I AM Community

Bisakah Investasi Properti Membuat Kaya Raya? AUTO SULTAN!

Sumber: McKissock – Working with Real Estate Investors?

Hai Youngvestors, gimana kabar kalian semua? Semoga baik-baik saja ya!

Secara sederhana, investasi properti merupakan kegiatan membeli produk real estate seperti rumah, ruko, kos, apartemen, tanah agar mendapatkan Return On Investment (ROI) atau laba. Disebut laba jika kita dapat menjual harga properti tersebut diatas harga beli di awal khususnya jika kita menginvestasikan dengan menyewakan properti tersebut untuk mendapatkan passive income.

Sebelumnya, kita juga perlu mengetahui bahwa setiap orang membutuhkan sandang, pangan, dan papan. Papan disini merupakan sebuah tempat tinggal yang tentunya sebuah properti yang kini kita bahas bersama. Ini merupakan sebuah kebutuhan yang meskipun harganya selalu naik, namun peminat properti selalu ada dan tak surut karena faktor kebutuhan yang tadi.

Orang yang berinvestasi properti memiliki kesamaan tujuan untuk mendapatkan uang. Dalam berinvestasi properti, kita akan mengenal kata arus kas. Secara simpel arus kas merupakan aktivitas masuk dan keluarnya kas yang kita miliki. Jika terdapat uang yang masuk kepada kita, maka itu akan disebut kas masuk. Dan begitu juga sebaliknya, jika uang harus kita keluarkan terhadap sesuatu, maka hal tersebut disebut dengan kas keluar. Contoh dari arus kas masuk adalah dengan kita membeli sebuah properti seperti tanah, kita dapat memanfaatkannya menjadi lahan kosong tersebut untuk kita dapat sewakan untuk parkiran atau tempat makan pinggiran. Jika dibuat perkebunan, kita pun juga dapat menghasilkan buah yang dapat kita jual kembali saat terjadi musim panen.Sama halnya dengan rumah, kos, dan apartemen yang dapat kita sewakan karena mengingat kembali bahwa tempat tinggal merupakan kebutuhan yang nyata setiap orang. Dengan begitu, setiap bulan atau tahun  kita akan mendapatkan arus kas yang positif atau dengan kata lain masuknya aliran kas ke dalam keuangan yang kita miliki. Namun tentu akan ada arus kas keluar untuk perbaikan, renovasi, atau memperbaharui.

Dengan menghasilkan kas masuk, kita dapat menginvestasikan kembali untuk menghasilkan uang yang lebih besar lagi. Tentu kita akan menjadi kaya dengan menggulung imbal hasil secara jangka panjang. Menggulung imbal hasil yang diterima adalah mindset dari orang kaya, sehingga jika kita ingin menjadi orang kaya lebih baik kita perbaiki mindset kita secara benar. Pemikiran orang kaya bukan hanya membeli properti lalu mendiamkannya bertahun-tahun. Mereka akan memiliki strategi untuk membuatnya semakin bernilai karena mengetahui bahwa sebuah properti dapat depresiasi setiap tahunnya.

Merenovasi dan mengembangkan sebuah properti untuk menjadikannya lebih baik dapat kita lakukan untuk membuat kita kaya dalam berinvestasi properti.  Karena dengan memperbaiki menjadi lebih bagus akan menambah nilai dari properti tersebut. Tentunya orang-orang juga akan berani membayar lebih jika memiliki nilai yang lebih dibandingkan sebelumnya. Karena menambahkan nilai adalah salah satu cara terbaik untuk mempertahankan properti dalam jangka waktu yang panjang. Namun untuk menambah nilai tersebut, kita memerlukan riset untuk memahami agar sesuai dengan kebutuhan dan keinginan dari calon-calon penyewa. Jangan sampai kita merancang dan mendekorasi sesuai selera dan preferensi pribadi.

Kita juga memerlukan diversifikasi agar menjadi kaya raya dengan tidak menaruh aset yang kita miliki dalam 1 wadah yang sama. Diversifikasi yaitu keberagaman investasi. Seperti perumpamaan jangan meletakkan seluruh telur dalam 1 keranjang, diversifikasi mengajarkan kita untuk tidak berinvestasi pada 1 instrumen saja. Misalnya saja jika menaruh aset kita 50% pada properti, 30% logam mulia, dan 20% saham. Atau jika tetap ingin berinvestasi kepada properti saja, kita dapat membeli properti di wilayah yang berbeda. Diversifikasi bertujuan untuk meminimalisir adanya risiko jika instrumen investasi kita yang lain atau  properti yang kita miliki sewaktu-waktu mengalami kerugian, misalnya terkena bencana.

Untuk menjadi kaya raya dalam properti, Youngvestors perlu mengingat bahwa berinvestasi properti bersifat investasi jangka panjang. Sehingga siklus yang akan terjadi adalah membeli dan mengembangkan untuk tahun mendatang. Semakin banyak pengalaman yang kita terima, kita dapat mempelajarinya agar mampu mengambil keputusan sebagai seorang investor properti secara tepat.

Saran untuk Youngvestors yang ingin berinvestasi properti adalah mulailah dengan lahan yang kecil terlebih dahulu, perlahan lahan tingkatkan dan kembangkan dalam jangka waktu tersebut, dan menyebarkan risiko properti (diversifikasi) di seluruh lokasi yang tersedia. Untuk menjadi kaya raya memerlukan waktu karena tidak ada kaya secara instan seperti iming-iming dari investasi bodong. Untuk mewujudkan kekayaan tersebut juga tergantung dari setiap investor melalui keunikannya tersendiri, faktor keuangan, rencana strategi properti, selera berisiko, dan jumlah tahun hingga umur pensiun.

Berinvestasi pada properti juga harus memiliki kepercayaan diri, mengambil tindakan, dan mengikuti strategi properti kita. Karena kita terkadang memiliki kecenderungan mudah terjebak, menunda-nunda, tidak segera memulai. Untuk menjadi kaya raya juga memerlukan sebuah pengorbanan yang besar berupa waktu. Waktu yang diperlukan adalah untuk meneliti secara menyeluruh dan membuat keputusan.

Youngvestors, menjadi kaya raya dengan berinvestasi properti dapat menjadi peluang untuk semua orang termasuk kita. Namun, memang harus membutuhkan waktu agar kita dapat membuat properti yang kita akan investasikan mampu untuk bertumbuh dan menghasilkan nilai tambah. Untuk Youngvestors yang tertarik untuk berkarier di bidang properti, I AM Community menyediakan program untuk dapat Youngvestors ikuti. Tak hanya berkarier dalam properti, kita juga akan belajar mengenai self development yang tentunya penting untuk kita pelajari sedini mungkin. Untuk informasi lebih lanjut, Youngvestors dapat cek di Instagram @i_amcommunity ya! Semoga artikel ini bermanfaat, terima kasih, dan sampai jumpa!

Salam I AM Community,
I AM Smart.
I AM Capable!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *