I AM Community

Awas Salah, Ini Rumus Jitu Jawab Pertanyaan dari HRD! (Part 2)

Pada artikel sebelumnya, Youngvestors tentu sudah mengetahui bagimana cara menjawab beberapa pertanyaan ringan yang sering dipaparkan oleh rekruter. Namun ternyata masih banyak sekali jenis pertanyaan jebakan yang harus dipersiapkan loh, Youngvestors. Yuk, simak beberapa pertanyaan lainnnya!

Sumber: www.freepik.com
  1. Mengapa Youngvestors Berhenti Bekerja?

Pertanyaan yang satu ini biasanya diajukan ketika Youngvestors sudah memiliki pengalaman kerja sebelumnya. Pertanyaan satu ini akan membantu rekruter untuk melihat karakter Youngvestors, maka pastikan untuk menunjukkan sisi terbaik saat menjawabnya.

Hindari menjawab dengan alasan personal, terlebih pada motif yang berorientasi konflik. Youngvestors juga menghindari jawaban yang memberikan kesan buruk pada institusi sebelumnya. Hal ini dikarenakan jawaban tersebut akan menunjukkan sisi unprofessional dan memberikan nilai negatif pada citra diri. Fokuslah pada jawaban yang berorientasi pada self-improvement, gunakan jawaban yang menunjukkan keinginan Youngvestors untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

  • Berapa Besar Gaji yang Youngvestors Inginkan?

Semua pekerja di dunia tentu menginginkan gaji yang besar. Hal tersebut tidak salah selama Youngvestors mengetahui seberapa baik kemampuan yang dapat ditawarkan. Untuk menjawab pertanyaan ini, Youngvestors harus mulai memperhitungkan standar gaji untuk posisi yang akan dilamar. Perhitungan ini kemudian disesuaikan kembali dengan berbagai faktor yang dapat Youngvestors tawarkan, mulai dari basic skill hingga pengalaman kerja. Jika Youngvestors merasa memiliki skill dan pengalaman yang baik, Youngvestors tidak perlu takut untuk memasang patokan range gaji yang tinggi. Jangan lupa berikan detail alasan yang masuk akal ya, Youngvestors!

  • Apakah Ada yang Ingin Ditanyakan?

Mayoritas pelamar akan menjawab ‘tidak’ dengan anggapan sudah memahami segala seluk-beluk perusahaan dengan baik. Jika mendapatkan kesempatan, berikanlah pertanyaan-pertanyaan kecil yang tidak Youngvestors dapatkan dari internet atau platform manapun, seperti nilai perusahaan, cara kerja, sistem lembur, dan sebagainya. Hal ini akan menunjukkan adanya ketertarikan yang jelas kepada institusi yang Youngvestors lamar. Pastikan untuk tidak menanyakan pertanyaan basa-basi ya, Youngvestors!

Youngvestors tidak perlu takut akan salah menjawab saat melakukan tes wawancara. Menjawab pertanyaan rekruter dengan kebohongan hanya akan menciptakan keadaan yang lebih rumit setelahnya, maka  pastikan untuk menjawab sejujur dan sebaik mungkin. Mulailah latihan wawancara ringan, seperti berlatih di depan kaca hingga melakukan tanya jawab dengan kerabat atau teman. Upaya tersebut memang terkesan kecil, namun jika dilakukan secara rutin akan sangat membantu Youngvestors untuk menguasai keadaan saat sedang melakukan tes wawancara.

Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa bagikan ke Youngvestors lainnya! Bagikan tips dan pengalaman Youngvestors dalam kolom komentar, serta kunjungi akun instagram @i_amtalentindo untuk berbagai tips menarik lainnya. Sampai bertemu di artikel selanjutnya!

Salam I AM Community,

I AM Smart.

I AM Capable!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *