I AM Community

Ayo Mengenal Instrumen Investasi Start 10k Saja!

Sumber: Razorpay – How You Can Invest in Mutual Funds

Hai Youngvestors!

Instrumen investasi mana yang sudahYoungvestors punya nih? Deposito? Reksadana? Logam Mulia? Saham? Wah, Mintor harap kalian sudah punya punya salah satunya ya!

Secara umum, reksadana merupakan salah satu instrumen investasi paling berisiko rendah dan bias dimulai dengan dana yang kecil sehingga cocok untuk pemula. Instrumen investasi ini memiliki risiko rendah karena dana Youngvestors akan dikelola oleh seorang manajer investasi yang tentu berpengalaman. Dana untuk investasi reksadana bisa dimulai dari Rp10.000 loh! Sangat murah kan, Youngvestors?

Berdasarkan Bareksa.com, reksadana memiliki pengertian yaitu wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi. Yang artinya, dana yang dikelola merupakan masyarakat yang mempercayakan dananya tersebut untuk dikembangkan oleh manajer investasi.

Umumnya, reksadana memiliki 4 jenis yang tentu akan berbeda kegunaannya dari setiap reksadana itu sendiri.

1. Reksadana Pasar Uang (RDPU)

Reksadana Pasar Uang (RDPU) adalah jenis reksadana yang melakukan investasi dalam jangka waktu kurang dari 1 tahun, seperti deposito berjangka, sukuk, Sertifikat Bank Indonesia (SBI), atau mungkin obligasi dengan jatuh tempo kurang dari 1 tahun, dan masih beragam jenis lainnya. Jika Youngvestors melihat gerakan grafik dari RDPU, tren yang ada akan menunjukkan bahwa reksadana hampir tidak pernah turun. Maka dari itu, RDPU dapat dikatakan jenis reksadana yang “low risk low return” yang cocok untuk investasi kurang dari 1 tahun, seperti untuk menyimpan dana darurat. Rata-rata return RDPU sekitar 4-7% / tahun tergantung kinerja manajer investasi itu sendiri.

2. Reksadana Pendapatan Tetap (RDPT)

Reksadana ini merupakan jenis reksadana yang didalamnya terdapat persentase proporsi yang cukup besar pada surat utang atau obligasi, yang sisanya akan dimasukkan ke dalam instrumen lain tergantung kebijakan manajer investasi. Isi dari RDPT biasanya akan terdiri dari obligasi dari pemerintah, obligasi korporasi, dan pasar uang dengan proporsi yang kecil. RDPT merupakan reksadana dengan “medium risk medium return” yang cocok untuk jangka menengah, berkisar 1 hingga 3 tahun seperti untuk dana liburan. Rata-rata return RDPT adalah 7-10% tergantung manajer investasi.

3. Reksadana Saham

Tidak jauh berbeda dengan reksadana sebelumnya, disini reksadana akan berisikan saham-saham pilihan dari manajer investasi baik saham emiten milik negara maupun swasta. Dengan “high risk high return”, reksadana saham akan lebih cocok untuk investasi jangka waktu yang cukup lama, seperti dana nikah maupun rumah. Return yang dihasilkan sekitar 10-30% tergantung dari kinerja manajer investasinya.

Youngvestors, ada beberapa instrumen investasi selain reksadana yang dapat kita sesuaikan dengan tujuan investasi dan profil risiko masing-masing. Jika sesuai dengan tujuan dan profil risiko, kita tentu akan mendapatkan return yang lebih tinggi karena akan cocok dengan instrumen investasi tersebut. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan memberikan pengetahuan untuk Youngvestors, sampai jumpa.

Salam I AM Community,
I AM Smart.
I AM Capable!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *