I AM Community

Lakukan 5 Tips Ini Agar Cuan Maksimal Menggunakan DP 0%!

Sumber: Freepik – Investing Money in Real Estate

Halo, Youngvestors!

Mintor sudah pernah membahas mengenai DP 0% yaitu kebijakan terbaru pemerintah yang viral waktu lalu. Kini, Mintor akan bagikan 5 tips untuk Youngvestors yang tertarik memanfaatkan fasilitas dari pemerintah terkait DP 0% dalam pembelian properti. Tentunya, kita ingin agar mendapatkan keuntungan maksimal selain bebas dari pembayaran uang muka, bukan? Yuk langsung aja simak 5 tips di bawah ini.

Sumber: Freepik – People Saving Money

1. Perbandingan

Untuk Youngvestors yang telah tertarik dengan kebijakan DP 0%, jangan mudah tergiur akan promo dari properti yang tersedia di mana pun. Kita perlu untuk melakukan perbandingan antara rumah yang akan dibeli dengan rumah lainnya. Dari segi fasilitas yang disediakan oleh setiap pengembang properti, desain rumah, kualitas dari bangunan oleh pengembang properti, hingga mencari tahu prospek ke depan untuk lokasi yang akan kita beli. Entah hunian tersebut akan kita beli untuk dijadikan tempat tinggal atau investasi, kita tetap perlu mempertimbangkan beberapa hal tersebut. Adanya keterbatasan dalam melihat rumah karena pandemi COVID-19, kita bisa memaksimalkan dalam melihat review properti secara detail dan transparan dari spesifikasi material bangunan, rencana pembangunan infrastruktur yang disediakan di sekitar lokasi hunian, dan perbandingan harga rumah dengan hunian yang ada di sekitarnya. Jangan sampai kita membeli rumah yang ternyata harganya mahal namun memiliki kualitas yang buruk ya, Youngvestors!

Sumber: Freepik – Property Investment Concept

2. Kumpulkan Informasi

Tak jauh berbeda dengan poin pertama, kita perlu untuk mengumpulkan informasi dan melakukan riset mengenai hunian tersebut. Informasi yang kita perlukan adalah seperti legalitas status dari properti yang akan kita beli. Kita perlu mengetahui sertifikat yang akan kita terima, seperti Sertifikat Hak Milik (SHM) yang bisa kita miliki seumur hidup atau Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) yang hanya bisa kita miliki dalam jangka beberapa puluh tahun saja. Tak hanya itu, kita bisa mengumpulkan informasi terkait dengan kesiapan properti yang hendak dibeli seperti apakah properti tersebut sudah layak ditinggali atau diinvestasikan atau perlu menunggu beberapa waktu ke depan. Jika perlu menunggu, kita juga perlu mengetahui sampai kapan bangunan tersebut akan selesai hingga layak huni. Kumpulkan informasi juga terkait pembayaran seperti cicilan KPR dan pajak dalam pembelian pertama kali maupun pajak setiap tahun jika kalian belum mengerti sama sekali mengenai hal tersebut.

Sumber: Freepik – Real Estate Abstract Concept

3. Survei Tempat

Akibat pandemi COVID-19 yang belum berakhir, kita memiliki keterbatasan dalam melihat lokasi properti tujuan. Namun sebisa mungkin, kita perlu mengetahui lokasi properti yang akan kita beli sehingga kita bisa mengetahui akses jalan yang sesungguhnya, jangan mudah percaya pemasaran yang berkata kalau akses jalan lebar atau hanya 10 menit dari fasilitas tola tau perbelanjaan. Terkadang untuk menarik perhatian pembeli, hal tersebut tidak sepenuhnya akurat. Maka dari itu, kita perlu langsung melihat sendiri lokasi properti. Tak hanya akses lokasi, namun dari juga dari segi keamanan lingkungan, kebersihan, kondisi bangunan, tata letak, hingga interior properti. Jika secara keseluruhan sudah aman, maka ini akan menjadi kesempatan yang bagus untuk Youngvestors yang ingin memanfaatkan DP 0%, loh!

Sumber: Freepik – People Making Money

4. Mengetahui Harga Pasar

Sekali lagi Mintor sampaikan bahwa jangan langsung percaya dengan hal baru yang belum pasti. Dengan melakukan poin pertama yaitu membandingkan, kita bisa mengetahui harga pasar yang sesungguhnya di lapangan. Kita tentu tidak ingin jika ternyata properti yang kita beli memiliki harga yang lebih mahal daripada harga pasar. Bisa jadi harga mahal juga belum mencerminkan kualitas hunian yang bagus atau memang harganya mahal karena tambahan interior yang hampir lengkap. Jika berinvestasi, kita sangat perlu untuk mengetahui harga pasar rumah terkini, entah itu rumah tujuan atau di sekitar rumah tersebut. Hal ini dikarenakan jika berinvestasi, kita akan memikirkan harga jual di masa yang akan datang. Sehingga kita perlu mempelajari harga pasaran dan mencocokan dengan budget dan kebutuhan bahkan yang berpotensi untuk dijadikan investasi.

Sumber: Freepik – Bank Office

5. Memilih Bank Untuk KPR

Di artikel sebelumnya, Mintor telah jelaskan persyaratan dari bank yang menyediakan fasilitas terkait dengan DP 0% yaitu Non-Performing Loan (NPL) kurang dari 5%. Untuk lebih jelasnya, Youngvestors dapat mencari artikel tersebut karena Mintor telah jelaskan secara jelas pada kesempatan waktu itu. Menurut Mintor, poin kelima juga tidak kalah pentingnya dengan 4 poin di atas karena setiap bank memiliki kebijakannya tersendiri. Misalnya, setiap bank memiliki penetapan suku bunga cicilan KPR yang berbeda. Sehingga, kita bisa membandingkan bank mana saja yang sesuai dengan kebijakan DP 0% lalu membandingkan suku bunga cicilannya yang kita akan sesuaikan dengan budget yang dimiliki.

Itulah 5 tips yang Mintor dapat bagikan kepada Youngvestors, semoga dapat bermanfaat dan tetap semangat menjalani hari-hari ya! Sampai jumpa di artikel lain.

Salam I AM Community,

I AM Smart.

I AM Capable!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *