digunakan untuk melamar pekerjaan atau bisnis.

Jika terlanjur mempunyai alamat email seperti itu, tidak ada salahnya untuk membuat alamat email baru dengan menggunakan username formal yang berisi nama lengkap Youngvestors seperti “clarawidiastuti@email.com” yang jauh terkesan lebih professional dan formal dari sebelumnya.

  • Penulisan Subject Email

Saat mengirim email resmi, biasakan untuk menulis subject email secara ringkas atau to the point. Jika kamu berniat untuk melamar pekerjaan, cukup tuliskan nama dan posisi yang diinginkan sesuai dengan CV yang sudah dibuat. Contoh subject email: Lamaran Marketing Staff – Clara Widiastuti. Tetapi ada beberapa perusahaan yang sudah menyediakan subject email yang harus dituliskan.

Subject email yang jelas akan memudahkan HRD saat proses screening email lamaran yang masuk. Ketika bertele-tele, jangan heran kalau email yang kamu kirim tidak pernah dibalas apalagi dibaca.

  • Gunakan Bahasa Formal dan Sopan

Youngvestors harus menampilkan kesan profesional pada email lamaran pekerjaan. Bahasa yang formal dan sopan dimaksudkan untuk menampilkan diri Youngvestors siap untuk bekerja bersama orang-orang besar. Simpan terlebih dahulu semua istilah bahasa gaul atau bahasa sehari-sehari yang biasa kamu gunakan.

Ada baiknya untuk mengecek ulang email yang sudah kamu tuliskan sebelum mengirimkannya untuk memeriksa kembali kesalaan penulisan pada isi surat lamaran.

  • Buatlah Salam Pembuka

Email yang tertata rapi dan baik akan mendapat penilaian positif di mata atasan. Kamu bisa mulai membuka email dengan sapaan singkat seperti “Dengat hormat…” atau “Kepada Yth.”, dan kemudian dilanjutkan dengan nama orang yang kamu tujukan.

Selanjutnya, kamu bisa memasukkan dengan kalimat perkenalan diri, posisi pekerjaan yang dituju, latar belakang pendidikan, pengalaman kerja sebelumnya (jika ada), dan kelebihan diri secara singkat. Tidak perlu pejelasan yang panjang, yang penting penjelasan jelas dan tepat sasaran.

  • Buatlah Salam Penutup

Jika ada salam pembuka, brarti harus ada salam penutup untuk mengakhiri penjelasan sebelumnya. Salam penutup merupakan hal yang tidak kalah pentingnya, loh. Kamu wajib menuliskan “Hormat Saya”, “Warm Regards”, atau “Salam Hangat” yang dibawahnya diikuti dengan nama lengkap sebelum mengakhiri email lamaran kerja.

Hal tersebut diperlukan untuk memberikan rasa hormat yang besar dari kamu untuk orang yang dituju. Sehingga orang yang dituju akan merasa bahwa kamu bisa memberikan rasa hormat kepada orang lain.

  • Periksa Kembali Attachment

Jika semua isi email surat sudah dibuat, Youngvestors masih harus memeriksa beberapa persyaratan lainnya yang sudah ditentukan oleh perusahaan agar bisa lolos pada tahap selanjutnya.

Kesalahan yang sering terjadi yaitu lupa mencantumkan lampiran file yang berisi CV, ijazah, portfolio, dan lainnya. Biasakan melampirkan file dengan ukuran dibawah 1 MB, karena perekrut tidak akan mengunduh file yang besar.

Nah, itu dia beberapa tips yang perlu Youngvestors cermati dalam penulisan email lamaran kerja. Biasakan untuk memperhatikan dengan detail dari keseluruhan isi surat lamaran kerja kalian. Jangan sampai kamu terlihat tidak profesional karena hal ceroboh saat mengirimkan email sebanyak dua kali untuk memperbaiki email yang kurang tersebut ya!

Semoga artikel ini bisa memberikan pengaruh yang besar kepada Youngvestors dalam menulis email lamaran kerja. Jangan lupa untuk membagikan tips ini dan juga pengalaman Youngvestors pada kolom komentar, serta kunjungi juga Instagram @i_amtalentindo untuk mendapatkan manfaat dan tips lainnya. Sampai bertemu di artikel selanjutnya !

Salam I AM Community,

I AM Smart,

I AM Capable!

Pentingnya Memperbarui CV Secara Rutin

Penulis : Elisabeth Yuli Kristanti

Sumber : tmtimes.id

Hi, Youngvestors!

Seperti yang kalian ketahui, Curriculum Vitae (CV) merupakan salah satu syarat yang harus kamu penuhi ketika akan melamar kerja diberbagai perusahaan. Lembar CV yang kamu miliki menggambarkan perjalanan hidupmu dan pengalamanmu dari waktu ke waktu, sehingga kamu perlu memperbaruinya secara rutin. Hal tersebut dimaksudkan agar perusahaan dapat melihat seberapa banyak pengalaman yang kamu lakukan sampai saat ini. Nah, maka dari itu Mintor akan memberikan beberapa manfaat yang didapatkan ketika rajin memperbarui CV secara rutin.

Berikut ini ada beberapa manfaat jika memperbarui CV secara teratur :

  1. Mengevaluasi Diri Sendiri

Dengan rajin memperbarui CV, kamu bisa memonitor perkembangan karier, prestasi, serta keahlian yang kamu miliki selama ini. Secara otomatis kamu akan mengulas kembali prestasi dan juga posisimu saat bekerja di sebuah perusahaan yang kamu pilih. Evaluasi tersebut yang akan menjadi pendorong kamu untuk bisa menjadi lebih baik dari apa yang sudah diharapkan, serta menemukan perusahaan yang cocok dengan prestasi dan kemampuanmu tersebut

  • Menjadi Pemicu Semangat Bekerja

Saat memperbarui CV, Youngvestors hendaknya menyajikan informasi yang relatif baru agar bisa menjadi acuan untuk semakin berkembang di dunia karier. Jika Youngvestors adalah fresh graduate S1, maka sebaiknya tidak menampilkan pengalaman selama SMA karena prestasi tersebut sudah terlalu lama dan tidak relevan lagi dengan kondisi kalian yang sudah lulus S1.

Prestasi yang baru juga akan memicu kita untuk lebih semangat dalam mencapai target-target pekerjaan lainnya. Jangan pernah takut untuk menghapus prestasi saat SMA karena kamu pasti akan mendapatkan pengalaman yang baru sebagai penggantinya.

  • Memperbaiki Tampilan CV

Penampilan CV sangat penting untuk terlihat menarik dan juga lebih fresh. Tampilan CV akan memberikan kesan pertama pada tim rekrutmen, sehingga Youngvestors bisa mencari referensi tampilan CV terbaru yang terkesan modern tetapi tetap simpel.

Saat ini sudah banyak aplikasi dan juga website yang bisa Youngvestors gunakan untuk memperbarui tampilan CV dengan mudah, antara lain yaitu Canva, Kickresume, Kinza, dan VisualCV. Youngvestors juga bisa memanfaatkan software standar lainnya seperti Ms. Word untuk memperbarui tampilan CV yang terbaru.

  • Persiapan Mencari Pekerjaan Sampingan

Tidak usah kaget lagi, saat ini CV banyak dipakai sebagai senjata untuk mencari pekerjaan sampingan dimanapun tempat pekerjaannya. Nyatanya, saat ini tidak sedikit perusahaan besar dan perusahaan startup yang tertarik untuk mempekerjakan Youngvestors sebagai freelancer jika CV yang diberikan memang  menarik dan penuh informasi kemampuan serta prestasi terbaru kalian.

  • Menyusun Strategi Karier Ke Depan

Dengan rajin memperbarui CV,  Youngvestors juga akan lebih mudah untuk menyusun strategi karier pekerjaan ke depannya dari pengalaman dan prestasi yang sudah dikumpulkan. CV tersebut juga bisa menjadi tolak mengukur berbagai pencapaian yang telah di raih dan mengetahui sejauh mana kontribusimu selama bekerja di perusahaan tersebut. Kalau kamu merasa prestasi atau kontribusimu masih kurang, kamu bisa menyusun beragam strategi untuk meningkatkannya seperti melamar magang diperusahaan lainnya yang bisa menambah kemampuan baru lainnya.

Ternyata banyak sekali manfaat jika rutin memperbarui CV dengan memberikan informasi kemampuan dan prestasi Youngvestors yang terbaru. Maka dari itu, mulai dari sekarang harus sering menampilkan informasi paling update tentang perjalanan kariermu selama ini. Dengan begitu, Youngvestors tidak akan keteteran lagi saat ingin melamar pekerjaan baru nantinya.

Semoga artikel ini bisa memberikan pengaruh yang besar kepada Youngvestors dalam mengembangkan tampilan CV terbaru. Jangan lupa untuk membagikan manfaat ini dan juga pengalaman Youngvestors pada kolom komentar, serta kunjungi juga Instagram @i_amtalentindo untuk mendapatkan manfaat dan tips lainnya. Sampai bertemu di artikel selanjutnya !

Salam I AM Community,

I AM Smart.

I AM Capable!

3 Rekomendasi Buku yang cocok untuk Pebisnis Baru

Penulis : Reza Azhari

Sumber : Liputan6.com

Halo, Youngvestor!

Jika saat ini Youngvestor sedang menjalani sebuah bisnis atau memang sudah lama berkecimpung dalam dunia bisnis, membaca buku salah satu hal yang penting loh Youngvester.

Anda akan mendapatkan wawasan baru, skill dan juga dapat memotivasi diri sendiri, Apalagi saat Pandemi ini waktu kita menjadi lebih fleksibel karena WFH sehingga kita punya banyak waktu untuk membaca buku

Nah, Mintor punya beberapa rekomendasi buku tentang bisnis yang bisa kalian baca nih Youngvester.

Yuk lihat rekomendasi dari Mintor di bawah ini!

  1. Investing is Easy
Sumber :  Gramedia.com

Nah, bagi Youngvestor yang berminat untuk mulai investasi di dunia saham tapi masih bingung dan belum paham apa yang harus dilakukan, Youngvester bisa baca buku yang satu ini!

Investing is Easy akan memberikan cara pandang yang benar tentang investasi saham, dari mulai cara menganalisis saham, sampai strategi yang dapat kalian terapkan sebagai calon Investor pemula.

  • Little Red Book of Selling
Sumber : goodreads.com

Di dalam buku ini Youngvester akan belajar mengenai teknik persuasif dan penjualan yang harus menjadi basic knowledge seorang pebisnis. Banyak pebisnis yang gagal karena menghadapi berbagai kendala yang sulit, salah satunya karena mereka belum mengetahui teknik dasar persuasi.

Tidak hanya tentang penjualan saja, buku ini juga mengajarkan kita aspek-aspek penting yang perlu diketahui oleh seorang pebisnis sebelum mulai menjalankan usaha, seperti “mengapa orang tertarik untuk membeli produk yang kamu jual?”

Selain itu, di setiap bab yang ada kamu juga akan disambut dengan daftar isi yang berisi hal-hal apa saja yang akan dibahas di bab tersebut sekaligus kutipan motivasi yang dijamin akan memberi kalian inspirasi dan semakin bersemangat dalam menjalankan bisnis.

  • This Is Marketing
Sumber : onlinebookshop.pk

Marketing adalah salah satu hal yang penting untuk sebuah jasa atau produk. Marketing melibatkan banyak hal lain seperti distribusi produk, promosi, perancangan dan pembuatan materi seperti halaman arahan dan konten media sosial, membangun pengalaman pelanggan, melakukan riset pasar dan menetapkan pasar sasaran, dan banyak lagi.

Di dalam buku This Is Marketing akan membantu Youngvestors untuk mengetahui hal pokok dalam pemasaran didalam satu kemasan yang menyeluruh dan juga mudah untuk dicerna dan dipahami bagi orang awam sekalipun.

Demikian tiga rekomendasi buku dari Mintor yang bisa kamu baca untuk meningkatkan motivasi dan skill kamu dalam berbisnis.

Semoga artikel ini bisa memberikan pengaruh yang besar kepada Youngvestors. Jangan lupa juga untuk membagikan tips dan pengalaman Youngvestors pada kolom komentar, serta kunjungi Instagram @i_amtalentindo untuk mendapatkan tips lainnya. Sampai bertemu di artikel selanjutnya!

Salam I AM Community,

I AM Smart.

I AM Capable!

Refrensi dan Sumber Artikel
https://www.gramedia.com/best-seller/belajar-bisnis-buku-bisnis-lokal-internasional-2020/
https://www.cekaja.com/info/6-rekomendasi-buku-terbaik-untuk-belajar-bisnis-bagi-pemula

Royale Class 7: Kupas Tuntas Materi Royale Class 1 Hingga 6 Bersama Miss Monica

Maulidya Nisaul Karimah

Tak terasa satu persatu rangkaian Royale Class telah dilalui, dan kini Royale Members sedang menuju tahap akhir dari kegiatan I AM Talent & Career. Pada Royale Classke 7 yang dilaksanakan pada hari sabtu (1/05/2021) mulai dari pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB Royale Members sedang melakukan persiapan final exam yang didampingi oleh Miss Monica selaku founder PT. AMB.

Kegiatan Royale Class 7 tersebut ada Mr Yonathan yang bertugas sebagai moderator untuk memandu atau memimpin jalannya kegiatan diskusi review materi dari Royale Class1 hingga 6 bersama Miss Monica. Dalam setiap Royale Class ada Royale Members yangdengan sukarela mengajukan diri untuk membantu jalannya kelas yang berlangsung, salah satunya menjadi moderator.

Ada juga Mr Mektison sebagai Emperor (Ketua Kelas) yang juga membantu Royale Members apabila dari mereka menemui kesulitan dalam mengulas materi Royale Class1 hingga 6. Tidak hanya Emperor yang akan membantu namun disini namun Royale Members akan membantu satu sama lain jika ada dari mereka yang kesulitan dalam memahami materi yang sudah diberikan, terlihat sekali bukan kebersamaan yang sudah terbangun dalam Royale Members.

Dalam jalanya diskusi untuk mengulas kembali materi dari Royale Class 1 hingga 6, Royale Members dibagi dalam 5 breakout room dengan durasi diskusi selama 20 menit. Tujuan pembagian breakout room tersebut agar diskusi dapat terjadi dengan lebih kondusif, aktif dan efektif. Royale Members saling bertanya mengenai hal yang masih belum mereka pahami dalam diskusi tersebut, dan yang lain saling membantu dan menjawab.

Kegiatan Royale Class 7 tersebut di tutup dengan sesi foto bersama, meskipun terlihat dalam raut wajah Royale Members yang serius dan tegang namun mereka sangat antusias dalam mengikuti kelas dengan baik hingga kelas berakhir. Selesai sudah rangkaian Royale Class 1 hingga 7 pada batch 1 ini, sampai ketemu lagi pada batch selanjutnya, semoga sukses dan lancar dalam mengerjakan final exam, see you on the top.

Salam I AM Community,

I AM Smart.

I AM Capable!

Ready to be Youngvestor Property with Rumah.com

By : Isabella Valentine

Rangkaian Royale Class dari I AM Talent & Career masih terus berlanjut, dan kini memasuki Royale Class 6B yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 24 April 2021 dengan lecturer yaitu Miss Marine Novita selaku Country Manager dari Rumah.com

Di awal kelas,Miss Marine mengenalkan Rumah.com kepada Royale Members dan menampilkan banyak data dan fakta terkait dunia properti di Indonesia.

Miss Marine juga menjelaskan gambaran umum kondisi properti di masa pandemi dengan begitu detail dan menggunakan banyak data. Di sela-sela pemaparan materi, beliau juga bertanya kepada Royale Members, “Kira-kira daerah mana yang tingkat penjualan propertinya naik padahal kondisi saat ini sedang pandemi?”. Menurut Salsabila, daerah yang tingkat penjualan propertinya naik di masa pandemi adalah Bali, karena saat pandemi banyak orang dan artis yang pindah ke Bali. Selain itu, banyak orang yang tertarik untuk investasi properti di Bali karena Bali memiliki pesona alam yang begitu indah dan membuat banyak orang tertarik untuk menetap di Bali.

Miss Marine membenarkan jawaban Salsabila, namun ternyata tingkat penjualan properti di daerah Bali pada masa pandemi ini masih kalah dengan daerah Jawa Barat dan Banten. 2 Daerah itu mengalami peningkatan penjualan properti yang tajam, bahkan di saat pandemi seperti ini karena di daerah-daerah tersebut sedang banyak pembangunan infrastruktur dan dekat dengan banyak fasilitas publik. Miss Marine menuturkan, orang-orang cenderung tertarik untuk membeli properti di daerah yang pembangunannya semakin maju dan dekat dengan akses publik. Menurut MissMarine, harga properti di daerah yang pembangunannya maju dan dekat dengan akses publik itu akan cenderung naik dari tahun ke tahun dan dapat menjadi ladang investasi yang baik, Oleh karena itu sebelum membeli properti kita harus mengecek daerahnya terlebih dahulu, jangan tergiur harga yang murah namun ternyata tempatnya terpelosok dan jauh dari akses publik karena nanti akan mengurangi nilai properti tersebut.

Royale Members juga diajarkan mengenai cara menghitung KPR. Miss Marine juga berbagi tips agar kaum milennial berani melakukan investasi properti, yaitu dengan memiliki niat dan keberanian yang kuat. Miss Marine mengatakan bahwa kaum milennial harus mampu menahan diri untuk mengikuti gaya hidup hedonisme karena lebih baik uangnya ditabung untuk investasi properti. Selain itu, Miss Marine juga menekankan bahwa kunci utamanya adalah mindset. Karena jika mindset kita sudah buruk dan selalu berpikir bahwa investasi properti merupakan hal yang sulit dan butuh biaya besar, maka kita tidak akan pernah berani melangkah. Padahal, investasi properti tidak semenyeramkan itu. MissMarine juga menganjurkan untuk berinvestasi sesuai kemampuan kita terlebih dahulu agar dapat menjadi semangat bagi kita untuk melangkah ke investasi dengan nilai yang lebih besar.

Miss Marine juga memaparkan bahwa setiap investasi yang dijalanlan tentunya mempunyai risiko yang berbeda-beda. Oleh karenanya, saat akan berinvestasi kita harus menghitung kurang dan lebihnya dahulu. Menurut Miss Marine, investasi properti adalah investasi yang paling stabil dan aman, dan harganya akan naik terus. Namun, investasi properti sifatnya long term, sehingga tidak bisa langsung mendapatkan untung yang banyak dalam hitungan hari. Berbeda dengan investasi emas dan saham yang sifatnya short term dan cepat mendapat keuntungan. Namun, risiko investasi emas dan saham juga sangat besar karena harga emas dan nilai saham bisa naik dan turun secara drastis dan cepat, sehingga risikonya juga tinggi. Hal ini berbeda dengan investasi properti yang cenderung stabil.

Setelah pemaparan materi selesai, Royale Members diperbolehkan untuk bertanya dan berdiskusi dengan Miss Marine terkait investasi properti.

Pertanyaan pertama datang dari Tina, “Kalau dalam dunia investasi kan dikenal high return high risk, low return low risk. Nah karena investasi properti ini cenderung stabil, apakah bisa dikatakan sebagai low risk high return?”. Miss Marine menjawab bahwa dalam dunia investasi sebenarnya tidak ada yang low risk high return karena semua ada risikonya masing-masing. Tetapi kalau dalam dunia properti semua itu tergantung pada tujuan investor, apakah ingin investasi jangka panjang atau jangka pendek dengan risiko yang sudah harus dipikir matang-matang sebelum menentukan pilihan.

Selanjutnya, ada Ivonne yang bertanya mengenai berapa persen kemungkinan milennial berhasil investasi di bidang properti, karena milennial rata-rata masih sekolah atau kuliah dan hanya mendapat uang dari orang tua. Pertanyaan ini cukup menarik, Miss Marine mengatakan bahwa jika ada usaha pasti ada jalan. Untuk kaum milennial kini bisa mengambil kerja part time, misalnya menjadi agen properti. Di Kota Surabaya, banyak sekali kaum milennial yang mulai terjun sebagai agen properti. Fee yang didapat juga cukup besar dan bisa dimasukkan ke dalam tabungan untuk investasi. Selain itu, pekerjaannya juga tidak mengganggu jadwal kuliah atau jadwal belajar. “Untuk masalah biaya, sebenarnya bisa diusahakan asal mindsetnya sudah tepat dan mau berusaha pasti akan berhasil.” Ujar Miss Marine.

Lalu, ada Vienna yang menanyakan terkait KPR Milennial, “Kalau mengambil KPR Milennial kan harus mencantumkan laporan keuangan (gaji), lalu bagaimana dengan kami yang belum bekerja? Apakah boleh mencicil KPR menggunakan nama orang tua?”. Miss Marine menanggapi bahwa benar untuk mengambil KPR harus melampirkan laporan keuangan dan memang harus sudah bekerja. Tetapi, untuk kaum milennial yang sudah bekerja pun terkadang kurang percaya diri. Oleh karenanya dibuat program KPR milennial untuk mengubah mindset para generasi muda bahwa investasi properti itu mahal dan administrasinya ribet.

Dari pemaparan dan pertanyaan-pertanyaan Royale Members tadi ternyata mengundang rasa excited dan penasaran Royale Members yang lain untuk mengulik lebih dalam terkait investasi properti. Terbukti saat sesi kedua tanya jawab dibuka, banyak Royale Members yang ingin mengajukan pertanyaan.

Dalam sesi tanya jawab yang kedua ini, Tina kembali bertanya mengenai perlindungan atau solusi untuk konsumen yang mendapatkan developer tidak bertanggung jawab dan berujung merugikan konsumen. Miss Marine mengatakan bahwa ini pertanyaan yang bagus karena sebagai calon investor properti kita harus aware dengan hal-hal semacam ini. Miss Marine menjelaskan bahwa ada banyak bentuk developer yang tidak bertanggung jawab, seperti developer kabur, gagal bangun, pailit, dan lain-lain. Kalau masalahnya terletak pada developer yang pailit maka developer tersebut tentu tidak bisa tanggung jawab untuk melakukan ganti rugi, Kalau developernya kabur itu harus dilaporkan kepada polisi dan mengurus di Pengadilan. Kalau developernya gagal bangun, itu bisa diadukan ke lembaga konsumen, dan developer harus mengembalikan 80% uang konsumen yang sudah masuk. Tetapi tentu saja prosesnya akan memakan waktu. Maka dari itu, usahakan untuk mengecek latar belakang developernya terlebih dahulu, seperti sudah berapa bank yang bekerja sama dengan si developer mengecek project sebelumnya, dan kalau ingin cari aman maka belilah properti yang sudah jadi untuk meminimalisir hal-hal buruk tersebut.

Kalau yang dibahas tadi adalah developer, selanjutnya ada Yonathan yang bertanya mengenai bagaimana cara mengetahui agen properti adalah agen yang baik. Menurut Miss Marine, kita harus melihat list penjualan si agen properti ini, dan jangan lupa untuk mengecek developernya juga karena kalau kita mau membeli rumah, agen ini hanyalah sebagai perantara. Percuma jika agennya baik tetapi developernya buruk. Oleh karena itu, dua-duanya harus kita cek terlebih dulu.

Masih mengenai agen properti, kali ini Mektison bertanya mengenai apa saja yang harus disiapkan jika ingin menjadi seorang agen properti. Miss Marine mengatakan bahwa yang terpenting adalah mau belajar dan punya komitmen yang kuat. Kalau bisa, jadilah agen properti untuk developer besar agar pengalaman, ilmu, dan jaringan yang didapat lebih luas. Jadi ketika kita merasa sudah siap untuk melakukan investasi karena dana sudah mencukupi, kita bisa langsung menerapkan ilmu yang kita dapat dari bekerja sebagai agen properti itu tadi.

Yang terakhir ada Wiranti, yang bertanya mengenai bagaimana membangun kepercayaan masyakarat pada agen properti. Miss Marine menjawab bahwa benar, banyak agen yang hanya dicap sebagai makelar karena hanya menghubungkan pembeli dan penjual. Padahal yang diharapkan customers adalah si agen bisa memberi insight, seperti bisa diajak konsultasi, memberi solusi sesuai dengan keinginan konsumen, dibantu connect dengan bank dan notaris, dan lain sebagainya. Oleh karena itu ketika kita menjadi agen konsumen jangan hanya menawarkan saja, tetapi beri solusi dan pahami keinginan customers. Selain itu, ada pula mindset di masyarakat bahwa kalau pakai agen maka harga properti akan jauh lebih mahal, padahal tidak. Karena fee untuk agen itu sebenarnya sudah ditanggung oleh developer dan tidak dibebankan ke customers. “Karena ada beberapa pandangan yang keliru terkait agen properti, maka kita sebagai kaum milennial harus memberi edukasi dan menjadi contoh yang baik di masyarakat” ujar Miss Marine.

Karena waktu sudah menunjukkan pukul 15:00 WIB, maka Royale Class 6B pun harus diakhiri. Miss Marine mengatakan bahwa beliau terkesan dengan pertanyaan-pertanyaan Royale Members yang begitu ingin tahu soal dunia properti. Beliau berharap bahwa kelak Royale Members bisa menjadi role model untuk kaum milennial dalam melakukan investasi properti.

Salam I AM Community,

I AM Smart.

I AM Capable!