I AM Community

Mana yang Terbaik? Rumah atau Apartemen?

Sumber: Megapixl – Question of Choice Between House and Apartment

Hai Youngvestors!

Memiliki tempat tinggal adalah impian dari setiap orang. Apalagi generasi muda yang sangat mengharapkan memiliki tempat tinggal sendiri di usia muda. Dulu, jika kita membicarakan tempat tinggal, yang terbayang adalah sebuah rumah. Namun zaman sekarang, pemahaman ini sudah berubah dimana ada banyak yang menawarkanhal baru dengan menyesuaikan keadaan dan perubahan. Apartemen kini merupakan salah satu tempat tinggal yang juga dicari dan ada dimana-mana, khususnya kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. Apalagi apartemen kini menawarkan fasilitas yang mencukupi dibandingkan rumah.

Apartemen hadir karena memenuhi masalah utama yaitu jumlah tanah yang terbatas untuk dibangun,karena jumlah yang tidak pernah bertambah tersebut, harga rumah selalu naik setiap tahunnya. Penduduk Indonesia jugapasti bertambah setiap tahunnya, maka dari itu, apartemen dibangun di tanah namun dengan bangunan yang tinggi sehingga tidak memakan banyak tanah. Berbeda dengan perumahan yang selalu terbangun melebar yang memerlukan banyak tanah untuk beberapa rumah. Setiap properti memiliki keunggulan dan kekurangannya tersendiri, termasuk rumah dan apartemen. Yuk langsung  kita lihat perbandingan antara keduanya!

Sumber: Freepik – House Searching Concept

1. Lokasi

Tak jarang kita menemukan apartemen selalu berada di lokasi yang sangat strategis, seperti berada di pusat kota, mudah dalam hal transportasi, dekat dengan pusat perbelanjaan, hingga wilayah yang padat akan penduduk. Lokasi menjadi keunggulan dari apartemen karena orang akan membutuhkan untuk memenuhi kepentingannya sendiri.

Akibat keterbatasan lahan, perumahan akhirnya dibangun di wilayah pinggiran kota yang tentunya mereka sesuaikan dengan target konsumen yang biasanya lebih menengah ke bawah dengan harga yang terjangkau. Sedangkan rumah yang berada di lokasi strategis akan jauh lebih mahal namun akan banyak dicari oleh banyak orang untuk nantinya dijual atau diinvestasikan.

Sumber: Freepik – House Searching Concept

2. Kepemilikan Unit

Jika tinggal di apartemen, kita tidak dapat mengakui bahwa tanah yang berada di bawah bangunan tersebut adalah kepemilikan kita. Biasanya pemilik apartemen hanya mendapatkan Hak Guna Bangun (HGB) dengan masa berlaku yang terbatas. Meskipun HGB dapat diperpanjang, namun akan membutuhkan dana dalam kepengurusannya. Dibandingkan dengan rumah, kini sudah banyak rumah yang telah bersertifikat hak milik. Bahkan jika rumah tersebut awalnya hanya memiliki HGB, dapat diganti menjadi SHM agar lebih nyaman untuk ditinggali dalam jangka waktu yang panjang.

Sumber: Pinterest – Pin on Icon

3. Investasi

Properti tidak hanya digunakan sebagai tempat tinggal, namun dapat dijadikan sumber passive income. Pendapatan sewa dari properti yang kita sewakan seperti ruko, rumah, apartemen, hingga kos dapat menjadi peluang untuk menambah penghasilan kita selain dari pendapatan tetap melalui gaji tempat kita bekerja. Maka dari itu, perlunya untuk memperhatikan lokasi adalah penting untuk dijadikan sebagai peluang berbisnis. Hunian yang menguntungkan adalah hunian yang memiliki prospek untuk jangka panjang, selalu ada perkembangan oleh pengembang properti, dan lokasi yang strategis.

Memilih tempat tinggal bukan perkara yang mudah. Namun bukan berarti kita tidak mampu untuk membeli sebuah properti. Maka dari itu, kita harus bijak dalam menyesuaikan dengan kebutuhan dan budget yang dimiliki. Perlu diingat bahwa properti merupakan tujuan jangka panjang, sehingga kita harus melihat prospek ke depan dalam membeli sebuah properti.

Salam I AM Community,
I AM Smart.
I AM Capable!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *