Senang Menolong Pekerjaan Orang Lain? Hati-hati, Mungkin Kamu Mengidap Savior Complex!

               Sumber: pexels.com

            Halo Youngvestors! Dalam dunia pekerjaan, apakah kalian senang menolong orang lain? Menolong orang lain merupakan salah satu tindakan positif. Akan tetapi, apabila hal ini dilakukan secara berlebihan justru akan merugikan diri sendiri bahkan orang lain pun akan merasa terganggu. Inilah yang disebut dengan Savior Complex yang merupakan sebuah masalah psikologis yang membuat seseorang merasa perlu untuk menyelamatkan orang lain. Orang dengan kepribadian ini memiliki kecenderungan kuat untuk mencari orang yang sangat membutuhkan bantuan, bahkan seringkali dengan mengorbankan kebutuhan mereka sendiri untuk membantu orang lain. Savior complex dapat dikategorikan parah, apabila orang tersebut memaksakan bantuannya sehingga orang lain pun merasa sangat tidak nyaman.

            Nah, Youngvestors, di artikel kali ini Mintor akan memberikan penjelasan lebih dalam lagi mengenai dampak negatif dari savior complex dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam dunia pekerjaan. Kecenderungan savior complex sangat mungkin untuk:

  1. Merasa bangga pada diri sendiri saat menolong rekan kerjanya.
  2. Membuang banyak energi dan waktu kerja hanya untuk membenahi masalah orang lain.
  3. Meyakini bahwa menolong orang lain adalah tujuan hidup.
  4. Menganggap hasil kerjanya lebih baik dari orang lain, sehingga orang yang dibantu justru tidak akan belajar dari apa yang dikerjakannya.

Dari ciri-ciri savior complex yang Mintor jelaskan di atas, berikut ini adalah dampak buruk yang akan timbul bagi para karyawan apabila budaya savior complex menjadi hal yang lumrah dilakukan di perusahaan:

  1. Burnout

Apabila Youngvestors terus-menerus menggunakan seluruh waktu dan energinya untuk membantu rekan kerja, dapat membuat kalian hanya memiliki sedikit energi untuk diri sendiri. Perusahaan juga akan merasa rugi apabila menggaji karyawannya yang membuang-buang waktu.

  1. Hubungan sosial terganggu

Memaksakan memberi pertolongan kepada rekan kerja yang sedang memiliki masalah dapat merusak hubungan yang telah terjalin, karena tidak semua orang butuh solusi dari kita, beberapa dari mereka hanya ingin didengarkan keluh kesahnya.

  1. Perasaan kecewa yang berlebihan

Dalam memberikan pertolongan kepada rekan kerja, tidak selamanya akan berhasil. Pasti akan mengalami kegagalan yang berakibat timbulnya perasaan bersalah dan merasa tidak mampu.

Bagaimana ya cara mengatasi savior complex ini? Caranya akan Mintor jelaskan di bawah ini. Simak baik-baik ya!

      Sumber: pexels.com

  1. Menjadi pendengar yang baik

Sebagai karyawan yang profesional, apabila ada rekan kerja Youngvestors yang merasa kesulitan, biarkan dia menjelaskan kesulitannya, karena terkadang mereka hanya butuh tempat bercerita.

  1. Menawarkan bantuan

Menawarkan sebuah bantuan yang bersifat sukarela dan tanpa paksaan merupakan salah satu tindakan yang baik. Apabila rekan kerjamu menolak, tidak apa-apa.

  1. Menghormati orang lain

Tetap menghargai keputusan apa yang mereka ambil ketika sedang menghadapi masalah. Ingat! Dengan berpikir bahwa kalian lebih benar, sama saja menganggap diri mereka lemah ya.

Walaupun menolong orang lain merupakan suatu hal yang mulia, tetapi apabila dilakukan secara berlebihan apalagi dengan rekan kerja akan menurunkan profesionalitas dalam pekerjaan. Apabila kalian memiliki ciri-ciri seperti di atas, mulailah untuk mengurangi hal tersebut. Bahkan jika kalian sudah tidak bisa mengendalikan perilaku tersebut, jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan dokter atau psikolog. Sekian penjelasan Mintor kali ini, terima kasih sudah menyimak dan sampai jumpa di artikel selanjutnya! Jangan lupa ikuti juga konten menarik dan bermanfaat kami di Instagram @i_amtalentindo ya!

I AM Talent & Career:

Thrive for the better future!

Sumber Referensi:

7 Situs E-Learning Ini Dapat Membantu Kamu untuk Meningkatkan Skill!

Konnichiwa Minasan! Kembali lagi bersama Mintor yang selalu semangat untuk menyajikan artikel-artikel menarik untuk kalian semua. By the way, Mintor tebak kalian pasti termasuk orang-orang yang sudah ahli menggunakan gadget kan?Kira-kira apakah kalian sudah menggunakan gadget tersebut dengan produktif? Kalau belum, sekarang waktunya Youngvestors untuk mulai mengunjungi situs-situs di bawah ini yang pastinya sangat bermanfaat  dan mudah diakses kapan pun dan di mana pun untuk memperoleh pengetahuan dan meningkatkan skill kalian. Penasaran kan? Yuk, simak penjelasannya!

Sumber: freepik.com

Coursera (https://coursera.org/)

Coursera merupakan salah satu situs MOOC (Massive Open Online Course) yang disediakan oleh berbagai universitas di dunia dan dapat diakses melalui internet. Coursera ini tersedia dalam bentuk kelas gratis dan berbayar. Untuk kursus yang berbayar, kalian akan ditawarkan akses berbagai video, kuis, dan proyek dalam format interaktif secara bebas yang membuat belajar lebih mudah, tidak lupa juga Youngvestors akan diberikan sertifikat ketika sudah berhasil menyelesaikan sebuah kursus.

  1. Udemy (https://www.udemy.com/)

Situs ini merupakan tempat belajar berbayar yang menawarkan harga mulai dari US$10 atau sekitar Rp140.000 saja. Bayangkan saja, kursus yang biasanya menawarkan harga jutaan, kini bisa didapatkan dengan harga yang jauh lebih murah di situs Udemy ini loh! Kelebihan lain dari Udemy yaitu tersedia 130.000 kursus tentang berbagai mata pelajaran.

  1. FutureLearn (https://www.futurelearn.com/)

Situs lain yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran yaitu FutureLearn. Platform ini berisi variasi kursus yang cukup menarik dan tidak hanya menawarkan kursus singkat, tapi juga kursus dengan mempelajari materi lebih dalam. Kualitas video yang ditampilkan juga sangat menarik dan urutan pembelajarannya pun terstruktur dengan baik.

  1. LinkedIn Learning (https://www.linkedin.com/)

Tidak hanya untuk mencari pekerjaan semata, situs LinkedIn juga menyajikan kursus singkat dan gratis yang sangat bermanfaat bagi para pengguna LinkedIn. Akan tetapi, hal yang perlu diperhatikan adalah konten yang disajikan hanya untuk materi yang mendasar saja, jadi agak sulit untuk mencari konten yang spesifik  dalam situs ini.

 Sumber: freepik.com

  1. edX (https://www.edx.org/)

edX menyajikan fitur-fitur yang cukup menarik bagi penggunanya. Salah satunya, kita dapat memilih banyak kursus secara bersamaan yang dapat disesuaikan dengan waktu luang. Kisaran harga yang ditawarkan dalam kursus ini relatif tinggi yaitu mulai dari US$50 sampai US$300, tetapi sertifikat yang didapatkan setelah menyelesaikan kursus di edX bisa menjadi nilai tambah yang sangat baik dalam CV kalian.

  1. Codecademy (https://www.codecademy.com/)

Bagi kalian yang tertarik mempelajari coding dan bahasa pemrograman secara gratis, situs ini dapat kalian kunjungi loh! Situs Codecademy ini menyajikan berbagai jenis pembelajaran, berupa belajar bahasa pemrograman seperti PHP, HTML & CSS, jQuery, Python, Ruby, JavaScript, dan lainnya.

  1. TED Talks (https://www.ted.com/)

Ingin meningkatkan keterampilan public speaking?Situs ini sangat cocok untuk Youngvestors kunjungi. Situs ini berisi banyak pembicara hebat yang ahli di bidangnya masing-masing. Kalian bisa mendengarkan pembicaraan mereka dan mulai mengasah skill dengan belajar berbicara di depan publik.

Okay Youngvestors! Sudah Mintor jelaskan ya, situs apa saja yang wajib kalian kunjungi dan pastinya sangat berguna bagi Youngvestors. Mintor harap kalian dapat memanfaatkan gadget dan kemudahan akses internet yang sudah tersedia untuk berselancar dalam situs-situs yang bermanfaat ya supaya waktu luang yang kalian miliki tidak terbuang sia-sia. Sekian artikel dari Mintor kali ini. Terima kasih dan sampai jumpa di artikel selanjutnya! Jangan lupa ikuti juga konten menarik dan bermanfaat kami di Instagram @i_amtalentindo ya!

I AM Talent & Career:

Thrive for the better future

Sumber Referensi:

https://www.idntimes.com/life/education/iffah-layla-ibtida/situs-kursus-online-c1c2

https://glints.com/id/lowongan/situs-belajar-online/https://marketingonline.id/online-course-platforms/

Hustle Culture, Baik atau Toxic?

Sumber: unsplash.com

            Halo Youngvestors! Apakah kalian tahu istilah Hustle Culture? Hustle Culture atau lebih dikenal dengan sebutan “Gila Kerja” merupakan sebuah gaya hidup seseorang yang menganggap dirinya akan sukses apabila waktu hidupnya dipakai untuk terus bekerja sampai lupa beristirahat. Tuntutan hidup yang semakin banyak saat ini menuntut kita untuk bekerja terus-menerus agar tujuan hidup kita tercapai. Pasti kalian tidak asing dengan sebuah istilah “Sesuatu yang berlebihan sangat tidak baik”, begitu pun dalam pekerjaan. Bekerja keras memanglah baik, tetapi jika kalian sampai lupa waktu, hal ini dapat mengganggu kesehatan kalian bahkan menyebabkan meninggal dunia.

            Apabila Youngvestors sudah terjebak dalam hustle culture, maka akan sulit bagi kita untuk mengembalikan keadaan pada situasi semula. Namun, budaya hustle culture ini perlu dihindari agar fisik dan mental kalian dapat terjaga dengan baik. Berikut Mintor berikan tips untuk menghindari hustle culture. Simak baik-baik ya, Youngvestors!

  1. Membuat daftar prioritas

Buatlah daftar tentang hal-hal yang penting untuk dilakukan. Cukup fokus dengan prioritas kalian dan tidak perlu membebani diri dengan hal lain yang tidak terlalu penting untuk hidup kalian.

  1. Membuat jadwal harian

Buatlah To Do List dalam bentuk rencana harian agar manajemen waktu kalian terstruktur dengan baik. Jangan lupa untuk menyisihkan waktu untuk beristirahat ya Youngvestors!

3. Cari hobi di luar pekerjaan

Ambil waktu kalian untuk menjalankan hobi atau melakukan hal apapun yang kalian sukai. Perlu kalian ingat ya, pekerjaan dan waktu bersantai harus seimbang, inilah yang biasa dikenal dengan istilah Work Life Balance.

  1. Berhentilah membandingkan diri dengan orang lain dari media sosial

Melihat teman-teman kita di media sosial yang hidupnya terlihat sukses kadang membuat kita merasa iri dan ingin seperti mereka. Tidak perlu khawatir, tidak ada kata terlambat dalam mencapai kesuksesan ya Youngvestors. Tetap fokus pada prioritasmu, maka kalian akan mencapai kesuksesan di waktu yang tepat.

Sumber: unsplash.com

  1. Memberi apresiasi pada diri sendiri secara berkala

Tidak ada salahnya memberikan self reward untuk diri kalian sendiri. Ingatlah pencapaian apa saja yang sudah kalian raih selama ini. Bentuk apresiasi diri bisa dalam bentuk apa saja, misalnya makanan, jalan-jalan, bermain handphone, dan lain-lain.

  1. Menanamkan kesadaran diri

Sadari bahwa hustle culture tidak membuat kalian sukses, justru sebaliknya. Bertanyalah pada diri kalian sendiri, apakah dengan melakukan kebiasaan tersebut bisa membuat kalian menjadi lebih baik? Atau malah kebiasaan tersebut dapat perlahan-lahan menghancurkan kalian?

Alright Youngvestors! Itu tadi penjelasan mengenai bahayanya hustle culture dan bagaimana cara menghindarinya. Jangan memaksakan diri kalian hanya karena ingin memenuhi standar kesuksesan yang salah ya. Mintor harap, setelah ini Youngvestors dapat mengurangi hustle culture ini ya. Sekian artikel dari Mintor kali ini, terima kasih dan sampai jumpa di artikel selanjutnya! Jangan lupa ikuti juga konten menarik dan bermanfaat kami di Instagram @i_amtalentindo ya!

I AM Talent & Career:

Thrive for the better future!

Sumber Referensi:

https://glints.com/id/lowongan/hustle-culture-adalah/#.YYvptWBBw2w

https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20210820143703-277-683054/mengenal-hustle-culture-gila-kerja-yang-berujung-burnout

https://www.halodoc.com/artikel/kerja-tanpa-istirahat-alias-hustle-culture-apa-dampaknya-bagi-tubuh

Think and Grow Rich

Hello Youngvestors! Thousands of successful men and women are where they are now because they picked up a principle of Napoleon Hill’s called Think and Grow Rich. The man who then rises and walks out into the world to become a new person. He evolves into someone who possesses the rare ability to transform dreams into realities and thoughts into actions.

As you know everything begins with an idea and when ideas are backed up by a clear sense of purpose, perseverance, and a burning desire to turn them into material wealth, they may be extremely powerful. So, what are you waiting for? Let’s apply Napoleon Hill’s 13 principles for success.

Source: unsplash.com

Desire

This is the first step to reaching wealth. You need to convince yourself, because without a desire, there will never be an action to do.

Faith

Faith is a mind that can be created with instruction by conscious auto-suggestion. You can muster the trust you require by repeatedly conjuring up a mental image of yourself already having achieved your major goal. Don’t forget faith is necessary for success.

Auto Suggestion

You can start thinking about how to reach something by repeated suggestions. To do that, you need to go to a relaxing place. Then close your eyes and say your desire repeatedly until you can hear your own voice, so that strengthens your goal.

Specialized Knowledge

Knowledge is a power that needs a definite plan of action and is directed to a definite end. You need knowledge before making your ability into something. Spare time to learn every day is very important to get the knowledge.

Imagination

Everything starts with imagination. Imagination can be a motivation to action. A lot of people become successful because they developed the power of self-motivation.

Decision

Based on facts, many people succeed because they dare to make decisions. If the decision is wrong then learn and change it slowly.

Persistent

Failures that occur repeatedly actually prove your dedication and strength that will lead you to achieve success in the future. To be successful, there must be an unshakable quality of ideals within you, and will do whatever it takes to make those goals a reality.

Enthusiastic Support

Surely you will remember the phrase “It is very important that behind almost every great leader there is love and supportive inspiration from his partner”. Having someone to love means having someone to share your success with. Some people can be successful without anyone’s support, but most of the true happiness will be lost if it is not shared. So take care of the people around you who continue to support you.

Organized Plan

This principle is very important for you to follow. Without an organized plan, it’s like a ship without a destination, and when bad things happen you can’t deal with them. The better you plan your success, the better you can achieve that success.

The Power of the Mastermind

Associating with people who have the same ideals can generate good ideas from the results of your discussions. The more sympathetic thoughts you gather from the group, in other words thoughts working towards the same goal, the more pertinent information will be available. Great ideas are a mix of related information.

Subconscious Mind

You can’t make this subconscious mind, but you can direct it. The subconscious mind is more influential on emotions, so you must be able to recognize what emotions can produce positive energy for your subconscious mind. The best way to practice this principle is to keep in your subconscious mind as often as possible a clear picture of yourself who has achieved the goal of success.

The Brain

The brain that has given us knowledge so that what we know now and the goals we will achieve later are the result of the power of your brain. Get to know your brain power, try to give it work to complete, and see how your brain works.

The Sixth Sense

After you have mastered the previous 12 principles, only then can you master this sixth sense principle because this principle is not easy to explain to someone who has not mastered the other principles. The sixth sense is the sense through which your infinite intelligence can communicate. This sixth sense also has a function where your subconscious mind can provide creative imagination.

Well, expanding the connection is also one way to be successful, that can be obtained by joining the community. Then let’s join I AM Community and I AM Talent & Career for your training class. Other than that, if you are interested in property investment, let’s join with us at Estator. For further information, check it on Instagram @i_amcommunity, @i_amtalentindo, & @estator.id.

Alright, Youngvestors! That was the explanation of how the secret of success is based on the 13 principles of Think and Grow Rich. Success can be achieved if it is supported by definite goals, perseverance, and a burning desire to define the definition of material wealth. Wealth is of course whatever you want. So, by controlling your mind and living your principles well, you can control your good fortune too. Thank you for reading this article, hopefully, it will be useful, and see you in the next article!

Salam I AM Community,

I AM Smart.

I AM Capable!

Mulai Jenuh dengan Pekerjaanmu? Ini Solusinya!

Sumber: freepik.com

Halo Youngvestors! Jumpa lagi dengan Mintor yang siap menyajikan artikel-artikel menarik untuk kalian semua. Buat kalian yang sedang menjalani pekerjaan yang sama secara rutin setiap harinya pasti pernah atau mungkin sedang mengalami masa kejenuhan dalam pekerjaannya. Wajar jika kalian mengalaminya, tapi tidak baik juga kalau kejenuhan tersebut dibiarkan begitu saja karena hal ini dapat menurunkan kualitas kinerja kalian di perusahaan. Nah, untuk menghindari hal tersebut, Mintor ada tips nih bagaimana cara mengatasi kejenuhan yang kalian alami. Berikut adalah beberapa caranya, disimak baik-baik ya!

  1. Mencari tahu alasan kejenuhan

Cari tahu alasan mengapa kalian jenuh menjalani pekerjaan tersebut. Apakah karena gaji kalian tidak cukup? Lingkungan kerja yang tidak mendukung? Atau hal lainnya? Dengan mengetahui alasannya, kalian akan lebih mudah menemukan solusinya.

  • Istirahat sejenak

Otak yang terus dipaksa untuk bekerja justru tidak baik untuk kesehatan, hal ini dapat menyebabkan produktivitas semakin menurun. Gunakan waktu beberapa menit untuk keluar melihat pemandangan atau bermain handphone sekadar melihat lelucon ringan agar wajahmu tidak kaku karena terlalu serius bekerja.

Sumber: freepik.com

  • Berbicara dengan rekan kerja

Ajaklah rekan kerjamu untuk berbicara karena terkadang rekan kerja kita juga butuh diajak berbicara. Pemilihan topik pembicaraan juga sangat penting, contohnya mengenai hobi, keluarga, rencana masa depan, dan lain-lain.

  • Mendengarkan lagu

Nah, cara ini juga sangat membantu Mintor loh Youngvestors!  Mendengarkan lagu sesuai genre yang kalian suka dapat memperbaiki pikiran yang jenuh. Kalian bisa menggunakan earphone untuk mendengarkan lagusupaya tidak mengganggu rekan kerja lainnya.

  • Sediakan camilan

Memakan camilan sambil bekerja, dapat menurunkan kejenuhan kalian loh. Akan tetapi, usahakan camilan yang kalian makan tidak membuat meja kalian jadi berantakan ya.

  • Mengambil cuti

Tidak salah jika kalian mengambil cuti kerja. Hak cuti yang kalian dapatkan bisa kalian gunakan untuk pergi liburan atau bersantai di dalam rumah sambil menonton film, melupakan sejenak kejenuhan dalam pekerjaan.

  • Ingat kembali apa motivasimu bekerja

Untuk apa kamu bekerja? Apa tujuan yang ingin kamu raih? Siapa orang-orang sekitar yang masih membutuhkan kamu? Dengan mengingat hal ini, kalian bisa merasa bersyukur dengan pekerjaan kamu saat ini dan semakin terdorong untuk terus bekerja keras.

Baik Youngvestors. Mintor sudah jelaskan nih bagaimana tips-tips dalam mengurangi rasa jenuh kalian dalam bekerja. Dari penjelasan di atas, Mintor mau mengingatkan kalian jangan paksakan dirimu untuk terus bekerja ya, karena kesehatan fisik dan mental kalian lebih penting dari semuanya. Manajemen waktu yang baik dapat meningkatkan kualitas kerjamu. Sekian penjelasan Mintor dan terima kasih sudah menyimak artikel ini. Ikuti kami terus di konten-konten berikutnya ya! Jangan lupa juga untuk follow akun Instagram kami di @i_amtalentindo.

I AM Talent & Career:

Thrive for the better future!

Selain Bahasa Inggris, 6 Bahasa Asing Ini Dapat Menunjang Kariermu Loh!

Sumber: freepik.com

Bonjour les amis! Wah, kalimat pembuka kali ini menggunakan bahasa yang asing nih, Youngvestors. Kira-kira apa kalian tahu bahasa yang Mintor gunakan beserta dengan artinya? Jika tidak tahu mungkin ini saatnya untuk kalian belajar bahasa asing, karena ternyata selain pandai berbahasa Inggris, menguasai bahasa asing lainnya juga dapat menunjang kariermu loh! Di bawah ini akan Mintor jelaskan apa saja bahasa asing yang perlu kalian kuasai.

  1. Bahasa Mandarin

Saat ini tenaga kerja yang dapat menguasai bahasa Mandarin sangat dibutuhkan. Hal ini dikarenakan perekonomian di Tiongkok yang semakin pesat dan populasi masyarakat Tiongkok yang sangat tinggi. Berdasarkan sumber dari Databoks, di awal tahun 2019 Tiongkok menjadi negara kedua terbesar yang menanamkan modalnya di Indonesia,

yakni sebesar 4,7 miliar dolar AS atau 16,8% dari total investasi ke Indonesia. Jadi tidak heran kebutuhan tenaga kerja yang pandai bahasa Mandarin semakin meningkat.

  1. Bahasa Jepang

Tidak kalah dengan negara Tiongkok, Jepang merupakan negara dengan penanaman modal yang sangat tinggi di Indonesia. Dilansir dari Databoks, nilai investasi Jepang di Indonesia pada tahun 2011 – 2016 mencapai 5,4 miliar USD. Masyarakat Jepang juga kurang mahir berbahasa Inggris karena rasa bangga dengan bahasanya sendiri sangat tinggi. Hal ini dapat menjadi kesempatan kalian untuk menguasai bahasa Jepang dan meningkatkan kualitas karier kalian.

  • Bahasa Prancis

Nah, kalimat awal yang Mintor sampaikan sebagai pembuka tadi menggunakan bahasa Prancis yang artinya “Halo teman-teman”. Bahasa ini memang belum terlalu banyak dibutuhkan dalam dunia kerja, tetapi perlu kalian ketahui masyarakat Prancis kurang berminat berbicara menggunakan bahasa asing, jadi ini kesempatan kalian untuk menguasai bahasa Prancis. Sebagai pengetahuan kalian juga, di dunia terdapat organisasi bernama “Organisation internationale de la Francophonie” yang merupakan kumpulan negara-negara berbahasa Prancis yang terdiri dari 77 negara anggota dan pemerintah. Bahasa Prancis juga merupakan bahasa keenam yang paling banyak digunakan di dunia.

  • Bahasa Jerman

Jerman merupakan salah satu negara di dunia yang menguasai sektor ekonomi, teknologi, hingga sains. Kekuasaan Jerman inilah yang memungkinkan berbagai perusahaan Jerman merebak di dunia. Tentu bagi yang melihat peluang kerja, kesempatan ini bisa menjadi salah satu keuntungan besar bagi kalian Youngvestors!

  • Bahasa Arab

Negara Arab adalah negara yang menawarkan banyak lapangan kerja bagi tenaga kerja asing, mulai dari sektor maskapai hingga pariwisata. Bahasa Arab juga digunakan di 27 negara di Timur Tengah yang sektor bisnisnya kini berkembang pesat berkat kekayaan minyak bumi, sehingga menguasai bahasa Arab sangat dibutuhkan dan dapat menunjang karier kalian.

  • Bahasa Rusia

Bahasa tersulit ini ternyata juga banyak dibutuhkan loh Youngvestors! Pasalnya, Rusia termasuk negara yang menawarkan banyak lapangan pekerjaan serta kesempatan beasiswa dan pertukaran pelajar. Apakah Youngvestors tertarik?

            Bagaimana Youngvestors? Dari informasi di atas apakah kamu semakin tertarik untuk belajar bahasa asing? Mintor harap kalian dapat menggunakan waktu yang ada dengan produktif untuk meningkatkan skill dalam berbahasa asing. Terima kasih sudah menyimak artikel ini, semoga bermanfaat dan sampai jumpa di artikel selanjutnya! Jangan lupa ikuti juga konten menarik dan bermanfaat di Instagram @i_amtalentindo ya!

I AM Talent & Career:

Thrive for the better future!

Cara Membangun First Impression yang Positif dalam Dunia Kerja

Source: unsplash.com

Halo Youngvestors! Tahukah kamu, first impression yang baik sangat penting dalam dunia kerja karena akan memudahkan kamu dalam membangun relasi dengan teman-teman kantormu. Akan tetapi, apa sebenarnya first impression itu? Lalu bagaimana cara menunjukkan first impression yang baik kepada rekan kerja? Nah, Mintor bantu jelaskan ya!

            First impression atau yang sering disebut kesan pertama merupakan pandangan seseorang saat pertama kali berkenalan dengan orang lain yang berhubungan dengan karakteristik orang tersebut. Kesan yang dibangun ini dapat berupa kesan negatif maupun positif.

            Youngvestors, saat kalian memulai pertemanan dengan rekan kerjamu, pastikan kalian memberikan kesan pertama yang baik. Hal ini dikarenakan kesan pertama yang ditangkap orang lain terhadap sikap kita saat bertemu akan lebih melekat dibandingkan semua kesan yang muncul selanjutnya. Bayangkan saja apabila seseorang berkenalan dengan kalian namun sikapnya tidak sopan, secara otomatis otak kita akan terus berpikir negatif terhadap orang tersebut.

Berikut beberapa cara yang dapat Mintor bagikan untuk membangun kesan pertama yang baik kepada orang lain khususnya rekan kerja.

  1. Lakukan Eye Contact

Sebagian orang pasti merasa gugup saat bertatapan dengan orang lain apalagi yang baru mereka kenal. Tidak perlu khawatir Youngvestors, apabila kalian melakukan eye contact dengan lawan bicaramu itu menandakan bahwa kalian orang yang percaya diri dan sopan santun.

  • Tersenyum

Jangan ragu untuk memberikan senyuman yang tulus. Hal ini dapat memberikan dampak positif bagi lawan bicara sehingga mereka merasa nyaman atas kehadiran kalian. Ingat, hindari juga memberikan senyuman yang terlalu lebar karena akan terlihat bahwa kalian sedang dalam keadaan gugup.

Source: unsplash.com

  • Tunjukkan Bahasa Tubuh yang Baik

Perlihatkan bahasa tubuh kalian dengan baik. Seperti pada saat kalian berjabat tangan dengan orang lain, jangan terlalu kencang atau terlalu lemah dalam menggenggam tangan orang tersebut. Posisi berdiri atau duduk juga perlu diperhatikan. Saat berdiri jangan terlalu sering membungkuk alih-alih agar kalian terlihat lebih sopan, justru hal tersebut menunjukkan bahwa kalian tidak percaya diri. Terlalu santai juga tidak baik karena dapat memberikan kesan bahwa kamu pemalas.

  • Berbicaralah dengan Jelas

Hal ini perlu kalian latih dari sekarang. Jangan terlalu cepat dan lambat dalam berbicara. Ajak teman-teman kalian untuk berdiskusi agar kalian mendapat kesempatan untuk berlatih mendengar dan berbicara yang baik. Berkomunikasi dengan orang lain dari berbagai aspek juga sangat bermanfaat sehingga perbendaharaan kata kalian akan semakin banyak. Satu lagi yang tidak kalah penting, cobalah untuk mengurangi kata “hmm” atau “eh” dalam menyampaikan suatu informasi karena hal ini menunjukkan bahwa kalian sedang dalam keadaan gugup dan tidak profesional.

  • Perhatikan Penampilan

Saat bekerja, tidak perlu menggunakan pakaian mewah. Kalian cukup menggunakan pakaian rapi dan sopan. Jangan lupa menggunakan minyak wangi agar lebih percaya diri. Coba kalian bayangkan seseorang yang datang ke kantor dengan penampilan lusuh dan berantakan, pastinya kalian akan merasa terganggu bukan?

Kalian juga perlu memperhatikan dress code yang digunakan perusahaan tempat kamu bekerja. Ada beberapa perusahaan yang tidak memiliki aturan dalam pemakaian seragam. Hal ini perlu kalian ingat ya Youngvestors, jangan sampai kalian menggunakan pakaian dengan motif dan warna yang terlalu mencolok karena dapat memberikan kesan terlalu percaya diri.

Okay Youngvestors! Sekian penjelasan Mintor tentang bagaimana cara membangun first impression yang baik dalam lingkungan kerja. Dengan kalian menerapkan tips-tips di atas, Mintor harap kalian bisa memulai hubungan yang baik dengan rekan-rekan kerja dan merasa nyaman dalam lingkungan perusahaan. Sekian penjelasan dari Mintor, terima kasih sudah membaca artikel ini. Tunggu artikel-artikel menarik selanjutnya dan jangan lupa juga untuk follow akun instagram kami di @i_amtalentindo ya.

I AM Talent & Career:

Thrive for the better future!