I AM Community

Apartemen vs Ruko, Mana yang Lebih Membuat Cepat Kaya Di Usia Muda?

Sumber: iStock – Corporate Campus Illustration & Clip Art

Halo, Youngvestors!

Siapa nih yang cita-citanya ingin untuk berinvestasi properti? Misalnya saja bercita-cita untuk ingin memiliki ruko, kos-kosan, hingga rumah dan apartemen yang disewakan. Mintor juga ingin loh, apalagi kalau bisa Mintor dapatkan di bawah umur 30 tahun! Pasti keren banget kan?

Youngvestors, tidak ada salahnya untuk memiliki impian meskipun terasa sulit untuk digapai, apalagi jika kita mungkin masih harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup atau masih sekolah dan belum bekerja. Tapi, Mintor akan bagikan sesuatu yang penting untuk menjadi dasar atau fondasi untuk kalian yang ingin untuk berinvestasi dalam sektor properti, bahkan untuk lebih menyemangati kalian dari sini. Atau artikel ini akan berguna untuk kalian yang masih bingung harus membeli ruko atau apartemen untuk berinvestasi properti. Jadi, yuk langsung simak bersama!

1. Jangka Waktu Penyewaan

Tahukah kalian bahwa biasanya ruko yang disewakan memiliki jangka waktu kontrak 2 tahun? Biasanya, ini merupakan jangka waktu kontrak yang dianjurkan. Hal ini disebabkan karena kita harus mempertimbangkan usaha yang akan menyewa ruko kita tersebut dalam mengembalikan modal dan untuk menghasilkan keuntungan. Umumnya sebuah usaha atau bisnis dapat berhasil balik modal dalam waktu hanya 1 tahun saja, dimana ruko juga menjadi daya minat yang tinggi karena 1 tahun selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk memperoleh keuntungan yang maksimal. Jika penyewa cocok dengan ruko tersebut, tak jarang mereka akan melanjutkan kontraknya untuk 2 tahun kedepan kembali, loh!

Kalau apartemen, biasanya seperti rumah yaitu tahunan. Namun tak jarang juga investor akan menyewakan kepada penyewa dalam harian seperti kos-kosan loh! Kalau rumah, pasti jarang ada untuk disewa per hari, namun apartemen bisa! Hal ini akan membuat kita bisa mendapatkan penghasilan harian jika terdapat penyewa yang menyewa secara harian. Apartemen yang disewakan harian biasanya ditemukan di kota-kota besar yang dekat dengan lokasi yang strategis. Mintor pernah menemukannya di suatu aplikasi sebuah platform untuk booking hotel, namun ternyata terdapat apartemen yang muncul. Hal ini menandakan bahwa apartemen ini memang bisa untuk dijadikan investasi untuk mengembalikan modal dalam penyewaan harian.

2. Mudah Disewa dan Dijual

Keduanya baik ruko dan apartemen akan cenderung mudah untuk dijual jika memiliki lokasi yang strategis seperti lingkungan yang prospek dan berkembang, dekat dengan fasilitas umum, hingga berada dekat dengan pusat keramaian. Jika apartemen tidak ingin untuk ditinggali, kita bisa untuk menyewakannya baik harian, bulanan, dan tahunan sesuai dengan keputusan kita sebagai pemilik. Biasanya apartemen akan jauh lebih menguntungkan untuk penyewa harian yang sedang berlibur atau orang yang dalam perjalanan bisnis untuk menikmati fasilitas yang ada dan biasanya juga akan lebih nyaman dibandingkan guest house.

Ruko pun bisa disewakan tahunan dimana kita bisa mendapatkan penghasilan pasif tahunan. Harga sewa ruko, tergantung dari lokasi ruko tersebut. Biasanya jika memiliki fasilitas yang memadai dan berlokasi strategis, ruko akan membuat kita memiliki penghasilan pasif bulanan sebesar Rp20.000.000 hingga Rp40.000.000, loh! Wah bisa nih untuk dibuat pergi liburan ke luar negeri nih setiap tahun ya..

3. Tren

Jika dibandingkan antara ruko dan apartemen, yang menjadi pemenang untuk tren adalah apartemen. Tidak bisa dipungkiri, kini banyak sekali pengembang yang membangun apartemen baik di kota kecil maupun di kota besar. Hal ini juga karena pertimbangan bahwa luas tanah yang ada di bumi tidak akan bertambah, namun kebutuhan setiap orang untuk tempat tinggal atau hunian akan selalu bertambah. Dampak yang dihasilkan akhirnya pengembang membangun apartemen karena membutuhkan luas tanah yang lebih kecil namun dapat memiliki luas bangunan yang besar dibandingkan jika membuat sebuah perumahan. Apalagi hampir setiap apartemen memiliki fasilitas yang lengkap, misalnya kolam renang, tempat olahraga, tempat makan, dekat dengan pusat perbelanjaan, dan fasilitas umum.

Ruko pun tentu memiliki tren yang baik, namun tidak segesit dari apartemen yang akhir-akhir ini booming. Ruko akan tetap menjadi dambaan untuk kalian yang berfokus untuk menjadikannya tempat usaha, sehingga perlu untuk mencari lokasi yang akses jalannya lebar, sering dilewati orang, dan memiliki harga rata-rata per tahun yang meningkat. Dengan begitu, ruko akan tetap dapat menghasilkan keuntungan untuk kamu yang ingin berinvestasi ruko.

4. Modal

Beda wilayah, beda harga tentunya. Apalagi apartemen memiliki luasnya tersendiri dan penyediaan fasilitas yang berbeda. Namun rata-rata apartemen dapat kita beli dengan harga dibawah Rp500.000.000 dengan fasilitas yang sudah cukup menggiurkan untuk ditinggali atau diinvestasikan. Berbeda dengan rumah, kini sulit sekali untuk menemukan harga rumah di bawah Rp500.000.00 kecuali yang berada di pinggiran kota, lokasi tidak strategis, atau lingkungan yang tidak mendukung. Tidak jauh berbeda dengan ruko, ruko lebih membutuhkan modal yang cukup besar dibandingkan apartemen. Harga ruko dapat mencapai Rp700.000.000 yang masih sebesar harga minimal. Bahkan ruko bisa mencapai Rp2.000.000.000.000 loh, Youngvestors! Tapi, jangan langsung menilai bahwa apartemen jauh lebih menguntungkan ya, karena ruko juga bisa untuk menghasilkan keuntungan. Harga beli yang mahal pasti juga akan membuat harga sewa pun mahal, sehingga kita juga bisa balik modal dalam jangka waktu yang pendek.

Bagaimana nih tanggapan Youngvestorsterhadap ruko dan apartemen? Keduanya memang termasuk dalam properti dan sama-sama dapat dijadikan investasi jangka panjang. Namun, kegunaan mereka pun berbeda, ruko berfokus pada tempat usaha dan apartemen berfokus untuk hunian. Jadi, coba tanyakan pada diri Youngvestors sendiri apakah diri kalian lebih menyukai untuk menginvestasikan dalam bentuk ruko untuk berbisnis atau apartemen sebagai tempat tinggal. Keduanya akan sama-sama menguntungkan jika kita dapat membeli ruko dan apartemen yang tepat. Disclaimer on, Mintor lebih menyukai apartemen agar apartemennya dapat Mintor gunakan untuk refreshing ketika bosan tinggal di rumah atau hanya sekedar liburan sebentar. Tapi kalau ada modal yang lebih banyak, Mintor akan juga berinvestasi pada ruko sebagai bentuk diversifikasi yaitu tindakan yang tidak hanya membeli pada 1 produk namun dalam beberapa produk untuk mencegah risiko kerugian.

Salam I AM Community,

I AM Smart.

I AM Capable!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *