I AM Community

Instagram Live I AM Community x BNI AM Episode 2: PERBANYAK DIGIT TANPA MANDEK!

Oleh: Risda Wulan Nur Octafiani & Maulidya Nisaul Karimah

Rangkaian kolaborasi IG Live antara I AM Community dan BNI AM yang kedua dilanjutkan pada Jumat, 18 Juni 2021 dan dimulai pukul 15.00 WIB. Dipandu oleh Miss Ristridiyana Budiyanto sebagai moderator, dengan pembicara yaitu Miss Monica Tanata selaku Founder & CEO PT. Anak Muda Berkarya serta Mr. Onggo Wiliamto selaku Manager Channel Distribution dari PT. BNI Asset Management. Moderator mengawali IG Live ini dengan menyapa Youngvestors yang tergabung serta memperkenalkan kedua narasumber.

Masuk ke materi IG Live, moderator mempertanyakan sekaligus mengulas kembali mengenai needs vs wants kepada Miss Monica dan Mr. Onggo. “Menurut saya, needs vs wants itu tricky banget ya. Kita bisa tahu bahwa keinginan dan kebutuhan kita itu berbeda. Misalnya, setiap orang butuh liburan atau refreshing, tapi kita harus tanya ke diri kita sendiri, apakah bujet hiburan itu sesuai dengan keuangan kita atau bujet kantong kita.” jelas Miss Monica. “Makanya saya juga bilang ke temen-temen di IG Live minggu lalu, bahwa kita harus tentukan prioritas dulu, baru bisa membagi dana yang baik untuk needs vs wants-nya.” tambahnya.

Dilanjutkan oleh Mr. Onggo yang menyetujui pernyataan dari Miss Monica bahwa needs vs wants itu tricky. Beliau juga menceritakan pengalaman pada masa lalu disaat beliau membeli buku dengan diskon tinggi, tetapi hanya untuk dimiliki saja. Mr. Onggo mengatakan pada awalnya beliau merasa membutuhkan buku itu (needs), tetapi setelah membelinya hampir bertahun-tahun buku itu tidak disentuh dan masih dalam keadaan baru. “Ya jadinya cuma wants ya. Keinginan untuk beli sesaat karena adanya diskon. Memang needs dan wants setiap orang berbeda-beda. Tapi kuncinya dari contoh itu adalah sesuatu yang kita beli dan digunakan langsung, itu akan menjadi needs. Jadi, pinter-pinternya kita aja untuk mengatur prioritas mana yang bener-bener needs dan mana yang itu wants.” tambah Mr. Onggo.

Miss Ristri menanyakan needs vs wants kepada narasumber. (Foto oleh: Risda Wulan)

Pertanyaan dilanjutkan oleh Miss Ristri mengenai rumus sederhana dalam pengalokasian keuangan. Mr. Onggo berpendapat bahwa jika kita sudah berpenghasilan, yang diutamakan adalah ditabung/diinvestasikan terlebih dahulu (saving). Tidak langsung spending. “Kalo saya pribadi, setelah gajian, minimal saya save 20% dulu, sisanya 50% untuk kebutuhan sehari-hari. Lalu 30% sisanya untuk cicilan rumah/mobil. Konsep cicilan ini kalo bisa jangan barang yang konsumtif ya. Misalnya aset produktif seperti rumah, apartment, yang nilainya bisa terus naik.” tambah Mr. Onggo.

Berbeda dengan pendapat Miss Monica, beliau menyesuaikan dengan kebutuhan sehari-harinya, diantaranya 10-15% untuk kebutuhan sehari-hari seperti skincare, makan, dll. Kebutuhan selanjutnya sebesar 15% untuk dana darurat, 10% untuk edukasi, misal seminar, buku. Lalu 10% untuk perpuluhan dan sisanya untuk investasi. “Semakin tinggi pendapatan saya, bukan berarti gaya hidup saya juga semakin tinggi. Gaya hidup saya masih tetap seperti itu, tapi saya alokasikan lebih banyak untuk menabung, dibandingkan untuk jajan.” lengkap Miss Monica.

Kemudian Miss Ristri mengajukan pertanyaan kepada narasumber, mengenai manfaat dan tujuan dari investasi. Menurut Miss Monica, tujuan dari investasi adalah membuat uang bekerja untuk kita, jika pendapatan dan uang yang dimiliki itu hanya digunakan untuk ditabung, uang tidak akan berkembang. Terdapat banyak sekali perbedaan antara investasi dan menabung. Investasi dilakukan untuk jangka panjang kedepannya. Sedangkan menabung dilakukan bisa untuk jangka pendek atau untuk dana darurat. Miss Monica juga berpesan agar tidak melakukan investasi hanya untuk mengikuti trend yang ada, investasi harus di lakukan dengan hati-hati.

Mr. Onggo kemudian berpendapat jika investasi tidak harus dengan nominal uang yang besar. Ada reksadana yang bisa dibeli dengan nominal 10 ribu rupiah saja. Beliau memberitahu bahwa saat ini banyak pula platform online yang menyediakan pembelian saham dan kini investasi dapat dilakukan dimanapun dalam keadaan apapun.

Perbincangan seputar investasi antara narasumber dengan moderator. (Foto oleh: Risda Wulan)

Setelah mengupas secara rinci mengenai materi investasi, Miss Ristri melanjutkan ke sesi QnA dengan 3 penanya terbaik. Salah satu pertanyaan berasal dari @0nky_y dengan pertanyaan apakah investasi yang cocok untuk pemula, apakah di saham, pasar uang, atau obligasi. Mr. Onggo menjawab bahwa yang paling cocok untuk pemula adalah di instrumen reksadana pasar uang. “Kenapa? Karena tidak berfluktuatif. Dicoba dulu selama 1-3 bulan. Sembari mencoba reksadana pasar uang, kan ada grafiknya juga, bisa dilihat disitu. Yang penting adalah tujuan investasinya, kalo tujuan investasinya untuk satu tahun ke depan, jangan coba-coba reksadana saham (terlalu pendek). Disesuaikan dengan karakteristik jangka waktunya juga.” jawab Mr. Onggo.

Selanjutnya, Miss Monica memberikan pesan khusus kepada milenial yang ingin melakukan investasi tetapi juga masih ingin berfoya-foya, bahwasannya milenial harus memiliki dana yang cukup dan sesuai untuk foya-foya, serta mencoba mendisiplinkan diri untuk menabung dan investasi untuk masa depan. Harus ada tekad untuk investasi yang tujuannya jangka panjang. Tidak hanya itu, Miss Monica menambahkan bahwa kita harus berhati-hati dalam investasi dengan cara mengenali potensi serta instrumen investasi.

Mr. Onggo memberikan pesan bahwa kita harus disiplin dan menyesuaikan gaya hidup dengan benar. Penting bagi kita untuk belajar dan mencoba praktik berinvestasi agar terasa resiko, dampak, serta manfaatnya secara nyata. Beliau mengingatkan pula agar kita tidak terlalu berharap pada return investasi yang tinggi. Karena return yang bagus biasanya terdapat risiko yang tinggi pula. Salah satu tips untuk terhindar dari penipuan investasi saham adalah dengan melihat siapa yang memiliki perusahaan, track record, hingga risikonya.

Penjelasan dari Mr. Onggo. (Foto oleh: Risda Wulan)

Miss Ristri kemudian membacakan kesimpulan dari yang sudah dibahas dalam IG Live bersama Mr. Onggo dan Miss Monica yaitu kita harus bisa memulai gaya hidup baru, mendisiplinkan diri untuk mulai berinvestasi. Dari sedini mungkin kita harus mulai menabung dan investasi. Di usia yang masih muda pula kita bisa menambah digit dengan cara berinvestasi sebab pengeluaran kita belum terlalu banyak. Selain itu, hal terpenting dalam melakukan investasi adalah uang yang digunakan untuk investasi bukan uang panas atau uang yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari kita, dalam hal ini harus benar-benar dibedakan, untuk mengurangi terjadinya risiko yang tidak diinginkan

Ucapan terima kasih oleh moderator dan pembicara. (Foto oleh: Risda Wulan)

Di akhir sesi terdapat pembacaan tiga orang pemenang giveaway oleh Miss Ristri, diantaranya : @eugencong @0nky_y @setiaanggrea. Miss Ristri juga menghimbau bahwa rangkaian IG Live bersama BNI AM tidak hanya sampai pada hari Jumat 18 Juni 2021, tetapi akan ada satu sesi terakhir yakni pada Jumat, 25 Juni 2021 bersama para speaker dari I AM Community, BNI Asset Management, Bibit.id serta Miss Meisy sebagai moderator.

Salam I AM Community,

I AM Smart.

I AM Capable!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *