I AM Community

5 Langkah Rahasia Mencapai Kebebasan Finansial di Usia Muda

Sumber: Trade Brains – Financial Freedom

Halo, Youngvestors!

Sebagian besar generasi muda seperti kita akan cenderung menghabiskan uang daripada menabung apalagi menginvestasikannya. Ada yang digunakan untuk memanjakan diri dengan membeli barang mewah, smartphone keluaran terbaru, sepatu limited edition dan masih banyak lagi. Saat awal bulan, kebanyakan dari kita akan berfoya-foya namun di akhir bulan kita mulai menghemat karena uang yang kita punya atau yang diberikan orang tua sudah menipis.

Hal ini sangat merugikan jika dilakukan setiap bulan, bukan? Ini saatnya kita mengubah cara kita dalam mengatur keuangan sejak masih muda. Pentingnya mengatur uang sejak muda adalah agar kita dapat berinvestasi lebih awal untuk mendapatkan imbal hasil yang lebih besar dibandingkan jika kita berinvestasi ketika sudah umur 40-an. Tak hanya itu, kita juga bisa menikmati hidup di masa tua kita dengan sedikit mengorbankan kesenangan kita di masa muda. Setiap orang tentu ingin mencapai kebebasan finansial di usia muda dan untuk mendapatkannya, bukan berarti kita harus terlahir dari keluarga kaya. Namun dengan mengorbankan sedikit kesenangan kita di usia muda, kita bisa mendapatkan kebebasan finansial untuk nanti saat kita sudah pensiun. Berikut merupakan 5 langkah agar kita mencapai kebebasan finansial di usia muda.

Sumber: Genovo – Incom Drawdown

1. Mencatat Pemasukan dan Pengeluaran Bulanan

Langkah pertama adalah dengan mencatat pemasukan dan pengeluaran kita setiap bulan. Dengan mencatat tersebut, kita akan mengetahui apakah pemasukan kita selama ini lebih besar atau lebih kecil dibandingkan pengeluaran kita.  Jika pemasukan yang kita miliki dirasa kurang, kita dapat mengambil pekerjaan lain untuk menambah penghasilan. Langkah selanjutnya adalah kita mengelompokkan pengeluaran kita menjadi 2 bagian yaitu kebutuhan dan keinginan. Pada bagian keinginan tersebut, kita bisa melihat apa yang dapat kita kurangi untuk menghemat pengeluaran. Jika tidak melakukan pencatatan, maka kita tidak akan mengetahui mana yang dapat kita kurangi dan mengelola keuangan tersebut.

Sumber: iStock – Counting Money

2. Membuat Budget Harian, Mingguan atau Bulanan

Langkah kedua adalah dengan membuat budget. Kita dapat sesuaikan ingin harian, mingguan, atau bulanan dengan kebutuhan kita dalam mengecek keuangan tersebut. Kita dapat membuat budget dengan persentase, seperti kebutuhan 40%, sedekah 10%, menabung dan investasi 30%, dan untuk nongkrong 20% dari pemasukan kita per bulan. Atau kita dapat membuat budget harian seperti kita hanya dapat mengeluarkan uang untuk makan harian sebesar Rp50.000,- saja. Semua dapat kita sesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan kita, karena setiap orang memiliki porsinya tersendiri.

Sumber: iStock – Debt Free Illustration

3. Berhemat Dalam Urusan Keinginan

Mungkin ini akan terasa sulit karena hasrat kita yang selalu ingin membeli barang yang sebenarnya tidak begitu penting dan kurang kita butuhkan. Terutama dalam urusan makanan, kita dapat kurangi untuk makan di tempat yang mahal atau cafe yang paling sering dikunjungi oleh anak muda. Membeli minuman hits seharga Rp30.000 hingga Rp50.000 yang tersebar di beberapa pusat perbelanjaan juga dapat kita kurangi. Mintor tidak melarang Youngvestors untuk menikmati makan di restoran, namun menyarankan agar Youngvestors dapat mengatur intensitas berkunjung kalian karena uang tersebut dapat kita gunakan untuk masa depan dan mencapai kebebasan finansial. Jika Youngvestors memiliki kartu kredit, maka hal itu dapat kita hanguskan agar kita tidak dengan mudahnya membeli suatu barang karena memiliki kartu kredit. Memiliki utang tidak termasuk dalam ciri memiliki kebebasan finansiallohYoungvestors.

Sumber: InCharge Debt Solutions – Emergency Fund

4. Siapkan Dana Darurat yang Cukup

Dana darurat adalah dana yang kita siapkan untuk keadaan darurat. Sesuai namanya, dana ini hanya kita gunakan dalam keadaan genting seperti ketika kita di PHK, sakit, alat penting untuk pekerjaan kita rusak. Kita dapat siapkan dana darurat minimal 4-6x dari pengeluaran kita per bulan. Jika dana darurat telah ada 4-6x tersebut, berarti kita dapat bertahan hidup 4-6 bulan kedepan ketika situasi darurat terjadi.  Dana darurat merupakan pondasi paling dasar dalam piramida keuangan, sehingga kita perlu mempersiapkan dana darurat ini untuk mencapai kebebasan finansial.

Sumber: Vecteezy – Vector Investments Concept

5. Berinvestasi Sedini Mungkin Dengan Pengetahuan

Sekarang adalah waktu yang terbaik dalam berinvestasi. Jika Youngvestors belum berinvestasi, segeralah untuk melipatgandakan uang yang kalian miliki. Tentunya jangan lupa untuk pelajari terlebih dahulu mengenai instrumen investasi tersebut. Untuk mencegah risiko kita gagal dalam berinvestasi, hal yang perlu kita siapkan adalah ilmu pengetahuan. Selanjutnya, pengalamanlah yang akan lebih mengajarkan kita dalam mencapai keputusan berinvestasi. Namun yang terpenting adalah dengan mempelajari untuk mengetahui uang yang kita miliki ditempatkan dimana, dipegang oleh siapa, tujuan kita berinvestasi, hingga profil risiko kita.

Meraih kebebasan finansial di usia muda bisa dilakukan oleh siapapun, termasuk kita. Tanpa memandang umur dan jabatan kita saat ini, waktu yang terbaik untuk melakukan 5 langkah mencapai kebebasan finansial adalah sekarang. Kita hanya perlu mengorbankan kesenangan kita saat ini untuk mencapai kebebasan finansial di usia yang akan datang. Tentu kita tidak ingin untuk bekerja hingga pensiun dan ketika sudah berumur hanya dapat berpegang pada gaji anak kita di masa depan. Karena, kita lah yang bertanggung jawab atas diri kita sendiri. Keputusan kita yang sekarang akan berdampak untuk masa depan, sehingga kita perlu melakukan sedini mungkin untuk memberikan dampak yang positif di masa yang akan datang. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kalian ya, Youngvestors!

Salam I AM Community,
I AM Smart.
I AM Capable!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *