I AM Community

Masih Ragu Untuk Jadi Juragan Kos-an?

Sumber: DetikFinance – Rumah Kos-Kosan

Halo Youngvestors!

Siapa nih yang cita-citanya jadi bapak/ibu pemilik kos? Pernah kebayang gak sih betapa kayanya pemilik kos karena ada penghasilan tetap per bulan dari setoran anak kos? Anggap aja 1 kos punya 10 kamar dan tarif Rp1.000.000/bulan, Rp10.000.000 udah bisa kita terima bersih dari anak kos-an.. Ini baru 10 kamar, kalau 20 kamar? 50 kamar? Udah pasti bisa liburan ke luar negeri terus tuh! Hahaha..

Namun, jadi juragan kos gam ulus-mulus terus, ada juga masalahnya loh! Semuanya tidak bisa kita pandang baiknya saja, karena pasti ada perjuangan dibalik itu semua. Meskipun kemungkinannya masih bisa dikatakan penghasilan bakal lebih besar dibandingkan pengeluaran untuk biaya bulanan untuk maintenance kosnya. Pada artikel kali ini, Mintor akan kupas tuntas apa saja manfaat yang bisa kita terima saat jadi juragan kos. Yuk langsung simak bersama!

1. Dapat Active Income dan Passive Income

Active income artinya penghasilan yang kita terima dari hasil kerja kita, seperti gaji kantoran setiap bulan. Sedangkan passive income artinya penghasilan yang kita terima dari sedikit bahkan tidak ada upaya untuk mendapatkannya. Ketika kita memiliki kos-kosan, kita bisa mendapatkan kedua penghasilan tersebut secara rutin loh, Youngvestors! Seperti ilustrasi yang sebelumnya, kita bisa mendapatkan Rp10.000.000 bersih dari hasil sewa bulanan anak kos dengan hanya menyediakan 10 kamar. Apalagi jika kita telah menjadi juragan kos yang memiliki banyak kos-an yang tersebar di lokasi yang mendukung, pasti auto kaya!

2. Jarang Sepi Peminat dan Jangka Panjang

Jarang sekali kita nemuin kos-an yang sepi, bukan? Apalagi jika lokasinya strategis seperti dekat universitas. Pasti sangat ramai yang mencari kos setiap tahun karena akan ada mahasiswa baru setiap tahunnya. Bahkan tak jarang juga anak kos akan menetap selama beberapa tahun bahkan dari awal masuk kuliah sampai lulus, kira-kira 3 hingga 4 tahun untuk menetap. Biasanya mereka akan menetap cukup lama karena malas untuk beres-beres pindahan karena barang yang sulit dibawah atau memang kita sebagai juragan kos dapat menjaga hubungan yang baik dengan anak kos.

3. Biaya Perawatan Relatif Murah

Mintor harus akui memang modal untuk mendirikan atau membeli sebuah kos membutuhkan modal yang besar, namun terlepas dari itu, biaya perawatan kos relatif murah. Namun percaya gak percaya, modal untuk dapat mengembalikan biaya mendirikan kos dapat kembali dalam waktu 5-10 tahun tergantung dari perkembangan atau prospek dari kos itu sendiri. Biaya perawatan biasanya pada air, listrik,  dan internet gratis untuk para anak kos dimana pastinya penghasilan yang diterima akan jauh lebih besar dibandingkan biaya seperti ini. Kita juga perlu memikirkan biaya asisten rumah tangga untuk membantu kos untuk dapat tetap bersih dan membantu dalam mencuci pakaian dari anak kos. Biaya ini akan lebih banyak lagi jika kita menggunakan jasa keamanan seperti satpam yang juga jarang dipakai di beberapa kos-an. Namun hal ini tidak akan menjadi masalah yang besar karena yang terpenting adalah penghasilan dari penyewaan kamar kos tetap dapat menutupi dari biaya perawatan itu.

4. Investasi Minim Risiko

Emang punya kos termasuk investasi? Iya, termasuk investasi karena kita bisa mendapatkan manfaat ekonomi dari kepemilikan kos tersebut bahkan secara rutin setiap bulan! Setiap investasi tentu punya risiko, termasuk kos-kosan. Hal ini disebabkan karena harga properti yang cenderung meningkat setiap tahun. Bahkan dalam situasi pandemi COVID-19, meskipun harga properti sedikit turun, namun tetap ramai pembeli, loh! Apalagi sektor properti selalu dilirik dan dibantu oleh pemerintah melalui kebijakan yang ada. Contoh kebijakan terbaru saat pandemi COVID-19 adalah Down Payment 0% yang berarti masyarakat akan lebih mudah untuk melakukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) tanpa harus membayar uang muka.

5. Mudah Dijual Kembali

Tak hanya kamar kos yang mudah digantikan oleh anak kos baru, tapi kos-annya juga yang mudah untuk dijual kembali. Kos merupakan jenis properti yang komersial, sehingga banyak orang melihat bahwa kos tidak hanya untuk bisnis namun menjadikannya sebagai aset. Apalagi jika kos yang dimiliki memiliki permasalahan yang kecil seperti kebocoran atau hal lainnya yang masih dapat diperbaiki.

Itulah beberapa keuntungan mutlak yang bisa kalian dapatkan ketika menjadi juragan kos-an, jadi jangan ragu lagi ya! Mintor juga akan kasih tambahan tips bagaimana cara agar kos yang kita miliki dapat menghasilkan keuntungan yaitu mencari lokasi yang strategis (bisa dekat dengan universitas / kantor / pabrik / fasilitas umum), jangan memaksakan harga sewa yang terlalu mahal karena mengingat bahwa target konsumen kita masih tergolong orang yang bekerja dan mahasiswa. Kita juga perlu untuk menyediakan lahan parkir untuk kebutuhan kendaraan anak kos, memberikan fasilitas yang bersih agar mereka dapat senang dan nyaman untuk tinggal di kos kita.

Salam I AM Community,

I AM Smart.

I AM Capable!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *