“WHEN THE LIGHTS ENTERS YOU” SOIREE AT HOME: VIRTUAL BLIND DATE BY I AM COMMUNITY BATCH 4

By Maulidya Nisaul Karimah

Apa yang terlintas di pikiran Youngvestor saat memikirkan istilah blind date? Sebagian besar dari Youngvestor pasti berpikir, “Ih, gak banget! Ngapain? Mending kalau orangnya bener. Kalau jelek dan perilakunya aneh, gimana?”

Hal tersebut wajar aja sih jika Youngvestor berpikir seperti itu, mungkin karena Youngvestor belum mencobanya. Tapi, gak selamanya blind date atau kencan buta itu negatif, kok! Buktinya awal pertemuan Meghan Markle dan Pangeran Harry merupakan bukti kalau blind date bisa saja sukses. Kita tidak pernah tahu kapan dan di mana akan bertemu dengan jodoh kita. Untuk itulah, tidak ada salahnya bila kita mencoba untuk blind date alias kencan buta.  Siapa tahu, orang yang kita temui tersebut adalah jodoh kita, loh.

Pada tanggal 6 Agustus 2021, I AM Community baru saja mengadakan sebuah fun event berupa Virtual Blind Date. Virtual Blind Date yang sudah diadakan selama 4 batch ini bernama “Soiree at Home” by I AM Community merupakan pertemuan buta yang diadakan oleh I AM Community sebagai Master (pemilik rumah) yang memberikan wadah bagi para Lovepatcher untuk bertemu dengan individu lain secara daring. Lovepatchers dapat berkomunikasi dan berbincang mengenai berbagai topik yang menarik. Setiap Lovepatcher dapat memilih ingin berinteraksi dengan siapa (men, women, or everyone) dan akan diberikan 5 kali putaran, untuk berinteraksi dengan Lovepatcher lainnya yang sudah ditentukan oleh panitia berdasarkan preferensi dan kriteria masing-masing.

Tema yang dibawakan pada musim kedua ini yaitu “When The Light Enters You”. Pandemi yang terjadi saat ini tak kunjung menemui titik terang kapan akan berakhir. Sulitnya dalam beradaptasi dan bersosial membuat kita susah untuk membangun sebuah hubungan. Namun, hal tersebut tidak menjadikan kita berhenti menjalin hubungan baik dengan orang di luar sana. Kami membawakan tema “When The Light Enters You” yang berarti ketika cahaya mendatangimu. Cinta diibaratkan cahaya yang menerangi kita disaat keadaan kurang bersahabat, tanpa adanya cahaya, mata pun tak bisa melihat. “We can be the light in someone’s life”. Jadilah cahaya, walau tak tersentuh, selalu menerangi. Jadilah sahabat sejati, walau tak bersama menjalani hari, selalu menjaga hati.

Nah, berikut ini beberapa alasan Youngvestor perlu mengikuti Virtual Blind Date by I AM Community setidaknya sekali dalam seumur hidup.

  1. Bisa memperluas jangkauan relasi

Meski tidak berjodoh dengannya, teman kencan Youngvestor bisa jadi teman baru dan memperluas jangkauan relasi pertemanan dalam hidup Youngvestor. Siapa tahu, Youngvestor tidak cocok menjadi kekasih, tetapi Youngvestor bisa menjadi teman baiknya.

  1. Mengenal karakter seorang pasangan

Lewat Virtual Blind Date ini, kita jadi bisa belajar untuk mengenali karakter seorang pria atau wanita. Cara ini juga bisa jadi cara paling ampuh untuk menemukan orang yang tepat buat kita. Selain itu, Youngvestor jadi tahu karakter pria seperti apa yang sebenarnya bisa jadi pendamping hidup.

  1. Menambah wawasan dan pengetahuan

Selain bisa menemukan teman baru, lewat Virtual Blind Date kita juga bisa menambah wawasan dan pengetahuan. Siapa tahu dia adalah sosok yang memiliki kesamaan minat dengan Youngvestor. Dari situ, Youngvestor bisa berbagi pengalaman sehingga pengetahuan dan wawasan Youngvestor pun bisa jadi lebih luas.

  1. Menambah rasa percaya diri

Apabila Youngvestor bertemu dengan seseorang yang nyaman diajak bertukar pikiran saat mengikuti Virtual Blind Date bisa-bisa rasa percaya diri Youngvestor pun akan lebih bertambah. Youngvestor jadi lebih mudah menjadi diri sendiri apa adanya. 

  1. Cara mudah menemukan pasangan

Bila kita memiliki hidup yang sangat sibuk, Virtual Blind Date : Soiree at Home by I AM Community bisa jadi cara mudah untuk menemukan pasangan. Selain itu, cara ini cukup nyaman dilakukan dan tidak akan menyakiti hati siapa pun. Justru, Youngvestor bisa menambah pengalaman dan juga kenalan baru.

  • Menemukan Jodoh

Siapa tahu teman kencan buta Youngvestor adalah jodoh yang sebenarnya. Jadi tidak ada salahnya untuk mencoba Virtual Blind Date ini tanpa ekspektasi apa pun. Kalua kalian ternyata berjodoh, maka Youngvestor beruntung sehingga bisa menemukan jodonya di Soiree at Home. Kalua tidak, mungkin jodoh Youngvestor ada di tempat lain. Tetap semangat!

Salam I AM Community,

I AM Smart.

I AM Capable!✨

Royale Class 4A : Public Speaking & How to Deliver Great Presentation Bersama Miss. Ghita Utoyo

Rangkaian kegiatan I AM Talent & Career masih terus berlanjut dan sudah sampai pada Royale Class 4A. Merupakan lanjutan dari kegiatan Royale Class 3B ini telah sukses dilaksanakan pada hari Sabtu (10/04/21) pukul 10.00 – 12.00 WIB. Mengusung materi mengenai “Public Speaking & How to Deliver Great Presentation” yang diterangkan langsung oleh Miss. Ghita Utoyo yang juga merupakan founder dari Ghita Utoyo & Associates. Royale Class 4A ini berjalan dengan sangat lancar dan diiringi oleh semangat yang luar biasa dari para Royale Members.

Royale Member Micolla selaku moderator saat sedang membuka kegiatan Royale Class 4A. (Foto oleh: Gilang Dewanda Dwiguna)

Royale Class 4A ini diawali dengan pembukaan oleh Micolla selaku Royale Member yang bertugas sebagai moderator dalam kegiatan Royale Class 4A ini.  Setelah membuka kelas, tak lupa moderator pun mempersilahkan Miss Ghita Utoyo selaku Lecturer dari Royale Class 4A ini untuk memaparkan materinya.

Miss. Ghita Utoyo saat sedang mengisi materi mengenai Public Speaking & How to Deliver Great Presentation, Royale Class 4A. (Foto oleh: Gilang Dewanda Dwiguna)

Miss Ghita Utoyo mengawali kelasnya dengan mengulas kembali hasil tugas kelompok para Royale Member dari kegiatan Royale Class 3A di minggu sebelumnya yang bertemakan “Important Communication Skill, Team Work and Leadership.” Para Royale Member disini dipersilahkan untuk memaparkan hasil tugas dari setiap kelompoknya.

Salah satu  Royale Member yang sedang melakukan presentasi  hasil tugas dari kelompoknya. (Foto oleh: Gilang Dewanda Dwiguna

Setelahnya, kelas berlanjut dengan paparan materi mengenai “Public Speaking & How to Deliver Great Presentation” yang disampaikan langsung oleh Miss Ghita Utoyo. Disini Miss Ghita banyak menjelaskan mengenai pengalamannya pada bidang public speaking, mulai dari bagaimana caranya menjadi presentator yang baik ketika sedang mengisi acara, hingga tips & trik saat sedang melakukan presentasi.

Selain itu ada juga beberapa poin penting yang dijelaskan oleh Miss Ghita Utoyo disini. Diantaranya meliputi, bagaimana caranya tetap menarik para audience supaya tidak bosan selama sedang melakukan presentasi, bagaimana persiapan logistik saat hendak melakukan presentasi, dan juga bagaimana presentator mempresentasikan materinya dengan baik dan benar.

Saat sedang memaparkan materi, Miss Ghita juga sempat menyematkan pemutaran video mengenai hal yang harus dilakukan dan hal yang harus dihindari saat sedang menjadi presentator. Setelah pemaparan materi selesai, moderator pun kembali mengambil alih jalanya kelas dan mempersilahkan kepada para Royale Member untuk bertanya mengenai materi yang sudah dipaparkan oleh Miss Ghita Utoyo.

Berlian, salah satu Royale Member yang sedang bertanya pada saat sesi QnA. (Foto oleh: Gilang Dewanda Dwiguna)

“Aku ketika sedang presentasi sesuatu itu selalu khawatir mendapat ekspektasi yang jelek di mata audience Miss, nah pertanyaanya adalah bagaimana cara untuk meminimalisir akan hal itu?” tanya Royale Member Micolla. Adapun Royale Member Vienna yang bertanya mengenai “Seberapa penting sih body language saat sedang melakukan presentasi itu Miss? Dan bagaimana body language yang baik saat sedang melakukan presentasi?”

Sesi foto bersama Royale Class 4A. (Foto oleh: Gilang Dewanda Dwiguna)

Setelah sesi QnA selesai, Miss Ghita pun mengadakan giveaway berupa buku bacaan untuk para Royale Member yang sering aktif bertanya selama kegiatan Royale Class berlangsung. Sesudahnya, acara yang berlangsung selama kurang lebih 2 jam ini ditutup dengan sesi foto bersama para Royale Members.

Salam I AM Community,

I AM Smart.

I AM Capable!

Masih Ragu Untuk Jadi Juragan Kos-an?

Sumber: DetikFinance – Rumah Kos-Kosan

Halo Youngvestors!

Siapa nih yang cita-citanya jadi bapak/ibu pemilik kos? Pernah kebayang gak sih betapa kayanya pemilik kos karena ada penghasilan tetap per bulan dari setoran anak kos? Anggap aja 1 kos punya 10 kamar dan tarif Rp1.000.000/bulan, Rp10.000.000 udah bisa kita terima bersih dari anak kos-an.. Ini baru 10 kamar, kalau 20 kamar? 50 kamar? Udah pasti bisa liburan ke luar negeri terus tuh! Hahaha..

Namun, jadi juragan kos gam ulus-mulus terus, ada juga masalahnya loh! Semuanya tidak bisa kita pandang baiknya saja, karena pasti ada perjuangan dibalik itu semua. Meskipun kemungkinannya masih bisa dikatakan penghasilan bakal lebih besar dibandingkan pengeluaran untuk biaya bulanan untuk maintenance kosnya. Pada artikel kali ini, Mintor akan kupas tuntas apa saja manfaat yang bisa kita terima saat jadi juragan kos. Yuk langsung simak bersama!

1. Dapat Active Income dan Passive Income

Active income artinya penghasilan yang kita terima dari hasil kerja kita, seperti gaji kantoran setiap bulan. Sedangkan passive income artinya penghasilan yang kita terima dari sedikit bahkan tidak ada upaya untuk mendapatkannya. Ketika kita memiliki kos-kosan, kita bisa mendapatkan kedua penghasilan tersebut secara rutin loh, Youngvestors! Seperti ilustrasi yang sebelumnya, kita bisa mendapatkan Rp10.000.000 bersih dari hasil sewa bulanan anak kos dengan hanya menyediakan 10 kamar. Apalagi jika kita telah menjadi juragan kos yang memiliki banyak kos-an yang tersebar di lokasi yang mendukung, pasti auto kaya!

2. Jarang Sepi Peminat dan Jangka Panjang

Jarang sekali kita nemuin kos-an yang sepi, bukan? Apalagi jika lokasinya strategis seperti dekat universitas. Pasti sangat ramai yang mencari kos setiap tahun karena akan ada mahasiswa baru setiap tahunnya. Bahkan tak jarang juga anak kos akan menetap selama beberapa tahun bahkan dari awal masuk kuliah sampai lulus, kira-kira 3 hingga 4 tahun untuk menetap. Biasanya mereka akan menetap cukup lama karena malas untuk beres-beres pindahan karena barang yang sulit dibawah atau memang kita sebagai juragan kos dapat menjaga hubungan yang baik dengan anak kos.

3. Biaya Perawatan Relatif Murah

Mintor harus akui memang modal untuk mendirikan atau membeli sebuah kos membutuhkan modal yang besar, namun terlepas dari itu, biaya perawatan kos relatif murah. Namun percaya gak percaya, modal untuk dapat mengembalikan biaya mendirikan kos dapat kembali dalam waktu 5-10 tahun tergantung dari perkembangan atau prospek dari kos itu sendiri. Biaya perawatan biasanya pada air, listrik,  dan internet gratis untuk para anak kos dimana pastinya penghasilan yang diterima akan jauh lebih besar dibandingkan biaya seperti ini. Kita juga perlu memikirkan biaya asisten rumah tangga untuk membantu kos untuk dapat tetap bersih dan membantu dalam mencuci pakaian dari anak kos. Biaya ini akan lebih banyak lagi jika kita menggunakan jasa keamanan seperti satpam yang juga jarang dipakai di beberapa kos-an. Namun hal ini tidak akan menjadi masalah yang besar karena yang terpenting adalah penghasilan dari penyewaan kamar kos tetap dapat menutupi dari biaya perawatan itu.

4. Investasi Minim Risiko

Emang punya kos termasuk investasi? Iya, termasuk investasi karena kita bisa mendapatkan manfaat ekonomi dari kepemilikan kos tersebut bahkan secara rutin setiap bulan! Setiap investasi tentu punya risiko, termasuk kos-kosan. Hal ini disebabkan karena harga properti yang cenderung meningkat setiap tahun. Bahkan dalam situasi pandemi COVID-19, meskipun harga properti sedikit turun, namun tetap ramai pembeli, loh! Apalagi sektor properti selalu dilirik dan dibantu oleh pemerintah melalui kebijakan yang ada. Contoh kebijakan terbaru saat pandemi COVID-19 adalah Down Payment 0% yang berarti masyarakat akan lebih mudah untuk melakukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) tanpa harus membayar uang muka.

5. Mudah Dijual Kembali

Tak hanya kamar kos yang mudah digantikan oleh anak kos baru, tapi kos-annya juga yang mudah untuk dijual kembali. Kos merupakan jenis properti yang komersial, sehingga banyak orang melihat bahwa kos tidak hanya untuk bisnis namun menjadikannya sebagai aset. Apalagi jika kos yang dimiliki memiliki permasalahan yang kecil seperti kebocoran atau hal lainnya yang masih dapat diperbaiki.

Itulah beberapa keuntungan mutlak yang bisa kalian dapatkan ketika menjadi juragan kos-an, jadi jangan ragu lagi ya! Mintor juga akan kasih tambahan tips bagaimana cara agar kos yang kita miliki dapat menghasilkan keuntungan yaitu mencari lokasi yang strategis (bisa dekat dengan universitas / kantor / pabrik / fasilitas umum), jangan memaksakan harga sewa yang terlalu mahal karena mengingat bahwa target konsumen kita masih tergolong orang yang bekerja dan mahasiswa. Kita juga perlu untuk menyediakan lahan parkir untuk kebutuhan kendaraan anak kos, memberikan fasilitas yang bersih agar mereka dapat senang dan nyaman untuk tinggal di kos kita.

Salam I AM Community,

I AM Smart.

I AM Capable!