I AM Community

Selain Murah, Konsep Rumah Minimalis Jadi Idaman Generasi Milenial

 Halo Youngvestor! Sesuai dengan pembahasan artikel kali ini, yakni tentang properti, Mintor mau tanya apa yang menjadi pertimbangan kamu ketika ingin membeli rumah idaman? Jawabannya tentu berbeda-beda ya! Youngvestor pasti mempunyai selera dan idealisme masing-masing. Namun ternyata, ada beberapa kriteria umum yang menjadi favorit kaum milenial sebagai pertimbangan memilih hunian.

Generasi milenial kini banyak menjadi sasaran para pengembang perumahan. Para developer membidik generasi yang lahir di antara 1980-an hingga 2000-an ini lantaran melihat besarnya peluang bisnis yang tercipta. Berkaitan dengan hal tersebut, developer mengembangkan perumahan dengan kriteria yang sesuai dengan idaman generasi milenial. Lantas, seperti apa kriteria rumah yang menjadi idaman generasi ini? Yuk, kita simak ulasannya berikut ini!

1. Rumah Cluster Menjadi Tipe Idaman Rumah Milenial

Sumber: ekonomi.bisnis.com

Apa itu rumah cluster? Rumah cluster merupakan perumahan yangberkelompok di dalam satu lingkungan dengan bentuk rumah yang serasi. Umumnya, tipe rumah ini mempunyai konsep desain modern dan bergaya kekinian sesuai dengan perkembangan zaman. Lokasinya sendiri banyak kita jumpai di daerah maupun di pusat kota.

Banyak milenial yang memilih untuk tinggal di rumah cluster. Salah satunya adalah Risda Wulan, mahasiswa asal Sidoarjo. Ia ingin memiliki rumah yang ramah lingkungan, tidak banyak polusi, lingkungannya tenteram dan saling mendukung.

Hal tersebut sangat cocok bagi penghuni rumah cluster karena mereka tidak akan terganggu dengan kendaraan asing yang lalu lalang. Belum lagi, di setiap cluster juga terdapat petugas keamanan yang menjaga area tersebut sehingga mereka akan lebih merasa aman dan nyaman tinggal di sana.

2. Desain Minimalis adalah Konsep yang Paling Diminati Milenial

Sumber: denahom.blogspot.com

Mintor yakin pasti setiap orang mempunyai selera yang berbeda-beda. Rumah idaman tidak selalu identik dengan kemewahan dan keluasan, akan tetapi beberapa orang lebih mengedepankan fungsi dan lokasi ketimbang lainnya.

Tren yang berkembang saat ini adalah rumah minimalis.  Desain simpel dan tidak terlalu luas, namun cukup menampung setiap anggota keluarga dan nyaman. Biasanya kelompok milenial menyasar rumah bertipe 27 hingga 36. Alasannya sederhana. Mereka tidak membutuhkan banyak waktu untuk membersihkan rumah karena biasanya para milenial merupakan karyawan yang cenderung memiliki sedikit waktu luang.

Sedangkan, pelajar yang akrab disapa Erol menyampaikan bahwa dirinya lebih suka rumah minimalis agar biaya perawatannya tidak besar. “Berbicara soal rumah, pastinya rumah juga butuh dirawat. Kalau rumah yang besar pasti memerlukan biaya perawatan yang besar pula,” jelasnya.

3. Milenial Ingin Memiliki Furnitur yang Multifungsi

Sumber: aik.co.id

Banyak dari generasi milenial yang memanfaatkan rumah sebagai tempat bekerja atau workshop. Rumah tersebut memiliki ruangan-ruangan dengan lebih dari satu fungsi. Mereka juga melengkapi rumah dengan furniture yang multifungsi dan mudah dipindahkan. Rumah multifungsi akan menunjang pekerjaan dan lebih menghemat tempat maupun uang.

Hal ini sependapat dengan mahasiswa bernama lengkap Dinda Renatha Wahyu Ridawati. Perempuan asal Jawa Timur ini mengatakan bahwa ia ingin memiliki rumah dengan desain interior yang sederhana namun tetap fungsional.

Dinda mencontohkan seperti penggunaan anak tangga yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan barang. “Saya ingin meminimalisir peralatan yang ada di dalam rumah supaya dapat living space yang lega,” tambahnya.

4. Kemudahan Akses Transportasi Menjadi Pertimbangan Milenial

Sumber: dotproperty.id

Tidak hanya itu saja, generasi milenial juga memilih rumah yang dekat dengan layanan publik seperti transportasi umum, rumah sakit, supermarket, restoran, bahkan tempat gym. Dengan demikian, mereka akan lebih mudah dalam beraktivitas.

Sebagai contoh, rumah dengan harga terjangkau oleh kantong milenial biasanya tersebar di pinggiran kota besar. Itu sebabnya, fasilitas umum seperti stasiun kereta api menjadi pertimbangan utama milenial dalam membeli rumah karena lebih mudah saat ingin berpergian.

Menurut Erol, semua orang pasti membutuhkan akses transportasi yang mudah dijangkau. “Hal ini akan membantu saya ketika ingin bekerja agar tidak memakan waktu yang lama untuk menjangkau akses tersebut,” ujarnya.

Tempat gym juga menjadi pertimbangan utama fasilitas yang diincar generasi milenial. Pasalnya, saat ini tingkat kesadaran anak-anak muda dalam berolahraga terbilang tinggi. Selain menyehatkan, tempat gym terkadang juga digunakan sebagai sarana bersosialisasi untuk melepas penat setelah bekerja di kantor.

5. Milenial Mencari Rumah dengan Harga yang Terjangkau

Sumber: investasiproperti.com

Last but not least, kondisi finansial menjadi salah satu aspek yang perlu dipertimbangakan sebelum membeli rumah. Keadaan ini menjadi salah satu penentu untuk bisa memiliki rumah idaman yang kamu inginkan.

Tidak jarang para generasi milenial biasanya mengincar rumah dengan harga standar dan terjangkau, yakni mulai dari Rp 300 juta – Rp 500 juta. Jenis rumah semacam ini biasanya terletak di kota penyangga atau kota pinggiran karena harga rumah di kota-kota besar sangat mahal.

Sementara itu, bagi Vicky Edrianto, lulusan di bidang farmasi ini mengatakan bahwa tak mengapa rumah besar ataupun kecil asalkan diperoleh dengan perjuangan sendiri. Tentunya hal tersebut menjadi pendukung untuk meningkatkan produktivitas agar bisa mencapai target yang diinginkan.

Bagaimana Youngvestor? Menurut kamu, manakah poin yang paling penting dalam memilih rumah idaman? Tuliskan jawabanmu di kolom komentar untuk berbagi cerita dengan Mintor dan juga pembaca lainnya, ya! Semoga artikel ini dapat menjadi pencerahan bagi Youngvestor yang sudah mulai berencana untuk membeli rumah. Apapun yang menjadi kriteriamu, pastikan jika rumah tersebut bisa membuat dirimu nyaman berada di situ.

“Karena rumahku adalah tempat dimana aku akan pulang,” – Mintor.

Selamat beraktivitas dan sukses selalu, Youngvestor!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *