I AM Community

Mengenal Bukti Kepemilikan Properti Paling Kuat: Sertifikat Hak Milik (SHM)

Sumber: Pngtree – Properti PNG Images

Hai Youngvestors!

Ketika membeli properti, kita akan menemukan beberapa sertifikat yang penting untuk kita ketahui kegunaannya masing-masing. Sebelumnya, kita telah belajar mengenai Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) dan sekarang kita akan belajar mengenai Sertifikat Hak Milik (SHM). Langsung ke pembahasan saja,  yuk!

Berbeda dengan SHGB yang hanya hak guna bangunan dan bukan kepemilikan tanah. Dengan Sertifikat Hak Milik (SHM), kita dapat lebih leluasa untuk memanfaatkan tanah dan juga bangunan yang berdiri di atas tanah tersebut karena SHM merupakan bukti kewenangan untuk dapat memanfaatkan tanah yang bersangkutan, mencakup bumi, air, dan ruang yang berada di atasnya. SHM dapat dimiliki oleh orang baik perorangan maupun badan hukum.

SHM memiliki kelebihan yaitu dalam jangka waktu. Jangka waktu yang tidak terbatas menjadi salah satu keunggulan dari sertifikat ini. Tak perlu memperpanjang sertifikat seperti HGB yang hanya berumur 30 tahun, dengan SHM kita dapat mempergunakan properti di atas tanah tersebut secara leluasa. SHM juga dapat diwariskan misalnya ketika pemiliknya meninggal dunia, maka sertifikat dapat diwariskan mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku. Properti yang memiliki sertifikat ini juga dapat kita gunakan sebagai dana segar ketika terjual maupun dapat kita jadikan jaminan ketika membutuhkan dana pinjaman dari bank. Oleh karena itu, SHM juga merupakan legalitas dengan status tertinggi dibandingkan HGB. Kita juga dapat leluasa membangun apapun, baik tempat tinggal maupun tempat usaha di lahan tersebut secara permanen.

Kekurangan SHM merupakan kelebihan dari HGB yaitu harga yang lebih mahal karena sebagaimana yang telah diatur oleh Undang-Undang yang berlaku, SHM pun hanya bisa dimiliki oleh Warga Negara Indonesia (WNI) yang membuat Warga Negara Asing (WNA) tidak dapat memiliki lahan di Indonesia. Biasanya seseorang yang memiliki SHM akan enggan menjualnya karena sulit untuk mendapatkan sertifikat ini.

Nah, Youngvestors kini pasti sudah paham apa itu Sertifikat Hak milik dengan penjelasan diatas. Jangan lupa untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan kalian investasi properti ya, jika untuk permanen dan jangka waktu yang panjang, SHM dapat menjadi pilihan utama yang harus dimiliki agar untuk seterusnya leluasa untuk memanfaatkan dan menggunakan properti. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk Youngvestors ya!

Untuk Youngvestor yang ingin berkarier di dunia properti, Mintor memiliki program I AM Talent & Career dimana kita akan belajar properti dan self development. Tentunya, program tersebut akan dikemas secara menarik dan menyenangkan. Hanya dengan investasi sebesar 3 jutaan saja, kalian akan siap untuk berkarier di bidang properti dengan bekal self development dimana salah satunya public speaking, loh!  Informasi lebih lanjut bisa kalian lihat di iamcommunity.co.id/iamtalent atau Instagram @i_amcommunity dan @i_amtalentindo.  Terima kasih dan sampai jumpa!

Salam I AM Community,
I AM Smart.
I AM Capable!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *