I AM Community

Penting Untuk Pemuda Indonesia! Lakukan Ini Jika Ingin Bisnismu Sukses

Halo Youngvestor, tidak terasa minggu ini kita memperingati salah satu hari bersejarah yaitu Sumpah Pemuda. Di zaman sekarang, sudah pasti pemuda menjadi tumpuan negara untuk membangkitkan produktivitas negara. Apalagi Indonesia sedang digadang-gadang akan mendapatkan bonus demografi pada tahun 2045. Nah, karena itu Mintor akan membahas bagaimana kamu dapat berkembang dengan meningkatkan digital branding namun tidak mengurangi esensi dari nilai sumpah pemuda. Yuk, langsung simak saja tulisan di bawah ini.

Rata-rata orang mungkin percaya bahwa digital branding berkaitan dengan logo, desain website, atau bagaimana kamu dapat memengaruhi persepsi konsumen terhadap brand kamu. Padahal, sekarang digital branding bisa kita kendalikan dengan mudah dan tidak mengurangi nilai-nilai yang sudah tertanam dari esensi branding secara tradisional loh. Di era yang serba online seperti sekarang, sebagian besar keputusan pembelian dibuat setelah audiens bersentuhan dan merasakan bagaimana brand kamu di ruang digital atau sebagian besar pembeli lebih condong melihat nilai dan kegunaan dari manfaat dari brand kamu.

1. Lakukan Digital Branding

Sumber: pinterest.com

Digital branding adalah identitas, visibilitas, dan kredibilitas di antara konsumen yang menemukan, terkait, dan berinteraksi dengan suatu brand di dalam suatu platform digital. Digital branding adalah tentang menceritakan kisah dan kehadiran kamu di ruang digital yang merupakan kunci utama dalam membangun hubungan yang bermakna dengan khalayak sasaran dari brand kamu.

Digital branding tidak cukup hanya dengan melakukan komunikasi dari mulut ke mulut. Kamu perlu menunjukkan nilai-nilai dari brand kamu dan kemudian mengomunikasikannya melalui digital branding dengan esensi dari Sumpah Pemuda. Karena sumpah pemuda ini menjadi suatu branding pada zaman dahulu loh, karena mereka berhasil menyatukan seluruh pemuda dari Sabang sampai Merauke.

Namun, pada zaman sekarang tidak mungkin dengan seruan saja cukup untuk menggerakan audiens mencintai produk kamu, tapi kamu harus mulai belajar bagaimana digital dapat membranding produk kamu, Youngvestor. Dua channel yang paling berpengaruh dalam membangun identitas secara digital adalah content marketing dan media sosial.

2. Content Marketing

Sumber: pinterest.com

Kamu mungkin perlu menceritakan sebuah kisah tentang bagaimana brand kamu berkembang, apa yang memotivasi kamu, atau bagaimana kamu berhasil mencapai tujuan tertentu. Sebuah cerita tentang tantangan dan hambatan yang berhasil kamu hadapi, apapun itu. Tunjukkan bagaimana tantangan tersebut memengaruhi brand atau produk yang kamu tawarkan saat ini. Intinya, inilah identitas brand kamu sekarang. Nilai-nilai yang tertulis di atas merupakan sebuah esensi perjuangan pemuda pada zaman dahulu loh, Youngvestor! Mereka menceritakan bagaimana keberhasilan mereka dapat menyatukan pemuda yang saat itu masih kedaerahan dalam melawan penjajah, namun berhasil menyatu karena branding yang tepat dan cara marketing yang tepat.

Pada zaman sekarang, content marketing paling cocok digunakan untuk melakukan branding brand kamu dan menyajikan konten yang relevan di setiap tahapan konsumen dalam melakukan pembelian. Salah satu tujuan akhir dari content marketing adalah meyakinkan khalayak bahwa produk atau layanan kamu adalah solusi dari masalah yang sedang mereka hadapi.

3. Media Sosial

Sumber: pinterest.com

Aktivitas yang kamu lakukan di media sosial mulai dari update status hingga cara kamu merespon komentar seseorang akan membentuk brand image (citra merek). Aktivitas di media sosial sangat efektif untuk membangun brand awareness, sekaligus membentuk identitas digital brand kamu. Setelah kamu berhasil membentuk identitas brand, kini saatnya fokus pada visibilitas.

4. Visibilitas Brand

Sumber: pinterest.com

Komponen kedua dari digital branding adalah visibilitas. Pertimbangkan untuk memiliki eksistensi atau keberadaan di semua channel di mana banyak target audiens kamu berinteraksi di sana. Mulai dari website, hasil pencarian mesin pencari (SEO), media sosial, dan situs review. Prioritaskan konten kamu pada channel yang dapat kamu kontrol sepenuhnya, seperti website atau media sosial. Dengan begitu, audiens akan dimudahkan ketika mereka ingin mencari informasi yang valid mengenai brand kamu. Hal ini pun dilakukan pemuda pada zaman dahulu loh, Youngvestor! Mereka menguasai radio untuk menyebarkan informasi terkait peristiwa yang terjadi dan mengobarkan api semangat untuk mendobrak kemerdekaan. Wah, dengan hal tersebut sangat tepat bila kamu harus mulai mengenal channel untuk melakukan branding brand kamu.

5. Digital Ads

Sumber: pinterest.com

Digital ads juga termasuk channel yang dapat kamu kontrol sepenuhnya dan dapat meningkatkan visibilitas brand kamu dengan baik. Iklan digital memungkinkan kamu untuk menyasar khalayak yang relevan dengan brand yang kamu miliki, sehingga kamu berpotensi besar menghasilkan konversi lebih besar.

6. Search Engine Optimization

Sumber: pinterest.com

Salah satu faktor yang sangat penting untuk visibilitas brand kamu adalah hasil pencarian dari mesin pencari seperti Google. Mendapatkan posisi paling atas di hasil pencarian bukan hanya meningkatkan visibilitas kamu, tapi juga menunjukkan bahwa kamu peduli dengan kebutuhan khalayak dan mengerti kebiasaan dan pola pencarian mereka. Hasil pencarian juga dapat meningkatkan kredibilitas. Banyak audiens yang percaya bahwa brand yang berada di posisi pertama di hasil pencarian berarti sangat kredibel.

7. Kredibilitas Brand

Sumber: pinterest.com

Kamu mungkin membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk membangun kredibilitas, namun hanya butuh beberapa detik untuk menghancurkannya. Penting bagi kamu untuk secara aktif merespon setiap feedback yang diberikan oleh konsumen kamu. Hal ini dilakukan demi menjaga kredibilitas brand. Fokuslah pada transparansi dan kepercayaan. Jika kamu peduli kepada khalayak dan merespon mereka dengan baik, kredibilitas kamu akan meningkat secara otomatis. Nah, hal ini juga yang dilakukan pemuda zaman dahulu, mereka selalu menjaga kredibilitas dari apa yang mereka sebarkan agar khalayaknya tertarik dan percaya bahwa informasi yang disampaikan terbaik dan kualitas terbaik.

Maka dari itu, kita sebagai pemuda harus mulai berpikir bagaimana brand kamu dapat tepat dibranding dalam sebuah platform yang tepat pula. Akan tetapi, kamu juga harus menggaris bawahi bahwa kita juga tidak boleh menghapus esensi dari perjuangan pemuda pada zaman dahulu. Sebaiknya melakukan modifikasi apa yang mereka lakukan, agar brand kamu dapat menjadi brand yang berkualitas dan memiliki daya saing yang tinggi.

Youngvestor, mungkin itu informasi yang dapat Mintor berikan untuk kamu. Silakan baca artikel Mintor yang membahas digital branding dan bisnis lainnya agar semakin luas pula wawasan yang Youngvestor dapatkan. Semoga dapat dipraktikkan dengan baik ya. Sampai jumpa di artikel selanjutnya, Youngvestor! Salam I AM Community: I AM Smart, I AM Capable!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *