I AM Community

Potret Kehidupan Milenial di Tengah Perkembangan Teknologi Informasi Masa Kini

Perkembangan zaman di era globalisasi yang semakin meluas menuntut pemuda-pemudi Indonesia untuk bisa menyesuaikan diri dengan baik. Generasi yang tumbuh bersamaan dengan pesatnya kemajuan teknologi memiliki kemampuan akses informasi lebih cepat. Hal ini yang membuat segala sesuatu terjadi lebih mudah, praktis, efisien, dan canggih.

Perkembangan teknologi saat ini memberikan pengaruh yang cukup banyak dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Selain membantu dalam bidang pekerjaan, keberadaan teknologi sudah menjadi kebutuhan yang tidak bisa dilepaskan oleh manusia. Perilaku dan kebiasaan generasi milenial mempunyai sikap antusiasme yang cukup tinggi terhadap penggunaan teknologi.

Lantas, bagaimana potret kehidupan milenial di tengah perkembangan teknologi informasi saat ini? Yuk, simak ulasannya dalam artikel berikut ini!

1. Manfaatkan Kemajuan Teknologi, Milenial Bisa Jadi Pahlawan

Sekretaris Umum Masyarakat Sejarawan Indonesia, Restu Gunawan menilai generasi muda perlu memiliki semangat kepahlawanan untuk mendorong kemajuan, kesejahteraan, dan menjaga persatuan bangsa.

Caranya tidak dengan mengangkat bambu runcing seperti para pahlawan tempo dulu, namun menggunakan perangkat kekinian seperti memanfaatkan kemajuan teknologi.

“Mereka harus bergandengan tangan memanfaatkan kemajuan teknologi seperti menjadi pendiri startup, mengkampanyekan optimisme lewat karya sastra, serta memerangi berita bohong dan pesimisme,” ujarnya seperti yang dilansir dari Media Indonesia.

2. Perkembangan Teknologi Memunculkan Pekerjaan Baru

Di dunia yang serba cepat ini, membuat kita dituntut untuk lebih kreatif dalam hidup. Gaya hidup digital juga memengaruhi jenis-jenis pekerjaan baru yang cocok dengan era milenial. Pekerjaan yang diinginkan oleh generasi sekarang adalah pekerjaan yang lebih seru seperti menjadi seorang youtubers, influencer, selebgram, blogger, content writer, web developer sampai membuka usaha online shop.

Internet telah membuka peluang besar untuk kita bisa bebas berekspresi dan berkarya, juga sebagai ladang mencari pekerjaan yang nantinya karya-karya tersebut bisa dikenal oleh banyak kalangan masyarakat. Jadi, kamu sebagai generasi milenial harus bisa memanfaatkan dan menggunakan media sosial dengan baik.

3. Sebagai Pengembang Bisnis, Milenial Harus Melek Teknologi

Di lain kesempatan, Direktur Re-Industrialisasi Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) mengatakan bahwa generasi milenial yang menjadi penopang kehidupan bangsa Indonesia ke depan harus menjadi motor penggerak perubahan.

Sebagai generasi yang memiliki usia produktif, generasi milenial harus melek teknologi secara baik dan benar. Anak-anak muda dan kaum milenial sudah saatnya unjuk gigi agar memiliki kemampuan technopreneurship yang mumpuni.

Ia mengingatkan semua kalangan bahwa ekonomi masa depan adalah ekonomi digital. “Mereka harus tahu bahwa teknologi harus bisa diterapkan dalam bisnis. Bukan sekadar pajangan yang dilombakan ataupun disimpan dalam perusahaan. Namun, agar bisa kompetitif, ekonomi digital harus mengambil peranan penting. Aplikasi teknologi untuk kepentingan bisnis juga mau tidak mau harus berorientasi digital,” tambahnya.

4. Internet Sebagai Alat untuk Milenial Perangi Hoax

Terlepas dari hal di atas, teknologi juga membuat para generasi milenial mengandalkan media sosial sebagai tempat mendapatkan informasi. Saat ini, media sosial telah menjadi platform pelaporan dan sumber berita utama bagi masyarakat.

Namun, seringkali kita terjebak dalam skenario informasi hoax yang dibangun oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab di media sosial. Bahkan ikut serta beragumen untuk membenarkan berita hoax tersebut. Terutama di kalangan generasi milenial yang mendominasi penggunaan media sosial Indonesia.

Jika hal ini dibiarkan terus menerus, tidak menutup kemungkinan bisa merusak keharmonisan kita sebagai bangsa dan negara. Perlu diingat, kita sebagai generasi milenial punya peran yang signifikan dalam alur penyebaran informasi di media sosial. Untuk itu, kita perlu memfilter informasi yang beredar di tengah masyarakat. Di saat yang bersamaan, kita juga bisa memakai media sosial itu sendiri untuk memerangi hoax yang bisa memecahkan persatuan bangsa.

Itulah beberapa potret kehidupan milenial di tengah perkembangan teknologi informasi saat ini. Dalam menggunakan media sosial, dampaknya ibarat pisau bermata dua, yaitu ada dampak positif dan juga negatif. Hal ini tergantung dari cara berpikir kita sebagai anak milenial. Apakah kemajuan teknologi ini bisa membangun ke arah yang positif atau negatif?

Namun yang pasti, kamu, Youngvestor yang juga sebagai generasi milenial diharapkan bisa menjadi agen perubahan. Mengingat pemikirannya yang kreatif dan inovatif, diyakini mampu mendorong terjadinya transformasi ke arah yang lebih baik lagi melalui perubahan dan pengembangan dimana kamu memiliki lebih banyak peluang untuk bisa berada jauh di depan dibandingkan generasi sebelumnya. Maju terus dan tetap semangat, Youngvestor!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *