I AM Community

Buat Kamu yang Ingin Jadi Crazy Rich, Tiru Cara Sukses Bisnis Menggunakan SMARTER!

Sumber: Freepik – Success Images

Halo, Youngvestors!

SMARTER merupakan singkatan dari specific, measurable, achievable, result oriented, time frame, expressed positively, dan recorded and reviewed. Singkatan dari beberapa hal penting untuk business goals ini diperoleh oleh Coach Yohanes G. Pauly yang merupakan peringkat no. 1 business coach terbaik tingkat dunia di Top 100 Business Coach in the world dan pemenang Business Coach of the Year pada Coaches Choice Award sedunia di Spanyol.

Menjadi business coaching yang telah sukses, Yohanes ternyata terlahir dari keluarga yang tidak mapan. Hal tersebut yang membuat Yohanes menjadi salesman untuk membantu bisnis kedua orang tuanya dari sejak kecil. Perjalanan hidup yang berliku-liku telah Yohanes hadapi namun tidak membuatnya menyerah untuk berusaha lebih keras. Luar biasanya, Yohanes berhasil meningkatkan penjualan 350% hanya dalam waktu 1 tahun saat memegang posisi sebagai Senior Brand Manager Ice Cream Wall’s! Berikut adalah cara bisnis dari Yohanes melalui SMARTER.

Sumber: Freepik – Premium Vector

1. Specific:

Kita membutuhkan target spesifik yang dapat kita gunakan untuk lebih berfokus dalam menjalankan bisnis. Target secara umum hanya akan membuat rancu dalam mencapai tujuan bisnis kita. Memiliki target yang spesifik juga akan membuat kita lebih mudah dalam menjalankan bisnis karena jelas dalam menilai dan mengevaluasi target tersebut. Apalagi jika kita memiliki produk yang bervariasi, tentu akan wajib jika kita memiliki target pada setiap varian. Spesifik tidak hanya dalam target berapa produk yang terjual, namun bisa juga siapa pelanggan kita atau kenapa mereka harus membeli produk yang kita tawarkan agar tercipta diferensiasi produk kita dengan yang lain.

Sumber: Freepik – Measurable Vector Art & Graphics

2. Measurable:

Kedua adalah mengenai target yang harus dapat diukur. Disini kita belajar bahwa disamping target yang spesifik, target memiliki angka sebagai skala ukur target agar dapat diketahui tercapai atau tidaknya sebuah target tersebut. Misalnya saja, kita tidak bisa hanya berbicara bahwa dalam 1 bulan saya ingin untuk berhasil menjual sebanyak-banyaknya. Sama halnya dengan poin pertama, kita harus menggunakan angka agar lebih terlihat jelas dan dapat diukur misalnya dalam 1 bulan ini produk A harus terjual 100 buah. Dalam contoh ini yang dapat diukur adalah jangka waktu yaitu 1 bulan dan produk yang harus terjual yaitu 100 buah.

Sumber: Freepik – Free Illustration Vectors

3. Achievable:

Menentukan target tidak hanya melihat berapa banyak produk atau jasa yang dapat kita jual, melainkan harus memikirkan apakah target tersebut masuk akal atau tidak untuk dicapai. Target yang kita miliki harus bersifat realistis sehingga menjadikan kita yang melakukan lebih menjadi optimis dalam mencapainya. Selain itu, kita harus memikirkan apa saja faktor yang kita butuhkan dalam target tersebut. Karena jika dalam mencapai target kita mengalami kekurangan sumber daya atau keterampilan yang terbatas tentu akan menjadi hambatan yang besar.

Sumber: Freepik – Success Illustration Images

4. Result-Oriented:

Coach Yohanes G. Pauly berkata “Meskipun strategi yang dilakukan berbeda dengan apa yang dibuat di awal, fokus utama kita adalah untuk mencapai target”. Melalui perkataannya, kita dapat belajar dan memahami bahwa setiap orang memiliki cara berpikir yang berbeda dan unik. Melalui caranya tersendiri, setiap orang berhak melakukan segala strategi yang benar hingga mencapai targetnya. Misalnya saja jika pada awalnya Mintor telah menetapkan ingin belajar tanpa harus mendengarkan musik namun ternyata tidak mendapatkan hasil yang maksimal, maka Mintor dapat mengubah strategi semula menjadi strategi yang baru dengan menyesuaikan situasi dan kondisi. Karena yang terpenting adalah target Mintor tercapai dalam belajar untuk mendapatkan nilai yang baik.

Sumber: Freepik – Time Management Illustration

5. Time Frame:

Dalam mencapai tujuan bisnis, kita membutuhkan penetapan tanggal sasaran. Jangka waktu tersebut dapat berupa jangka waktu yang pendek maupun panjang tergantung kebutuhan dari kita dalam menjalankan sebuah bisnis. Yang perlu diperhatikan adalah berpikir realistis namun juga fleksibel dalam mencapai tujuan. Karena mencapai tujuan yang terlalu cepat pun belum tentu akan memberikan manfaat pada keseluruhan bisnis atau orang yang bekerja dengan kita.

Sumber: Freepik – Teamwork Images

6. Expressed Positively:

Pada poin ini, kita belajar bahwa perlu untuk menjadikan target bukan sebuah tekanan namun menjadi penyemangat dan pemicu untuk kita dapat lebih berjuang lebih keras lagi. Jika kita memilih untuk memandang target sebuah beban, tentu akan terus menerus membuat kita tidak enjoy dalam melakukannya bahkan tidak semangat yang akan berdampak pada tim bisnis. Siapa juga yang ingin bekerja dengan beban dan tidak enjoy? Pasti semuanya ingin menghasilkan hal yang positif, bukan? Maka dari itu, kita bisa memulainya dari diri kita sendiri untuk memberikan semangat dengan rekan bisnis kita.

Sumber: Freepik – Reviewed Images

7. Recorded & Reviewed:

Poin terakhir adalah dengan mencatat target dan evaluasi setiap periode untuk mengetahui progress dari setiap apa yang kita telah kerjakan. Melalui hal tersebut, kita juga akan melihat bagaimana pergerakan bisnis kita maju, tak bergerak, atau bahkan mengalami kemunduran. Tentu jika kita memiliki hasil maju, kita akan dapat terus berjuang untuk mempertahankan kemajuan tersebut, jika tak bergerak setidaknya kita dapat bertahan dan kuat namun tetap harus memiliki motivasi untuk terus maju. Jika mengalami kemunduran, kita juga dapat tetap semangat dan berpikir positif bahwa kemunduran tersebut tidak akan berlangsung selamanya.

SMARTER merupakan 7 poin wajib demi mencapai tujuan dalam bisnis kita. Poin yang ada di atas tentu akan membantu kita dalam memastikan kejelasan dan fokus dari proses kita menetapkan tujuan. SMARTER ini juga mudah diingat dan dipahami oleh setiap orang. Yang terpenting juga kita tidak perlu biaya yang mahal juga untuk menentukan beberapa poin ini. Apakah Youngvestors sudah siap merangka SMARTER untuk bisnis yang lebih baik?

Salam I AM Community,
I AM Smart.
I AM Capable!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *