I AM Community

CV Sudah Bagus, Kok Gak Juga Keterima?

Sumber: Totaljobs – Human Resources (HR) Manager

Halo Youngvestors, apa kabar kalian semua? Semoga dalam keadaan sehat dan bahagia ya! Generasi muda yang mulai membangun karier seperti kita, tentu akan harus menyiapkan segala keperluan yang diinginkan oleh perusahaan. Misalnya saat melamar pekerjaan, perusahaan akan meminta kita untuk mengirimkan Curriculum Vitae (CV) / Resume / Portfolio , hingga dokumen-dokumen penting lainnya ke email perusahaan.

Perlu sekali untuk kita memperhatikan beberapa dokumen yang akan kita kirim kepada HRD perusahaan. Bahkan hingga cara kita mengirimkan, komposisi, penataan bahasa email pun menjadi salah satu pengaruh kita dapat keterima atau tidak di suatu perusahaan, loh! Yuk langsung simak infonya di bawah ini ya!

Sumber: Jim The Illustrator – What Are Th Best Illustration Tools?

1. Kirim Dokumen Berbentuk PDF

Format PDF akan jauh lebih disenangi oleh HRD karena format ini akan lebih nyaman untuk dilihat. Satukan seluruh dokumen yang kita akan kirim dan harus berurutan. Misalnya jika HRD minta CV dan Portofolio kalian, langkah pertama yang dapat dilakukan adalah satukanlah kedua dokumen tadi dan berikan urutan seperti CV terlebih dahulu baru Portofolio. Jika sudah dilakukan, ganti dalam format PDF agar format pelamar dapat diterima sama dengan HRD terima. Menjadikan keseluruhan dalam 1 file akan memudahkan HRD dalam mengunduh dokumen yang kita kirimkan. Dengan kata lain juga bisa mempersingkat waktu HRD dalam menyeleksi dokumen yang kita kirim. HRD juga tidak akan hanya melihat 1-2 dokumen dari pelamar, mungkin ada puluhan bahkan ratusan. Sehingga, jangan persulit HRD dengan harus mengunduh 10 lampiran yang kita kirim ya, Youngvestors!

Sumber: Dreamstime.com – Job Hiring and Online Recruitment

2. Kirim Dokumen Dengan Ukuran Kecil

Saat mengunduh dokumen, HRD tentu juga akan merasa kesal jika harus menunggu lama. Ruang penyimpanan dari perangkat HRD miliki juga akan termakan jika ukuran dokumen yang kita kirim terlalu besar, Youngvestors. Rekomendasi ukuran yang dapat Mintor berikan adalah maksimal 1MB – 2MB per file tergantung permintaan HRD ya tentunya!.

Sumber: Dreamstime.com – Open Email Stock Illustration

3. Kirim Dokumen Pada Jam Kerja

HRD yang membuka lowongan, akan banyak menerima pelamar setiap harinya. Jika Youngvestors ingin dokumen yang telah dikirim dapat terlihat, maka Youngvestors dapat mengirimkannya di saat jam kerja khususnya pagi hari. Hal ini dilakukan agar ketika HRD baru ingin melihat dokumen pelamar, nama kita berada di urutan agak atas yang memungkinkan dokumen kita terlihat oleh HRD. Hindari untuk mengirim dokumen di luar jam kerja, apalagi tengah malam karena takut jika dokumen akan tenggelam oleh pelamar lain yang akan mengirim keesokan harinya dan juga hal tersebut termasuk tidak profesional.

Sumber: Freepik – Employee Images

4. Isikan Subject Email Secara Singkat dan Sederhana

Youngvestors perlu ingat bahwa jangan sampai lupa dalam menulis subject email, apalagi menggunakannya dengan sembarangan. Isikan subject email sesuai dengan keinginan perusahaan yang kalian ingin lamar. Biasanya setiap perusahaan mempunyai instruksi khusus untuk kita cantumkan di subject email, misalnya HRD mewajibkan diisi dengan format file lamaran_posisi_nama kita. Jikalau memang tidak ada, kita dapat mencantumkan secara singkat dan sederhana seperti nama_posisi yang kita akan lamar.

Sumber: Freepik – Email Images

5. Perhatikan Isi dalam Body Email

Body email juga dapat diisikan dengan dimulai dengan pembuka seperti “Kepada Yth. HRD (nama perusahaan)” atau bahkan nama HRD jika kita mengetahuinya. Kedua adalah dengan menulis pada paragraf pertama mengapa kita melamar di perusahaan tersebut. Kita dapat menulis dimana kita melihat lowongan pekerjaan, tanggal postingan, hingga bagaimana kita menemukan postingan tersebut. Lanjut ke paragraf kedua, kita dapat menjelaskan secara garis besar biodata dan alasan mengapa kita cocok berada di posisi perusahaan. Gunakan kesempatan ini untuk mempromosikan diri agar HRD bisa tetap tertarik untuk melihat dokumen yang kita kirim. Paragraf terakhir adalah ucapan terima kasih karena telah membaca email yang kita kirim dan sampaikan pula bahwa kita sudah melampirkan dokumen yang diperlukan. Terakhir adalah penutup dengan menggunakan kata “hormat saya,” dan tulis nama lengkap seperti surat pada umumnya.

Youngvestors, membuat HRD nyaman saat membaca CV yang kita kirim tentu mudah jika kita memahami poin di atas. Tunjukkanlah keseriusan kita dengan merapikan dokumen hingga isi body email adalah cara yang terbaik. Kirimkanlah dokumen yang memang berhubungan dengan pekerjaan yang kita lamar agar HRD juga dapat mengerti seberapa besar kemampuan kita berada di bidang tersebut.

Salam I AM Community,
I AM Smart.
I AM Capable!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *